System Play Store

System Play Store
57. Winter Wolf


__ADS_3

“Huahahaha....”


Dengan background hutan yang terbakar, rawa seorang Wizard terdengar begitu mengerikan. Pria berkerudung yang menutupi kepalanya begitu senang saat melihat belasan serigala terbakar dalam kobaran api yang dia buat menggunakan sihir.


“Bagaimana, bagaimana menurutmu tentang kekuatan sihir api ini? begitu indah bukan?.”


Aku dapat melihat kegilaan di mata Wizard itu, mata yang sangat berbeda dari semua klon yang sama. Itu dikarenakan Dedemit yang telah merasuki Wizard tersebut dan membuatnya menjadi gila.


Arang, Dedemit yang telah merasuki tubuh Wizard. Seakan dia telah kehilangan pikirannya setelah mencoba menggunakan sihir api yang menjadi keahlian semua pasukan tipe Wizard.


Namun dibandingkan dengan para Wizard normal yang hanya bisa melempar sihir Fireball, Arang justru dapat merubah sihir api biasa menjadi berbagai bentuk seperti topan api, panah api dan sebagainya.


Keahlian seperti itu jelas tidak dimiliki oleh para Wizard di game Kelas off Klan. Artinya sihir api yang Arang gunakan untuk memanggang para serigala adalah hasil dari kekuatannya sendiri.


“Akhirnya, aku bisa mengendalikan tubuh yang memiliki kemampuan untuk memanipulasi Sihir.” ucapnya dengan senyuman lebar.


“Dengan ini balas dendam pada semut-semut itu akan menjadi lebih mudah.” tandasnya.


Mendengar apa yang Arang katakan membuatku menjadi khawatir, takut jika nanti semua semut yang membuat Arang menjadi begitu dendam, akan berakhir dengan pemusnahan.


‘Aku pernah membaca sebuah artikel jika serangga seperti semut sangat penting untuk ekosistem dunia. Aku takut jika keseimbangan gunung ini akan terganggu jika Arang memusnahkan semua semut.’


Suara lolongan serigala tiba-tiba terdengar, baik Arang dan pasukannya segera siaga menatap ke satu arah.


Kobaran api seketika lenyap saat angin dingin berhembus kencang. Dari tirai api yang telah padam terlihat sosok seekor serigala berbulu putih menatap tajam ke arah kami.


Semuanya seakan membeku saat melihat kemunculan serigala yang tidak lain adalah pemimpin dari para serigala yang baru saja kami bantai.


Gerrrrr!


Binatang mutasi setinggi seekor kuda itu mengeram penuh amarah kemarahan ketika melihat belasan mayat serigala. Dengan auman lainnya dari serigala itu membuat hutan yang panas karena api seketika mending oleh aura miliknya.


“Snow wolf? Tidak, itu pasti Winter Wolf.” Arang berusaha menebak tipe ras dari bos serigala.


Perkataan Arang membuat aku penasaran perbedaan antara i serigala salju dan serigala musim dingin. Namun dengan melihat serigala putih di depan aku bisa membayangkan jika kedua hewan mutasi itu sama-sama memiliki ciri yang sama.


“Serigala berbulu putih dengan keahlian sihir es?.” ucapku, tapi Arang segera menyela. “Tebakanmu kurang tepat."


Arang menjelaskan jika perbedaan dari serigala salju dan serigala musim dingin terletak pada kemampuan sihir dan pertumbuhan.


Serigala salju tidak dapat menggunakan sihir, namun memiliki kemampuan untuk tubuh lebih cepat dan lebih besar membuat serigala salju memiliki kekuatan fisik lebih baik.


Sedangkan serigala musim dingin tidak dapat tumbuh sebesar serigala salju, tetapi memiliki kekuatan sihir yang dapat memanipulasi elemen angin dan air.


***


Angin kencang berhembus, semua pasukan menggigil kedinginan begitu merasakan kekuatan dari sihir serigala musim dingin. Bagiku untuk hanya seekor cacing, hawa dingin tidak terlalu berpengaruh. Aku tidak mengerti kenapa, apa mungkin karena aku adalah cacing Alaska?.

__ADS_1


Alasan yang terdengar begitu bodoh.


Arang berjalan melawan hembusan angin dingin seorang diri. Pertarungan dengan pemimpin serigala akan menjadi lebih cepat jika dia bertarung bersama pasukan Wizard.


Tetapi dia tidak akan melakukan itu karena ingin mengalahkan serigala musim dingin seorang diri. Aku tidak dapat mengetahui alasan sebenarnya Arang melakukan itu.


Mungkin karena dia bermaksud memperlihatkan kekuatan pada calon peliharaanya yang baru.


Atau alasannya memang begitu sederhana seperti pamer kekuatan.


Tetapi apapun alasannya, aku merasa sedikit sedih pada Bearsatu yang terlihat patah hati karena baru saja diputus kontrak dengan Poket ball yang beberapa hari terakhir telah menjadi rumah baginya.


Goblone yang pernah merasakan hal serupa pun mencoba untuk menghibur Beruang besar berlengan empat itu.


{Fire Punch!}


Kobaran api berbentuk kepalan tangan terbang mengarah pada serigala musim dingin. Namun tiba-tiba muncul tembok es di depan serigala yang melindunginya dari serangan Arang.


Ledakan terjadi ketika pukulan api menghantam dinding es, bersamaan dengan itu Arang bergerak begitu cepat dengan api yang membakar seluruh tubuhnya.


Melihat itu mengingatkan aku pada sosok pahlawan moba tertentu.


Arang berpikir untuk mengambil kesempatan menyerang ketika penglihatan serigala musim dingin terhalang akibat debu ledakan. Tetapi ketika dia semakin dekat dengan target, mendadak Arang melompat mundur seakan mencoba menghindari sesuatu.


