Super Rich Adventurer

Super Rich Adventurer
Diana Vs Rocky 2


__ADS_3

Pemuda yang dikawal itu berhenti di hadapan Diana. Saat itu, Diana bersama Karmen, Jatmiko, Anita, Dara dan dua pengawal Jatmiko.


M3lihat pemuda itu berhenti di depan Diana, dua pengawal maju dan hendak melindungi Diana, namun Diana mencegahnya.


Pemuda itu tersenyum, menyapu pandangannya ke arah Diana. Melihatnya dengan senyum yang penuh arti. Diana tampak acuh dan tidak menggubrisnya.


Pemuda itu mengulurkan tangannya dan mengenalkan diri, "Namaku Firman, aku asalah Tuan Muda dari Kota TB, para pengawalku memanggilku Tuan Muda Firman. Siapa namamu?"


Diana sama sekali tidak menggubrisnya. Dua pengawal maju dan hendak memaksa Diana. Namun Firman menahan mereka.


"Biarkan saja, dia belum tahu siapa aku. Kalau sudah tahu, dia pasti akan mengejar-ngejar aku untuk menikahinya." Kata Firman.


Diana hanya tersenyum masam. Mengejarnya dan minta menikah? Diana benar-benar tidak habis pikir, ada orang yang terlalu percaya diri dan menyombongkan derajat sehingga tidak bisa melihat tingginya gunung dan dalamnya lautan.


Dara yang berada dalam gendongan Karmen minta turun dan menuju Diana, "Ibu?" Panggil Dara ingin tahu. Namun Diana tentu tidak akan memberitahunya.


"Oh, rupanya kamu sudah punya anak. Pantas saja kamu pasti malu berkenalan denganku. Haha." Firman pun tertawa mengejek Diana.


Salah seorang pengawal Jatmiko yang sedari tadi merasa jengkel, kini maju dan hendak mendorong Firman, namun, kaki firman sudah mendarat di perutnya dan.pengawal itu jatuh terjerembab.


"Tidak ada yang bisa melawanku di sini. Apapun yang aku mau, pasti akan terlaksana. Aku akan menyuruh Rocky untuk menjemputmu dan malam ini kamu harus menemaniku!" Kata Firman pada Diana setelah menjatuhkan pengawal Jatmiko.


Jatmiko memang tidak berani bertindak tanpa perintah Diana. Sebenarnya sedari tadi dia sudah gemas, namun malah justru pengawalnya yang lancang.


"Tunggu, ya. Rocky akan segera menjemputmu dan kamu tidak bisa berbuat apa-apa." Kata Firman lagi.


Diana hanya tersenyum masam mendengar ancaman Firman. Dia sama sekali tidak peduli. Sementara Firman tampak menahan emosi.


"Ayo pergi!" Ajak Firman pada para pengawalnya. Mereka pun berlalu dari tempat itu dan suasana menjadi riuh karena Firman menyebut soal Rocky.

__ADS_1


Mengenai Firman, dia adalah putra seorang pengusaha kaya raya di Kota TB di barat Kota S. Ayahnya yang bernama Roy Adiguna adalah orang terkaya di Kota TB dan sangat dihormati.


Roy merupakan pendukung dari Rocky selain Robby yang sering disebut Rocky daei ibukota. Oleh karena itu, Rocky jelas saja sangat menghormati Firman sebagai pewaris dari Roy Adiguna.


"Nona, anak itu adalah putra seorang yang sangat berpengaruh di Kota TB, menurut kabar, Roy orangnya juga sangat hebat. Tapi aku belum pernah bertemu secara langsung. Tapi dalam.berbagai pertemuan, dia selalu mendominasi. Apalagi kabarnya, Roy adalah pendukung dari Rocky." Jatmiko mengingatkan Diana.


"Terimakasih sudah mengingatkan, Paman." Ucap Diana. Lalu diapun berjalan diikuti Jatmiko dan lainnya, sedangkan Dara sudah digendong oleh Diana.


Mereka pun menuju toko pakaian anak-anak. Mencari baju yang diinginkan Dara yang sama dengan milik Diana tentu sangat sulit. Namun, semua orang kini sedang mencari-cari. Dan setiap kali, maka tidak ada yang cocok dan itu membuat Dara ngambek, tentu saja dia akan susah makan dan susah tidur memikirkan betapa sulitnya mencari baju yang sama dengan milik ibunya.


