System Play Store

System Play Store
35. Telur Naga


__ADS_3

Ding!


[Apa anda ingin menggunakan 1 tiket lotere?]


"Pake nanya."


Tentu saja aku memilih untuk melakukan gacha lagi.


Ini adalah saat-saat yang aku nantikan setiap hari. Dua hari sebelumnya aku terus mendapatkan hadiah berupa game tingkat Unique yang akhirnya membuka beragam fitur baru.


ini membuatku sangat penasaran dengan apa yang akan aku dapatkan hari ini.


‘Apa kali ini juga game lagi?. Jika iya maka akan sangat membantu karena kapasitas energi sihir yang aku miliki akan semakin besar. Belum lagi jika yang aku dapatkan adalah game dengan genre baru.’


Game pertama yang aku dapatkan yakni Kelas off Klan, adalah game bertipe Strategi, fitur yang disediakan pada game ini membuatku bisa mendirikan benteng pertahanan dan melatih pasukan.


Sedangkan game kedua yakni Bertani di Bulan adalah sebuah permainan simulasi bertani yang bisa membuatku mendapatkan banyak sumber daya, meskipun saat ini aku masih belum merasakan efeknya.


“Jadi game seperti apa yang akan aku dapatkan kali ini.”


Dengan penuh harapan aku menggunakan tiket lotere untuk memutar roda keberuntungan.


Ding!.


[Selamat anda mendapatkan Terra Dragon Egg]


“Heh?.”


Aku sangat terkejut hingga tidak mampu berkata-kata saat menyadari jika hari ini tidak ada game baru yang bisa aku mainkan.


"Haaahh... hari ini Mungkin buka hari keberangkatan ku." ucapku dengan kekecewaan.


Aku sadar betul jika tidak akan selamanya nasib baik berada di pihak ku. Tapi kekecewaan yang aku rasakan tetap terasa tidak menyenangkan.


“Yah, ambil positifnya saja. Lagipula aku mendapatkan telur dadar... eh, telur Naga maksudnya.”


Melihat ke dalam Inventory, aku menemukan sebuah bongkahan batu pada daftar item baru. Aku tidak ingat kapan mendapatkan bongkahan batu yang terlihat aneh seperti itu.


“Di mana telur da... Naga nya?.”


Setelah mencari-cari beberapa saat aku belum juga menemukan telur Naga yang baru saja aku dapatkan dari lotre. Hingga aku menyerah dan memutuskan untuk meminta bantuan sistem.


“Sistem, tunjukkan telur Naga milikku."


[......]


Namun sistem tidak menunjukkan respon apapun.


“Kenapa, sebelumnya bisa.”


Kekhawatiran mulai memenuhi pikiranku, aku takut jika sistem mengalami eror. Sebelumnya aku selalu meminta bantuan sistem untuk mencari suatu barang di Inventory yang saat ini sudah menampung puluhan ribu item.


“Selama ini tidak ada masalah, tapi kenapa...”


[Menurut hasil penelitian sistem. Saat ini tubuh Player tidak utuh sehingga anda tidak memiliki telur Naga]

__ADS_1


“Hah?.”


Membingungkan, sebuah kata yang sangat tepat untuk keadaanku saat ini ketika mencoba mencerna kata-kata sistem.


‘Apa maksudnya aku tidak memiliki telur Naga, jelas-jelas aku mendapatkannya dari lotre.’


Mencoba bersikap tenang, aku berusaha mengkaji kata demi kata yang sistem ucapkan. Yang pertama adalah tentang tubuh, itu benar jika saat ini aku tidak memiliki tubuh karena hanya berupa potongan kepala.


Nah, lalu apa kaitannya tubuh dengan telur Naga?.


“Aku menyerah.”


Tidak ada jawaban yang bisa aku dapatkan. Pada akhirnya aku memilih untuk berkonsultasi pada Arang. Sepertinya saat ini Arang sedang mencoba untuk menanam tanaman yang dia dapatkan dari hutan.


{Hah, telur Naga?}


“Benar, sistem menunjukkan keanehan karena tidak menemukan telur Naga yang aku dapatkan dari lotre.”


Aku menjelaskan apa yang terjadi pada Arang. Tapi lelembut yang saat ini merasuki tubuh seorang Villager justru tertawa terbahak-bahak ketika selesai mendengar rincian cerita dariku.


{Buwahaha, telur Naga yah, ahahaha}


Entah kenapa aku merasa sedang diolok-olok sat mendengar tawanya. Sungguh sebenarnya apa yang dimaksud dengan telur Naga, seakan ada makna lain tentang kata itu.


