
Polout 76 (survival) adalah sebuah game bergenre survival berlatar belakang dunia alternatif yang hancur akibat perang nuklir.
Akibat perang tersebut seluruh bagian bumi tercemar oleh radiasi nuklir sehingga tidak dapat ditinggali lagi. Akibatnya manusia yang masih selamat tidak memiliki pilihan selain hidup di dalam bunker bawah tanah.
Permainan berfokus pada kehidupan di dalam bunker, dimana player bermain sebagai pengelola bunker tersebut yang diberikan tugas menjaga setiap penghuninya agar tetap aman, dan memastikan mereka hidup dengan nyaman di dalam bunker.
“Mainkan game Polot 76”
[Game Polout 76 dimainkan]
Toko Polout 76 di tambahkan setelah aku memainkan game tersebut. Di toko itu aku melihat tiga item yang bisa di beli yakni [Membuat Bunker], [Hunian], [Dapur] dan [Pembangkit listrik].
Perhatianku langsung tertuju pada fitur [pembangkit listrik] tetapi saat aku ingin membelinya ternyata tidak bisa dilakukan.
[Untuk menggunakan fitur (Pembangkit listrik) anda memerlukan sebuah (Bunker)]
Pembangkit listrik tidak bisa dibuat tanpa adanya Bunker? Itu adalah hal dasar namun aku melupakan itu karena terlalu bersemangat. Setelah itu aku pun berniat membeli bunker tetapi masalah lainnya menghalangiku.
[Bunker standar: sebuah tempat perlindungan yang dibuat di dalam tanah. Tidak memiliki teknologi khususnya, dibuat sesuai fungsinya yakni bertahan hidup. Harga 2.000.000 gold]
Jika aku masih memiliki jantung pasti saat ini sudah copot karena terlalu terkejut. Sungguh harga yang begitu kuat biasa hingga aku terkena shock ringan.
Sangat mustahil jika aku harus mengumpulkan emas untuk membeli Bunker, terapi untungnya game akan memberikan Bunker gratis untuk player saat pertama kali bermain.
“Tentu saja mereka akan memberikan Bunker standar di awal permainan. Jika tidak para player pasti akan langsung meninggalkan permainan ini karena diharuskan top up untuk membeli sebuah Bunker.”
Sepertinya ada beberapa jenis bunker memiliki keunggulan seperti batas jumlah pengungsi yang bisa ditampung dan fitur tambahan lainnya.
Bunker termahal dihargai lima puluh juta gold dengan fasilitas terbaik. Tinggal di dalam bunker ini serasa menjadi seorang raja dengan seluruh kemewahan yang disediakan, tetapi yang terpenting dari itu semua adalah pembantu robot yang siap melayani semua penghuni selama 24 jam.
“Aku penasaran, jika aku secara giat menambang emas di dalam perut gunung ini, kira-kira kapan aku akan membeli bunker termahal?.”
Kembali pada pekerjaanku, setelah mengklaim Bunker yang diberikan secara gratis, aku pun melakukan langkah selanjutnya untuk membangun Bunker tersebut yakni menentukan lokasi pembangunan.
Untuk masalah satu ini aku perlu meminta izin pada Arang dan master Builder terlebih dahulu.
“Bunker untuk membangun pembangkit listrik? Jika itu benar-benar bisa dilakukan maka akan sangat berguna bagi kehidupan desa.”
__ADS_1
Arang dengan mudah memberikan persetujuannya. Begitu pula dengan Master Builder yang memang saat ini sedang membutuhkan tambahan energi listrik untuk membantu risetnya.
Saat aku menemui Master Builder di dalam pondoknya, aku melihat sebuah rangkaian mesin yang dilapisi oleh kayu. Mesin itu begitu mirip dengan yang ada di dalam permainan kelas off Klan.
“Battle Machine.” ucapku lirih.
“Oh, kau segera tahu dengan sekali lihat. Yah tidak begitu mengherankan sih, karena kau memiliki kemampuan Analis membuatmu dengan mudah melihat rangkaian seluruh mesin.”
Master Builder terus mengoceh sesuatu yang tidak aku mengerti. Aku hanya mengetahui mesin apa itu karena sudah melihatnya di dalam game, tapi master Builder justru mengira aku telah menggunakan kemampuan analisis untuk meneliti mesin tersebut.
“Kau tahu jika kemampuan analisa dan peniru yang kau miliki bisa menjadi sangat berguna?.”
“Ya, aku sudah belajar menggunakannya saat berlatih bersama Arang.”