Mereka pun disarankan oleh penjaga toko untuk membeli kain yang warnanya sama, lalu pergi ke penjahit. Setelah susah payah menjelaskan pada Dara, akhirnya Dara pun mengerti, bahwa mencari baju yang sama persis itu susah, dan harus pergi ke penjahit baru ada. Dan itu pun harus menunggu beberapa hari.


Setelah selesai dari mal itu, mereka pergi ke Dara Shinta Food untuk makan siang. Seperti sebelumnya, Dara sudah memesan ayam goreng tentunya.


Di dalam restoran, ternyata Firman juga sudah ada di sana dan hanya terpisah meja saja. Firman tidak memesan ruangan khusus. Namun hanya di meja biasa dan sudah ada Lukas asisten dari Rocky yang duduk dengan posisi hormat pada Firman dan tidak ikut makan.


Para pengawal Firman berdiri juga tanpa ikut makan. Melihat itu, Diana hanya geleng-geleng kepala.


Diana mengambil buku menu, memilih beberapa menu masakan lokal, dan tentu saja dia harus memesankan Dara paha ayam dan sayuran.


"Jangan lupa paha ayam dan sayuran untuk Dara." Kata Diana.


Dara hanya nyengir ketika Diana menyebut paha ayam.


"Baik, Nona. Mohon menunggu." Setelah membungkuk hormat, melirik ke Dara dan tersenyum, pelayan itu pun pergi ke dapur membawa catatan pesanan Diana.


Ke meja Firman.


Manajer saat ini sedang berada di sana, wanita cantik itu saat ini sedang diminta melayani Firman yang sedang minum.

__ADS_1


Tak puas hanya menuangkan minuman, Firman pun mulai menggunakan tangan untuk menyentuh tubuh manajer wanita itu.


Tentu saja wanita itu bergerak menghindar. Firman menjadi sangat marah.


"Kamu berani-beraninya menghindariku? Apa kamu sudah bosan hidup? Aku adalah Tuan Mudan anak orabg terhormat di Kota TB. Tidak ada yang berani terhadapku!" Lalu Firman melayangkan tamparan ke wajah manajer wanita itu.


Namun, belum sampai tangan ke wajah perempuan itu, sebuah tusul gigi sudah menembus pergelangan tangan Firman.


"Ah!"


Firman berteriak kesakitan. Dari pergelangan tangan, keluar darah segar. Wajahnya pucat dan dia segera mencari-cari keberadaan orang yang menyerangnya.


Tentu saja dia tidak mengetahui siapa yang menyerangnya dengan tusuk gigi. Namun, Lukas yang berada di hadapam Firman di seberang meja sangat ketakutan. Dia yakin, tidak banyak orang yang mampu melakukan itu.


Dia pun memutas kepalanya dan memandang ke segala arah. Namun dia sendiri tidak bisa menerka siapa yang melakukan itu.


Diana dan lainnya pura-pura tidak melihat. Padahal yang melakukan itu adalah Diana. Namun, seperti mereka semua, baik Jatmiko, Karmen maupun Anita juga tidak melihatnya.


Para pengawal Firman kini mulai waspada dan melindungi Firman. Membawanya keluar dan menuju rumah sakit.


Sementara Lukas segers membayar makanan Firman dan segera kembali ke kediaman Rocky dan melaporkan pada Rocky apa yang terjadi.


"Apa? Benarkah demikian? Apa kamu tidak curiga seorang pun di sana?" Tanya Rocky.


"Di sana aku hanya melihat Tuan Jatmiko. Dan itu tidak mungkin dia, Tuan. Tuan sendiri tahu kemampuan Tuan Jatmiko. Itu hanya sekelas para tetua saja." Jawab Lukas.


"Baiklah, kamu sebarkan orang untuk menyelidiki, siapa orang kuat yang ada di Kota S saat ini.!" Perintah Rocky.


"Baik, Tuan. Perintah Anda akan segera dilaksanakan." Jawab Lukas. Lalu dia meninggalkan Rocky setelah membungkuk hotmat.

__ADS_1



Dara yang menggemaskan sangat menyukai ayam goreng.


__ADS_2