Super Rich Adventurer

Super Rich Adventurer
Bertemu Para Pendekar


__ADS_3

Pagi itu, Diana dan Rangga sudah siap pergi. Mereka akan ke pasar tradisional. Datang sebagai pendekar yang mampir untuk membeli sesuatu sambil menyelidik.


Dara tidak mungkin diikutkan walau dia termasuk disebut pendekar oleh kepala desa. Sebelum mereka pergi, Dara sudah disiapkan ayam goreng yang banyak. Jadi dia tidak sempat ikut karena sibuk dengan ayam gorengnya. Dan tentu saja Anita yang akan menjaganya, atau sebalikmya, Dara yang akan menjaga Anita karena dia seorang pendekar.


Karmen tidak ikut karena hatus menjaga Dara di rumah. Jika ada bahaya, maka dia bisa melindunginya.


Diana dan Rangga sudah sampai di pasar tradisional. Mereka turun dari kuda dan menambatkan kuda di tempat yang sudah diaediakan oleh pengelola pasar.


Mereka berdua masuk ke sebuah tempat makan yang cukup ramai. Tempat makan itu terbuat dari bambu dengan dinding hanya setengah saja. Jadi mereka yang makan di dalam bisa melihat ke luar. apalagi, tempat makan itu tidak terlalu tinggi.


Orang-orang yang berada di dalam tempat makan melihat kedatangan Diana dan Rangga. Diana mengenakan pakaian serba hitam, Rabgga juga sama. Di punggung Diana ada dua pedang, sedang Rangga membawa sebuah pedang.


Kedatangan kedua orang ini menarik perhatian banyak pasang mata. Jika dilihat, memang pengunjung rata-rata adalah pendekar.

__ADS_1


Diana diberitahu oleh kepala desa bahwa, uang yang digunakan di sini adalah kepingan emas atau perak. Namun bentuknya tidak sama dengan koin uang di Kota M atau Kota S.


"Kami mau pesan makan! Bagaimana cara pesannya?" Tanya Diana.


Para pendekar di dalam ruang itu saling berpandangan. Mereka heran ada yang bertanya seperti itu. Bukankah tinggal pesan saja?


"Hei gadis cantik! Apa kamu belum pernah makan di sini? Kalau kamu mau, aku bisa mentraktirmu. Tapi temani aku makan. Hahahaha!" Kata seorang pendekar pria. Dia berpakaian serba hijau. Mengenakan topi dari bambu verbentuk bundar dan ditutup dengan kain berwarna hijau. Wajahnya tidak terlihat dengan jelas karena kain itu.


"Gadis cantik! Kalau tidak punya uang, aku juga bisa mentraktirmu, kemarilah. Ada banyak makanan di mejaku." Yang bicara adalah seorang pria gemuk dengan perut besar. Dia mengenakan sejenis rompi berwarna hitam, sementara dia hanya mengenakan celana kolor juga berwarna hitam. Ada ikat kepala dari kain bermotif kotak-kota kecil berwarna hitam dan putih.


Ada senjata jenis cambuk di letakkan di meja. Cambuk dengan gagang dari rotan itu cukup besar. Sementar di ujung cambuk, terlihat ada sejenis paku kecil yang cukup banyak. Dia berjuluk Pendekar Cambuk Wojo. Dia cukup disegani dslam dunia beladiri.


"Kalian kira aku tidak mampu bayar? Kalau mau, maka aku yang mentraktir kalian semua sebagai perkenalanku. Namaku Diana, dan dia kakakku, namanya Rangga." Diana memperkenalkan diri.

__ADS_1


"Wah, Gadis Kecil! Kamu terlalu murah hati, boleh juga kalau mau mentraktir kami. semua makanan ini kira-kira berharga dua keping emas. Apakah kamu punya?" Tanya seiorang wanita dengan tampilan yang mencolok. Bibirnya berwarna merah, wajahnya memakai bedak dan terlihat sangat putih oleh bedak yang dia pakai. Namun jika dilihat lebih lanjut, dia malah mirip badut.


"Hei Nyai, kamu jangan serakah, siapa tahu dia tidak punya uang. Bukankah dia mau makam saja harus bertanya dulu? Hahahaha!" Yang bicara adalah laki-laki berbaju hijau.


Diana merogoh bajunya. Dari sana, dia mengeluarkan sebuah kantong kecil berwarna hitam. Mengambil beberapa kepingan emas dan menaruhnya di meja.


Diana tidak mengeluarkan semuanya, namun, dia hanya mengeluarkan lima keping emas saja. Semua orang jadi terkejut.


"Hei, Gadis kecil! Kamu habis merampok di mana? Uangmu banyak sekali! Itu lebih dari cukup jika ditambah dengan arak. Bagaimana kalau kita minum arak?" Kata wanita berdandanan mencolok.


"Terserah saja. Kalian bisa memesannya, dan aku akan membayar semuanya." jawab Diana.


Walaupun terasa aneh bagi Diana dan Rangga, namun mereka sedang mempelajari perilaku orang-orang di dunia baru ini. Mereka pun akan terbiasa dengan semua ini.

__ADS_1


__ADS_2