
Markas besar sekte Gogo Gread sedang diguncang hebat! Semua petinggi sekte terkejut karena menerima sinyal bahaya dari pasukan kesatria yang dikirim ke Gunung Diraksa!
Menghadapi masalah serius ini, pemimpin sekte segera memanggil semua petinggi untuk pertemuan darurat.
"Apa ini hanya sebuah kesalahan?" tanya Nahim, pemimpin sekte Gogo Gread, dengan wajah penuh kekhawatiran.
Dia sebelumnya membanggakan akan menjadikan Gogo Gread sebagai sekte pertama yang menaklukkan puncak tertinggi Gunung Diraksa. Namun, pasukan kesatria terbaik sekte yang baru dikirim telah mengirimkan sinyal bahaya!
"Apakah kamu pikir Yoga akan bermain-main saat menjalankan tugas penting dari utusan Dewa?" tanya pria kekar yang duduk di meja yang sama dengan Nahim. Mendengar perkataan pria itu, Nahim menggerutu kesal.
Bima, seorang pahlawan dan anggota sekte terkuat, hadir dalam pertemuan tersebut. Dia memiliki kulit sawo matang dan tubuh seperti binaragawan dengan otot yang diperoleh melalui penggunaan steroid. Tatapannya tajam, membuat siapa pun yang ditatapnya merasa takut dan khawatir.
Terutama kaum pria yang akan menjadi ketakutan kehilangan kekasih mereka saat ditatap oleh pahlawan ini.
"Jadi, apa kita perlu mengirimkan lebih banyak pasukan?" tanya seorang wanita dengan topi ala Koboy.
Rattle, satu-satunya perempuan yang hadir dalam pertemuan ini, memiliki rambut keemasan yang menunjukkan keblasteran darahnya. Penampilannya yang memukau juga mencerminkan sifat berbahaya yang dimilikinya.
"Kita tidak bisa melakukannya," balas Anton, pemuda berambut hitam yang duduk di samping Bima.
Anton, yang sejak awal sibuk dengan laptopnya, menolak gagasan Rattle dengan alasan bahwa pasukan yang ada di dalam markas saat ini terlalu sedikit. Jika mereka memaksakan untuk mengirim lebih banyak pasukan, maka sekte Gogo Gread dapat dengan mudah dihancurkan.
Nahim marah mendengar pendapat dari petinggi keempat sekte Gogo Gread tersebut. Dia dengan penuh emosi membentak Anton karena Nahim sendiri telah berencana untuk mengirim lebih banyak pasukan.
Nahim tidak peduli dengan konsekuensi yang mungkin menghancurkan sekte, asalkan wajahnya bisa diselamatkan. "Selama ada Bima dan Dewa Gread, sekte Gogo Gread tidak akan hancur," ungkap Nahim dengan yakin.
Namun, Nahim segera terdiam saat Bima menatap tajam ke arahnya dan membiarkan Anton melanjutkan pendapatnya. Tindakan Bima membuat Nahim merasa kesal karena sebagai pemimpin sekte dirinya tidak dianggap orang bawahannya yang satu itu.
Akan tetapi, Nahim tidak bisa melakukan apapun untuk saat ini, dia hanya bisa memendam kebenciannya terhadap sang pahlawan.
Anton kembali melanjutkan pendapatnya, dia berpikir jika lebih baik sekte menunggu dan memperhatikan. Bima dan semua petinggi mendengarkan pendapat Anton dengan seksama.
Saat ini, seluruh sekte dan guild di kota sedang gencar melakukan persiapan eksplorasi Gunung Diraksa. Jika hal yang sama juga terjadi pada mereka, maka bisa dipastikan gunung itu memang berbahaya.
"... namun jika mereka aman-aman saja melakukan eksplorasi, itu berarti ada sebuah konspirasi yang sengaja menargetkan kita."
Semua petinggi mengangguk setuju dengan pendapat Anton. Meskipun Nahim sulit mengakuinya, tapi sebagai pemimpin sekte, dia harus bersikap baik pada bawahan yang telah berjasa, meskipun dia tidak ingin melakukannya.
Dengan alasan untuk melindungi sekte, Nahim memerintahkan pada semua petinggi untuk merahasiakan kabar tentang menghilangnya pasukan elit sekte Gogo Gread.
Sekali lagi, Nahim menunjukkan kebodohannya, karena tanpa diminta pun mereka tidak akan mengatakan apapun pada pihak luar tentang keadaan sekte yang semakin melemah karena lenyapnya para kesatria.
Karena melakukan itu sama saja dengan menggali kuburan sendiri. Mereka lebih baik tidak mengatakan apapun pada sekte lainnya karena itu akan menjadi keuntungan tersendiri.