Namun aku segera sadar makna dari kata telur Naga setelah Arang mengatakan jika setiap perempuan memiliki dua telur Naga.


“Maksudmu itu dada?.”


Itu masuk akal mengingat sistem mengatakan jika aku tidak memiliki telur Naga karena tubuhku tidak ada.


Arang membusungkan dadanya memamerkan aset milik Villager yang begitu Wah.


“Meh, kenapa kau begitu bangga dengan aset milik orang lain?, Kau pikir aku lupa dengan ukuran milikmu yang tidak jauh berbeda dengan para Archer?.”


Aku mencoba membalas ledakan Arang, namun seperti aku justru menggali kuburan ku sendiri.


{Ahahaha, lebih baik memiliki ukuran yang kecil, daripada tidak ada sama sekali}


“Ghk!.”


Kata-kata Arang begitu menusuk, terasa sangat menyakitkan.


[Emosional no Damage -999999]


Sial aku sekarat.


***


639


***


Menghentikan lelucon telur Naga karena tidak baik untuk kesehatan mental. Aku pun mencoba cara lain untuk mengambil hadiah yang baru ku dapatkan.


Kembali aku meminta bantuan sistem untuk mencari item, tapi kali ini aku mencoba lebih spesifik dari sebelumnya.

__ADS_1


“Tunjukan padaku Terra Dragon Egg.”


[Permintaan dikonfirmasi]


Selanjutnya menu Inventory pun menunjukkan padaku gambar sebuah batu aneh yang sebelumnya sudah aku lihat.


“Apa ini benar-benar Item yang aku inginkan?.”


Merasa tidak yakin aku mencoba bertahan lagi pada sistem. Namun jawaban sistem tetap sama jika batu berbentuk lonjong itu memang sebuah telur Naga.


Item itu aku keluarkan dari Inventory agar bisa diteliti lebih detail.


___________________________________________


[Terra Dragon Egg]


Rank: Unique


Keterangan: Sebuah telur Naga Bumi. Bahan makanan yang sangat bernutrisi, memiliki kesempatan mendapatkan sebagian kecil kekuatan Terra Dragon jika memakan telurnya.


___________________________________________


Di lihat dari manapun telur Naga itu sama sekali tidak terlihat seperti sebuah telur, tapi lebih mirip bongkahan batu biasa.


“Haaah...”


Perhatianku teralihkan saat mendengar suara helaan nafas yang terdengar tidak begitu bersemangat. Ternyata itu adalah Villager Arang yang baru saja kembali dari ladang.


Dia terlihat lesu. Ketika aku bertanya tentang apa yang terjadi, rupanya usahanya untuk membudidayakannya tanaman sihir tidak berjalan lancar.


“Apa masalahnya?.” tanyaku.


“Lahan subur tidak memiliki sumber energi sihir.” jawabnya.


Arang menjelaskan jika bukan hanya makhluk hidup yang bisa menghasilkan energi sihir, bumi pun demikian. Bahkan jauh lebih banyak energi sihir yang dihasilkan bumi daripada makhluk apapun.


Energi sihir itu mengalir seperti sungai-sungai di bawah tanah. Sebuah endapan energi sihir dapat membuat suatu wilayah menjadi begitu subur hingga membuat wilayah itu bisa ditumbuhi oleh tanaman sihir.


Namun endapan seperti itu juga memiliki resiko karena menarik monster untuk mendekat. Juga jika endapan sihir terkontaminasi bisa menimbulkan terbentuknya sarang monster yang disebut Dungeon.


Dalam keadaan terburuk, endapan yang terlalu berlebihan menyimpan energi sihir akan berakibat perubahan ekstrim pada area sekitar.


Sebagai contoh, area pabrik yang dahulunya hanya sebuah dataran rendah terletak tidak jauh dari area perkotaan. Tapi sekarang telah berubah menjadi wilayah pegunungan yang ditumbuhi oleh hutan lebat.


“Apa itu artinya di sekitar wilayah ini ada endapan energi sihir?.” tanyaku.


“Itu sudah pasti. Semalam aku mencoba mencari tempat endapan itu berada. Tapi sayangnya usahaku tidak berhasil karena sarang semut yang menghalangi jalan.”


Itu sangat disayangkan, padahal jika kami bisa melakukan budidaya tanaman sihir banyak keuntungan yang bisa diperoleh.


***


(Bersambung)


__ADS_1


__ADS_2