System Play Store

System Play Store
23. Pelepasan


__ADS_3

Giant Arang menarik kepala beruang yang sudah tidak berdaya, dia hanya melihatnya sekilas hingga akhir melepas kepala beruang dengan kasar.


“Goblone, hari ini aku memutuskan untuk membebaskan mu.”


Goblone menjadi panik saat tiba-tiba Arang berkata demikian. Tapi dia sadar jika dibandingkan dengan goblin lemah Sepertinya, Arang tentu lebih memilih beruang kuat itu menjadi peliharaanya yang baru.


Tetapi Goblone tidak ingin mati. Melihat ketakutan di wajah Goblone, Arang pun berkata.


“Tidak perlu takut, aku sudah diberitahu oleh Lia cara melepas monster dari perangkap bola ini.”


Mendengar itu membuat Goblone sedikit tentang, tapi tetap dua merasa ada sesuatu yang mengganjal.


Meninggalkan tubuh Giant, Arang merasuki Archer. Dia kemudian melakukan sesuatu pada Poket Ball, beberapa saat kemudian Goblone merasa telah terlepas dari sesuatu yang menandakan jika dirinya telah terbebas.


Sekarang Goblone bisa menyerang Arang karena telah dibebaskan, tetapi apa dia benar-benar bisa melakukan itu?.


Bahkan mengalahkan satu Barbarian saja mungkin Goblone membutuhkan perjuangan.


Barbarian yang sekarang begitu berbeda dari saat pertama kali Goblone bertarung dengan mereka. Semua dikarenakan bangunan baru yang terbuka setelah Town Hall mencapai level 3.


Bangunan itu adalah Laboratorium yang berfungsi untuk meningkatkan level pasukan. Saat ini hanya tiga jenis pasukan yang sudah bisa diupgrade yaitu Barbarian, Archer dan Goblin. Sedangkan untuk Giant masih menunggu hingga Town Hall naik ke level 4.

__ADS_1


“Kau bebas sekarang.” ucap Arang yang entah kenapa kata-katanya itu terdengar tidak menyenangkan bagi Goblone.


Arang melempar Poket Ball kearah beruang besar, kemudian saat bola dan tubuh monster saling bersentuhan, tubuh beruang terbungkus cahaya merah lalu lenyap ditelan oleh Poket Ball.


Poket Ball bergetar sesaat det cahaya hidup mati berulang-ulang, namun tidak lama kemudian bola kembali tenang menandakan penangkapan beruang besar telah berhasil.


Salah satu Goblin segera mengambil bola itu lalu menyerahkannya pada Archer Arang yang sedang duduk di bahu Giant. Arang tersenyum senang karena mendapatkan beruang sebagai peliharaannya.


“Baiklah semuanya, kita lanjutkan perburuan.” perintah Arang.


““Ouh!.”” Semua pasukan berseru serempak.


Sekarang setelah dibebaskan, Goblone menjadi kebingungan. Apa yang harus dia lakukan, apakah dia perlu kembali ke koloni goblin, atau ke area pabrik?.


Goblone terus berpikir hingga tidak sadar jika Arang dari tadi memanggilnya.


“Goblone, apa yang membuatmu begitu lama?. Hari sudah hampir sore, kita perlu mendapatkan banyak buruan sebelum gelap.”


Goblone menatap rombongan, Barbarian, Archer semua pasukan menatapnya dengan heran. Goblin itu pun berjalan menuju pasukan, bergabung kembali dengan mereka seakan pemikiran untuk kembali ke koloni goblin tidak pernah ada di kepalanya.


“Aku harus menjadi lebih kuat terlebih dahulu sebelum kembali ke tempat itu.” batin Goblone.

__ADS_1


***


Di bahu Giant, Archer Arang sedang menggambar peta jalan yang telah dia lalui. Peta itu begitu rinci karena memang salah satu keahlian Arang adalah membuat peta.


“Ternyata kita selama ini berada di dataran tinggi yang terletak ditengah pegunungan.”


Arang terus menggambar peta, hingga salah satu goblin yang diperintahkan untuk mencari tanaman herbal maupun sesuatu yang berharga, tiba-tiba mendatanginya.


Goblin itu pun menceritakan apa yang dia lihat. Sepertinya banyak manusia di bawah sana, mereka sedang bertarung satu sama lain.


Merasa penasaran arang pun segera merasuki tubuh goblin yang posisinya tidak begitu jauh dari tempat kejadian


Kemudian saat melihat dengan mata kepalanya sendiri.


"Manusia, kah?." Arang melihat dua kelompok manusia yang sedang bertarung.


"Yap, tidak salah lagi mereka adalah manusia."


***


{Bersambung}

__ADS_1


__ADS_2