
Galang melangkah ke pintu kamar Anton dan mengetuknya. Pintu terbuka dan di sana sudah ada Anton, Kakek Li dan Nenek Diah serta Rangga.
Samar-samat tadi dia mendengar Seribu Pil Ajaib dibahas mereka.
"Kakek Li, aku dengar pil ajaib itu didatangkan dari tiongkok. Bukankah Kakek Li juga bisa membuat ramuan seperti itu?" Tanya Galang, lalu menghempaskan tubuhnya di sofa.
"Aku ini ahli obat, bukan ahlinya pil keajaiban. Jika obatku bisa menyembuhkan orang, itu sudah luar biasa." Jawab Kakek Li, dia tersenyum masam menanggapi pertanyaan konyol Galang.
"Kalian sama-sama dari Tiongkok, tentu Kakek tahu siapa pembuat pil ajaib itu, bukan?" Tanya Galang lagi.
"Aku tidak mengenalnya, secara langsung, orang yang kamu maksud itu sudah berumur ratusan tahun dan tubuhnya masih terus muda. Dia adalah Pendeta Tao bernama Ling Tong. Namanya sangat terkenal di Tiongkok. Menurut Ayahku, dia itu tidak bisa mati. Tapi aku sama sekali tidak percaya." Jawab Kakek Li.
"Paman, apakah ada informasi tentang keaslian barang-barang yang akan dileloang? Aku memang berencana mendapatkan Seribu Pil Ajaib dan Penawar Racun Klan harimau. Tapi aku takut itu semua palsu. Mengingat Ken itu bukan orang biasa." Tanya Galang kemudian pada Anton.
"Aku juga tidak tahu, dari kejadian tadi, mungkin saja orang bernama Ken itu juga menginginkannya. Dia mungkin akan bertindak curang dalam lelang nanti." Jawab Anton. Lalu dia menoleh ke arah Kakek Li.
"Aku hanya mendengar, salah satu bahan dari Seribu Pil AJaib adalah ginseng berumur seribu tahun. Aku pernah melihatnya dan sanagt hafal aromanya. Jadi, jika aku bisa mencium pil itu, maka aku akan tahu itu asli atau palsu. Tapi mengenai penawar racun Klan harimau, aku tidak bisa memahaminya." Kakek Li yang tahu maksud dari Anton menjelaskan.
"Baiklah. Paman, aku harus mendapatkan semua barang itu.JIka ternyata itu palsu, maka aku akan membuat perhitungan dengan orang bernama Ken itu." Kata Galang lalu meletakkan kepala di bagian belakang sofa.
"Galang, kamu yang menolong dua orang yang menyerang Ken. Di mana mereka sekarang?' Tiba-tiba Nenek Diah bertanya soal dua orang yang menyerang Ken.
Galang menegakkan tubuhnya, "Bagaimana nenek tahu?"
__ADS_1
"Aku melihatmu menolongnya, bagaiamana aku tidak tahu? dasar bodoh." Diah terlihat jengkel.
"Iya, Nenek. Aku menolong kedua orang itu dan sekarang ada di kamarku. Aku menyuruhnya tinggal sampai malam hari dan baru mereka boleh pergi." Jawab Galang sambil menunduk.
"Siapa mereka dan kenapa menyerang si Ken itu?" Tanya Nenek Diah lagi.
"Aku tidak tahu, mereka tidak mau bicara. Aku juga tidak bisa memaksa." Galang cemberut.
"Kamu bisa paksa mereka. Informasi mengenai Ken sangat penting saat ini. Mereka jelas-jelas ada dendam pada Ken itu. kamu kenapa begitu bodoh?" Nenek Diah mulai ngomel-ngomel. Kali inin Galang yang kena omelannya. Biasanya dia selalu mengomeli Diana jika bertindak bodoh dan tidak sesuai keinginannya. Tapi kini yang merupakan cucunya adalah Galang, jadi dia biasa saja ngomel-ngomel terhadap galang.
"Ayo ke kamarku saja. Biar kalian yang menginterogasi mereka." galang segera berdiri dan berjalan ke pintu. Lalu mereka semua akhirnya berdiri dan mengikuti Galang.
Galang membuka pintu dan mendapati kedua orang itu sedang tidur. Namun ketika semua masuk, mereka berdua pun terbangun.
"Siapa kalian?" Tanga si pemuda, lalu bangkit berdiri dan waspada, si gadis pun melakukan hal yang sama.
Galang pergi ke kulkas dan mengambil dua minuman dingin dan memberikan pada mereka.