“Biarkan mereka juga menderita kerugian seperti yang kita alami.” Anton mengungkapkan rencana jahatnya.
__ADS_1
\*\*\*
Aurelia turun dari lantai dua gedung pabrik pengolahan kayu dengan melompati jendela. Dia mengenakan jubah kuning yang terlihat begitu lusuh serta memiliki banyak sobekan.
Meskipun begitu, Aurelia masih terlihat begitu berwibawa ketika menggunakan item yang dia dapatkan dari lotre harian tersebut.
___________________________________________
\[Yellow King Robes (Rusak)\]
Rank: Epik
Class: Relik
Keterangan: Jubah tua milik seorang Raja kejam. Warna kuning yang sangat mencolok memberikan Raja tirani kejam tersebut sebuah identitas sebagai Yellow King. Kekuatan dari Raja kuning meresap ke dalam jubahnya, namun saat ini jubah kuning telah hancur sehingga hanya sebagian kecil kekuatan Raja kuning yang masih tersisa.
Ketahanan \+45
Kecerdasan \+30
Fitur:
(Adhere), (Conceal)
\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_
___________________________________________
\[Demon Heart\]
Rank: Rare
Class: Legacy
Keterangan: Jantung dari iblis memiliki aura jahat dan karma buruk yang begitu pekat. Bisa menginfeksi makhluk organik dan merubahnya menjadi iblis selama infeksi berlangsung. Saat terinfeksi, inang memiliki kemampuan penyimpanan dimensional yang ditingkatkan.
Fitur:
(Infect), (Pocket Dimensions)
\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_
Melihat kedatangan Aurelia, Titan Abstrak dan Big Jek segera bersujud. Pasukan sekte Gogo Gread yang kini telah dikendalikan oleh cacing parasit pun ikut bersujud di hadapan Aurelia.
Gadis berjubah kuning itu mengangkat jantung Iblis dengan dua tangannya, menunjukkan ke arah Titan Abstrak seakan Aurelia ingin memberikan item itu pada monster buatannya.
__ADS_1
"Ini adalah hadiah ulang tahun, ambillah ini akan membantumu," ucap Aurelia.
Tanpa pertanyaan, Titan Abstrak mengambil hadiah dengan tangan kecil yang keluar dari jari telunjuknya. Tangan seorang anak kecil yang dulunya seorang budak terjulur keluar dari gumpalan daging, menerima pemberian Aurelia.
Setelah jatuh ke tangan Titan Abstrak, jantung Iblis segera berekspresi. Bola mata yang sebelumnya terlihat tanpa nyawa kini bergerak melirik ke segala arah penuh semangat. Dia terlihat gembira hingga akhirnya tentakel jantung Iblis mulai menyatu dengan gumpalan daging Titan Abstrak.
\[Jantung Iblis telah menyatu sepenuhnya dengan Titan Abstrak\]
Sistem memberikan informasi setelah jantung Iblis masuk ke dalam tubuh Titan Abstrak.
"Titan Abstrak? Nama macam apa itu?" Aurelia tidak menyukai nama yang diberikan sistem pada ciptaannya.
\["Itu hanyalah nama sementara karena saat ini entitas raksasa yang tercipta dari kumpulan sampah tersebut masih tidak memiliki nama,"\] begitulah kata author.
Karena tidak menyukai nama yang diberikan oleh author yang terdengar begitu abstrak, Aurelia pun mencoba memberikan nama pada ciptaannya.
"Hmm, aku memiliki beberapa nama yang bisa digunakan."
\[Apa itu?\]
"Salah satunya, 'Gore' atau 'Guro'."
\[Eeeh! Sepertinya tetap dengan nama Titan Abstrak akan baik-baik saja.\]
"Ah, itu dia!" tiba-tiba berteriak Aurelia.
\[Jadi kau akan menggunakan nama Titan Abstrak?\]
"Tidak, sistem bodoh!"
\[......\]
"Bagaimana dengan menggabungkan dua nama tersebut? Bukankah aku jenius?" Sistem tidak dapat mencegah Aurelia memberikan nama aneh pada Titan Abstrak.
"Goregor! Itu adalah namamu!" seru Aurelia dengan sangat senang karena berhasil mendapatkan nama yang dianggap sangat cocok dengan perwujudan Titan Abstrak.
Titan Abstrak menerima pemberian nama itu dengan penuh syukur, tidak ada sedikitpun keraguan dari hati iblis yang dia miliki.
Setelah pemberian nama itu, Aurelia kemudian mengatakan pada seluruh monster mutasi jika mereka yang tercipta dari cacing parasit adalah ras baru ciptaanya.
Yaitu Ras Abomination.
\*\*\*
__ADS_1
\[Author: Inspirasi hati iblis (Demon Heart) berasal dari game Terraria\]"