
Melihat ini, Diana mengingat kembali para prajurit yang mati di medan tempur. Tentu saja keluarga mereka harus mendapat perhatian. Juga yang terluka dan cacat, semua harus mendapat perhatian dari pemerintah. Maka, dia akan usulkan kepada Gubernur, agar negara menanggung mereka sesuai dengan apa.yang saat ini mereka tanggung.
Diana lalu memberikan sejumlah uanv pada nenek tersebut. Bagaimanapun, dia telah memperhatikan Dara yang menyukai ayam goreng. Entah informasi dari mana, namun itu tidak penting.
"Nona tidak perlu membayar, aku ikhlas untuk Nona Dara!" Nenek ingin menolak. Namun Diana memaksa. Tentu saja Diana tidak mungkin mengambilnya lagi.
"Karmen, nanti setelah sampai, kumpulkan para jenderal, para pemimpin pasukan dan juga ketua medis. Aku ingin bicara pada mereka semua. Jangan lupa undang Gubernur dan Walikota juga." Kata Diana pada Karmen.
"Baik, aku bisa melakukannya sekarang." Jawab Karmen.
"Tidak perlu buru-buru. Nanti saja. Ayo kembali ke mobil." Kata Diana lagi. Lalu mereka pun kembali ke mobil.
Sorakan ke Diana kembali menggema, "Hidup Nona Diana! Hidup Nona Diana!"
Saat duduk dalam mobil, Diana melihat kembali nenek tadi, wajahnya terlihat bahagia. Nenek melambaikan tangannya pada mereka. Dara yang membalas lambaian tangan nenek itu. Dara senang diberi ayam goreng yang sangat banyak.
__ADS_1
Diana pun tersenyum. Dia harus membuat semua prajurit dan petugas medis yang ambil bagian dalam perang ini mendapat perhatian dari pemerintah.
Mobil krmbali berjalan. Tujuan akhir adalah alun-alun Kota. Dari sana, setelah upacara penyambutan, semua akan membubarkan diri dan kembali ke rumah masing-masing. Diana akan kembali menginap di hotel yang dulu.
Sementara Galang dan laiinya akan ke Gunung Mer. Ada urusan penting yang hsrus dia srlesaikan. El akan menunggu di sana. Ada sesuatu yang harus dilatih Galang. El berpesan bahwa Gunung Mer sangat cocok untuk berlatih
Diana, Karmen, Anita dan Dara serta Rangga tidak ikut ke sana juga Kakek Li dan Nenek Diah, Anton, Arumi dan Cintya serta Er. Diana harus menyelesaikan semua urusan sebelum akhirnya akan kembali ke Kota S.
Yang membuat Galang lega dan tenang jika harus meninggalkan Diana dan Dara, dia tahu Diana sangat kuat, sekuat dirinya dan itu sudah cukup untuk melindungi Dara. Apalagi ada Karmen, Nenek Diah dan Kakek Li. Galang harus menyelesaikan semuanya tanpa melibatkan Diana dan Dara serta keluarganya yang lain.
"Rangga, Kamu tidak perlu ikut ke Gunung Mer. Aku di sana hanya berlatih. Ikutlah Diana. Nanti kita bertemu di Kota S." Kata Galang, saat itu mobil rombongan hampir sampai di alun-alun kota.
"Baik, aku akan memgimgat pesanmu tadi waktu di medan perang." Jawab Rangga.
"Menurutmu, Diana sekuat apa?" Tanya Galang.
__ADS_1
"Dia? Dia sangat kuat, sekuat dirimu. aku heran, saat di Kota Pulau, aku melihat dia bertarung dengan anak buah Suryanata, tapi tidak sekuat sekarang ini. Bahkan, dia sudah di level dewa sepertimu." Jawab Rangga.
"Itu bagus. Aku tenang meninggalkan Dara bersamanya. Dara dannkeluarga lainnya akan aman bersama Diana." Galang tersenyum.
"Kita sudah sampai. Katakan pada Diana, kami langsung ke Gunung Mer. Minta padanya agar memberi jalan buat kami. Kami tidak akan ikut acara." Kata Galang.
Rangga turun dari mobil dan langsung menuju Diana, menyampaikan pesan Galang. Diana paham maksudnya dan memerintahkan agar mobil yang membawa orang dari Gunung Mer langsung pergi mengantar mereka ke Gunung Mer.
Saat mobil yang membawa Galang berbelok, ribuan orang meneriakkan, "Pahlawan! Pahlawan! Pahlawan!"
Galang Tidak melihat ke arah mereka, dia hanya menunduk dan melihat ke depan arah mobil melaju. Prajurit dari Gunung Mer akhirnya sudah meninggalksn alun-alun kota dan kembsli ke perhuruan dipimpin langsung oleh Guru Galuh.
Gubernur menyambut langsung Diana dan lainnya dan akan memimpin upacara.
Dara masih sibuk dengan ayam gorengnya. Namun ketika melihat para prajurit berbaris rapi, dia pun meminta ibunya untuk menurunkannya. Dia meletakkan ayam goreng di kedua tangannya dan ikut berdiri tegap di samping Diana. Menirukan apapun yang dilakukan para prajurit.
__ADS_1