"Baiklah, aku yang akan bicara. Sebenarnya kami ke di negara ini sedang mencari orang bernama Ken. Namun ketika melihat Ken yang muncul, tidak sesuai dengan yang kami harapkan. Ken yang kami maksud adalah orang yang diselamatkan ayahku puluhan tahun lalu di perairan dekat Pulau Bintang." Kata Galang.
Kakak-adik itu saling pandang. Lalu masing-masing menarik nafas lega. "Namaku Liano Ken dan ini adikku Naomi Ken. Aku dan adikku adalah putra-putri dari Darna Ken, orang yang pernah diselamatkan oleh Tuan Bintang. Siapa di antara kalian yang bernama Tuan Bintang?" tanya Liano Ken.
Galang menatap Anton. Jadi mereka adalah anak dari orang yang diselamatkan oleh Bintang?
__ADS_1
"Lalu di mana ayahmu sekarang?" Tanya Galang.
"Ayahku sekarang ada di tangan Bai lang. Orang yang menyebut dirinya Ken itu adalah Bai Lang. Dia telah mengambila semua kekayaan ayah dan sekarang ayahku disekapnya entah di mana. Tapi aku yakin ayahku belum mati. Karena ayah masih menyembunyikan harta karun warisan keluarga ratusan tahun lalu di suatu tempat dan hanya ayah yang tahu." Liano menceritakan semuanya.
Galang dan lainnya mendengarkan dengan penuh simpati.
"Kami berdua sudah berlatih beladiri selama beberapa tahun hanya untuk mengalahkan Bai Lang, namun setiap kali menghadapinya, kami selalu gagal, dia terlalu kuat. Bahakan guru ami sendiri mengatakan kalau dia tidak akan bisa menang melawan Bai Lang. Hanya saja guru pernah mengatakan kalau akan ada orang asing datang dan menyelamatkan keluarga kami." Liano menarik nafas berat.
"Kami sendiri tidak begitu yakin. Ibu kami sekarang masih di tempat guru, jauh dari sini dan semua keluarga lainnya sudah dibunuh oleh Bai Lang." Raut wajah Liano kini menjadi sedih. Sementara Naomi tampak terisak mengingat kejadian yang menimpa keluarga besarnya.
"Aku akan menolong Paman Ken!" Tiba-tiba Galang berbicara dan mengutarakan niat untuk menolong Ken.
Anton dan lainnya tidak terkejut, karena memang mereka juga ingin menolong Ken. Tapi Naomi dan Liano yang terkejut. Mereka mengira sudah tidak ada harapan lagi. Tapi kali ini ada yang bermaksud menolong mereka, itu ssebuah keajaiban.
Selama beberapa tahun, mereka berjuang sendiri dan selalu gagal menyelamatkan ayah mereka. Kini ketika ada yang mau membantu, maka mere4ka berdua sangat senang sekali.. Dua kakak beradik itu lalu berlutut di lantai.
"Kami sangat berterimakasih!" Kata Lianodan Naomi.
"bangunlah, kalian tidak perlu seperti ini." Kata Galang.
"Berikan saja informasi padaku mengenai orang bernama bai Lang itu, dan siapa orang terkuat di belakang mereka." Kata Galang lagi.
"Mereka adalah pendatang dari Pulau Harimau. Di belakang Bai Lang tentu saja orang-orang dari Klan Harimau yang membangkang. Selain itu, Bai Lang juga banyak membunuhi para petinggi Kalan Harimau dan mencuri penawar racun mereka. Guruku adalah salah satu anggota Klan Harimau. Pimpinan Klan Harimau mengatakan, jika ada yang bisa membunuh Bai lang, maka dia akan menjadi ketua Kalan harimau dan bisa memerintah mereka kapanpun, juga akan menjadi pewaris utama penawar racun Klan harimau yang terkenal." Liano melanjutkan ceritanya.
__ADS_1
"Orang terkuat dari Klan Harimau sebenarnya bernama Hong Tao, tapi sekarang dia tidak ada di sini dan sedang berada di Tiongkok untuk memperdalam ilmu beladiri dan baru bisa kembali tiga atau lima tahuin mendatang. Namun, dia juga belum tentu bisa mengalahkan bai Lang yang memiliki dukungan dari orang-orang Klan harimau yang membangkang."
"Yang menakutkan dari bai lang adalah, dia tidak mempan senjata tajam. Sekalipun itu mesin otomati tidak bisa menyentuh kulitnya." Liano mengingatkan. Kejadian pagi tadi tentu saja sudah dilihat oleh mereka semua. Pedang Liano dan Naomi patah di tangan bai Lang.