Dengan gabungan kedua kemampuan itu aku bisa dengan mudah mengkopi teknik bertarung Arang, yang membuat latihan menjadi lebih cepat. Meskipun masih sangat mustahil untuk mengalahkan guruku itu.
“Jika seperti itu maka ini akan menjadi lebih mudah.” master Builder menatapku dengan tajam seakan merencanakan sesuatu.
“Bagaimana jika kau menganalisa benda itu lalu menirunya?.” ucapnya tegas.
“Meniru benda ini?.” aku merasa tidak yakin.
Uwaaaa... Tiba-tiba dia marah. Sepertinya apa yang dikatakan oleh Arang menang benar jika Master Builder adalah tipe orang yang tidak suka bertele-tele.
“Maaf Master, tapi apa tidak apa-apa melakukan copy pada ciptaan mu ini?.”
Master Builder telah menghabiskan banyak waktu dan mengorbankan banyak sumberdaya untuk menciptakan mesin pertempuran. Menyadari itu aku tidak mungkin bisa begitu saja melakukan plagiat, meskipun master sendiri yang memintanya.
“Seperti yang Dedemit (Arang) itu bilang, kau menang terlalu banyak berpikir. Lakukan saja yang aku katakan karena kau juga merupakan senjata yang aku ciptakan. Membuatmu menjadi lebih kuat adalah tugasku juga.”
Perkataan master Builder membuatku sedikit tersentuh, dia seperti seorang ayah yang berusaha melakukan yang terbaik untuk membuat anaknya tumbuh menjadi semakin kuat.
Meskipun dalam pandangannya aku hanya sebuah senjata, tapi aku tetap berterimakasih atas usaha yang telah dia lakukan padaku selama ini.
“Baiklah, jika anda yakin dengan ini.”
Mengaktifkan keahlian Analisa membuatku dapat melihat rangkaian mesin dari robot yang dibuat oleh master Builder. Kemampuan bini seperti melihat melalui mesin ronsen yang memungkinkan untuk melihat secara tembus pandang.
__ADS_1
[Analisa selesai]
Setelah notifikasi terdengar, kumpulan informasi segera memenuhi kepalaku. Dengan cepat aku mempelajari bagaimana cara membuat Battle Machine tersebut dari awal hingga akhir, sehingga bisa saja aku membuat tiruan sempurna dari mesin ciptaan master Builder.
Selain mendapat informasi cara membuat Battle Machine, aku juga mendapat upgrade sistem setelah mengcopy kemudian menerapkan beberapa fitur berguna dari mesin tersebut.
Salah satu dari fitur itu adalah...
Jdaaar!.
Saat aku mengepalkan tangan tiba-tiba sambaran petir keluar dari kepala tanganku. Itu adalah kemampuan yang aku copy dari Battle Machine, di dalam game kemampuan ini berguna untuk memperkuat serangan sekaligus menyembuhkan kesehatan dari Battle Machine.
Aku tidak tahu seberapa kuat serangan yang bisa dihasilkan oleh pukulan ku. Tetapi yang pasti menggunakan kemampuan ini sangatlah boros energi, aku kehabisan 30% energi hanya dengan menggunakan kemampuan pukulan petir satu kali.
Melihat petir yang muncul dari kepalan tanganku membuat master Builder merasa puas. Dia pun akhirnya memutuskan untuk berhenti sejenak melakukan riset untuk beristirahat.
***
Setelah mendapatkan izin dari dua sosok berpengaruh di desa, aku pun berniat segera melakukan pembangunan bunker. Tetapi masalah seakan tidak pernah ada habisnya.
[Tidak dapat membuat Bunker di area yang dipilih karena terdapat objek yang menghalangi ]
Aku merasa sedikit Dejavu mendengar notifikasi itu. Area yang aku pilih begitu dekat dengan tempat aku memindahkan Barak dan Camp.
Area sekitar seharusnya bersih karena hanya terdapat Padang rumput, tetapi tetap saja aku tidak dapat membangun Bunker di tempat itu.
“Apa masalahnya?.” aku mulai kebingungan.
Bunker dalam tanah dibangun di dalam tanah, jangan bilang jika aku juga harus membersihkan bebatuan di dalam tanah juga.
[Anda bisa langsung membuat bunker idaman anda dengan membeli bunker premium]
“Nggak butuh!.” dengan cepat aku membentak notifikasi.
Jelas ini adalah sebuah strategi marketing. Tetapi aku tidak akan menyerah. Mau bagaimana pun caranya aku harus bisa membuat bunker.
Yang perlu aku lakukan hanya membersihkan batu di bagian dalam bumi, itu bukanlah pekerjaan berat untukku karena aku memilih senjata rahasia.
__ADS_1
***