Serigala musim dingin menyadari rencana Arang, yang kemudian melempar puluhan tombak es dari balik kabut. Arang berhasil menghindari semua serangan dengan sempurna, tetapi tidak demikian dengan pasukannya yang tepat berada dibelakangnya.


“Serahkan padaku!.”


“Jadi itu kekuatan sihir yang kau dapatkan setelah memakan telur Naga?.”


“Benar. Bagaimana, itu keren bukan?.”


“Meh, biasa saja.”


Arang kembali menghadapi serigala musim dingin, meninggalkan aku dengan kekecewaan. Aku pikir dia akan terkesan dengan kekuatan yang aku miliki, tetapi kenyataan menang selalu diluar perkiraan.


'Ini menang kesalahanku karena berpikir bisa membuat makhluk seperti dia terkesan dengan kemampuan sihir yang begitu sederhana.'


Sebagai seorang utusan Dewa, Arang tentu telah melihat berbagai macam sihir yang begitu kuat, sehingga sihir tanah yang aku miliki tidak akan bisa membuatnya terkesan.


Kembali memperhatikan pertempuran, arang dan serigala musim dingin salah serang menggunakan sihir maupun kekuatan fisik. Api dan es berterbangan, cakaran dan pukulan saling beradu. Pertarungan keduanya begitu memukau hingga tidak ada satupun dari kami bisa berpaling.


Zraak!


Cakaran serigala hampir mengenai kepala Arang, namun Dedemit yang mengendalikan tubuh Wizard berhasil menghindar pada saat yang tepat, sehingga cakar tajam serigala hanya mampu menyibak tudung yang Wizard kenakan.


"Brokoli?.”

__ADS_1


Saat kerudung Wizard terbuka memperlihatkan rambut bergaya afro yang menjadi ikonik dari pasukan itu. Sangat mirip seperti brokoli.


Setelah berhasil menghindar dari serangan, Arang mengambil kesempatan untuk melakukan serangan. Sebuah tinju dengan kobaran api menghantam perut serigala musim dingin.


Kobaran api meledak dari tinjau yang diberikan oleh Arang, suara menyedihkan dari serigala yang mendapatkan serangan telak. Tetapi pertarungan masih belum berakhir, serigala mencoba berdiri meski separuh tubuhnya telah hancur.


“Lebih baik kau menyerah, karena suka atau tidak akhir yang akan kau dapatkan tetap sama. Menjadi anjing peliharaan.”


Bukan mencoba untuk bernegosiasi, Arang justru semakin memprovokasi serigala hingga membuatnya mengamuk. Dengan lolongan panjang, serigala itu seakan memanggil musim dingin untuk datang ke wilayah negara tropis ini.


Langit yang cerah perlahan ditutupi awan hitam yang datang bersama hawa dingin menusuk hingga tulang.


Arang begitu terkejut melihat perubahan iklim yang terjadi secara mendadak.


“Kau bahkan mampu menggunakan teknik pengorbanan jiwa untuk mengaktifkan sihir tingkat 9.”


Aka sama sekali tidak dapat memahami perkataan Arang. Yang bisa aku mengerti hanya serigala telah menggunakan sebuah sihir tingkat tinggi menggunakan jiwanya sebagai taruhan. Sepertinya sihir itu merupakan serangan bunuh diri yang digunakan saat penggunanya merasa tidak ada kesempatan untuk selamat.


Tapi apa yang terjadi jika serigala itu berhasil menggunakan sihirnya?.


“Setidaknya gunung ini mungkin akan tertutupi badai salju selama dua tahun.” kata Arang yang sepertinya menggunakan kemampuannya untuk membaca pikiranku.


“Dua tahun musim dingin, huh. Kira-kira hal buruk seperti apa yang bisa terjadi jika itu menjadi kenyataan?.”


Kepalaku berputar memainkan dampak dari musim dingin panjang. Dan aku pun mendapat jawabannya dengan cepat, secepat hari Minggu yang berubah menjadi hari Senin.


“Aaaaaaa.... tidak boleh itu tidak boleh!. Arang kumohon jangan biarkan musim dingin dati ke gunung ini!.”


Aku begitu panik setelah tahu apa yang bisa terjadi jika sampai gunung ini mengalami musim dingin panjang.


“Tentu!.” balas Arang singkat.


Dengan membakar tubuhnya, Arang tidak akan mendapatkan efek samping dari hembusan angin dingin. Dengan cepat Arang bergerak mendekati serigala musim dingin, seperti biasa bilah es mencoba menghalangi Arang. Tetapi semuanya bisa dihindari dengan mudah.


Kemudian setelah jarak keduanya begitu dekat, Arang segera menggunakan sihir api untuk membuat sebuah cambuk api.


Satu cambukan mengenai serigala musim dingin yang begitu lemah karena luka dari serangan sebelumnya. Akibatnya serigala itu terkapar tidak berdaya begitu mendapat serangan cambuk.


Melihat serigala tidak akan melawan lagi, Arang pun dengan mudah menangkapnya di dalam Poket Ball.


‘Fiuuuuh... syukur musim dingin tidak akan datang begitu cepat.’


Aku sangat bersyukur saat melihat langit kembali menjadi cerah, menandakan jika musim dingin yang sebelumnya coba dipanggil oleh serigala tidak jadi datang.


“Bayangkan jika muslim dingin benar-benar datang. Bisa-bisa seluruh tanaman di ladang akan mengalami gagal panen.”


Jika itu benar terjadi, maka akan menjadi mimpi buruk untukku.

__ADS_1


****



__ADS_2