System Play Store

System Play Store
74. Pasokan Listrik


__ADS_3

Saat merapihkan tata letak bangunan desa, aku mengalami sedikit kesulitan dalam menentukan tempat strategis beberapa fitur penting, alhasil aku pun meminta saran pada Arang.


Kuil adalah tempat yang selalu ramai dikunjungi oleh warga, Arang memberikan saran agar bangunan itu ditempatkan di tengah desa berdekatan dengan balai desa.


Begitu pula dengan tempat pengolahan ramuan. Desai bangunan ini yang terlihat seperti toko serba ada membuatnya menjadi landmark yang bagus jika ditempatkan di tengah desa.


Sedangkan fitur lainnya seperti Barak, Camp dan laboratorium akan dipindahkan di bagian luar desa dengan alasan menjaga keamanan dan kerahasian.


Alasan yang sangat logis mengingat di masa depan banyak jenis pasukan baru yang akan dibuka, beberapa dari jenis Pasukan itu berpotensi menimbulkan masalah jika muncul di tengah kota.


Oleh sebab itu kami berencana untuk membuat tempat khusus yang akan dijadikan sebagai wilayah pelatihan prajurit.


Pertambangan, tempat dimana semua Gold Mine dan Elixir Pump aku simpan. Dengan alasan keamanan aku sengaja menyimpan semua fitur penghasil sumberdaya gratis tanpa batas itu di dalam bunker bawah tanah.


Setelah mengambil sumberdaya yang dibutuhkan, aku segera membuka toko kelas off Klan untuk membeli alat pengumpul sumberdaya baru yaitu Dark Elixir Pump, yang bisa menghasilkan sumberdaya berupa Dark Elixir.


Nantinya sumberdaya yang telah dikumpulkan akan digunakan sebagai bahan utama melatih pasukan kegelapan.


Alat pengumpul Dark Elixir berbentuk bor yang menggali bumi, Mirip seperti kilang minyak. Produksi Dark Elixir jauh lebih lama dibanding sumberdaya lainnya, aku pun terpaksa menunggu hingga semua sumberdaya yang aku butuhkan terkumpul.


Setelah itu aku berniat membeli bangunan pertahanan jenis baru yakni Menara Tesla, menara pertahanan yang bisa melindungi dari serangan darat maupun udara.


Dengan sisa sumberdaya yang aku miliki masih bisa membeli setidaknya satu unit menara Tesla. Meskipun meningkatkan pertahanan bukanlah hal yang begitu diperlukan saat ini, tetapi aku tetap membelinya dengan alasan menghemat waktu upgrade.


[Transaksi berhasil]


Satu menara Tesla tersembunyi berhasil aku dapatkan, aku menempatkannya di dekat town hall untuk melindungi bangunan paling penting tersebut.


Namun terjadi sebuah masalah yang sebelumnya tidak pernah aku alami.


[Tesla Tower tidak berfungsi, dibutuhkan sumber energi untuk mengaktifkannya]


Notifikasi memberitahu informasi yang terlihat tidak menyenangkan.


'Menara pertahanan Tesla tidak bisa berfungsi tanpa sumber energi?. Bagaimana mungkin bisa seperti ini, bukankah selama ini semua menara pertahanan berfungsi dengan baik tanpa memerlukan energi?.'


Saat ini desa kami memiliki total dua belas menara pertahanan yang diantaranya adalah 3 meriam, 2 mortar, 2 peluncur roket, 2 menara penyihir dan 3 menara Archer. Selama ini semuanya berfungsi dengan baik tanpa memerlukan sedikitpun sumberdaya untuk mengaktifkannya.


“Apa ada sesuatu yang spesial dari Menara Tesla hingga membuatnya memerlukan sumberdaya ketika hendak digunakan?.” tanyaku penasaran.


Ding! jawaban segera keluar dari sistem.

__ADS_1


[Sambaran petir yang dihasilkan oleh menara pertahanan Tesla menyebabkan kerusakan tinggi sekaligus menyebabkan abnormal status 'stun' dan efek berantai]


Sistem memperlihatkan padaku video demonstrasi kekuatan dari menara pertahanan Tesla. Dari hasil pengamatan ku pada video tersebut, aku mengambil kesimpulan jika terdapat perbedaan pada Tesla di dalam game dengan Tesla real life.


Jujur aku berpikir jika menara pertahanan ini menang sangat berguna, bayangkan saja menara ini memiliki kerusakan yang besar, mampu menghentikan pergerakan musuh juga bisa melukai beberapa lawan sekaligus.


Kurang apa lagi?


Menara pertahanan ini terlalu Kuat. Perlunya energi merupakan sebuah nilai minus diantara segudang keunggulan, Aku pikir memang wajar jika menara Tesla membutuhkan sumber daya untuk mengaktifkannya.


Tetapi masalahnya....


Aku menatap desa kecil yang begitu gelap saat malam hari. Penerangan yang menggunakan lampu listrik hanya terdapat pada Town Hall, sedangkan rumah warga hanya menggunakan obor batu bara.


Benar, tidak banyak pasokan energi listrik yang desa kami miliki. Satu-satunya alat pembangkit listrik yang kami miliki hanya ada di Town Hall, dan itu pun sebagian besar listrik yang dihasilkan digunakan untuk perawatan Terminatrix.


Aku merasa bersalah karena mengambil seluruh energi listrik untuk diriku sendiri. Sedangkan yang lainnya harus rela menderita karena obor batu bara terkenal tidak sehat.


Bagaimana pun caranya aku harus menyediakan sumber energi untuk mereka. Bukan karena aku menginginkan menara Tesla, tetapi ini demi masa depan desa.


“Tetapi apa yang harus aku lakukan?.” pertanyaan paling dasar muncul dalam pikiran.


Aku tidak tahu darimana akan memulai.


Ding!


Notifikasi memberikan ide yang dapat memecahkan masalahku. Dengan harapan mendapatkan sesuatu yang berguna, aku segera membuka menu toko. Membutuhkan waktu cukup lama untuk menemukan fitur yang aku inginkan.


Hingga akhir aku menemukan beberapa item yang aku pikir akan berguna.


Kincir angin: Bangunan ini bukan hanya sekedar hiasan semata. Kincir angin dilengkapi dengan sistem yang dapat merubah gerakan turbin menjadi listrik.


“Aku pikir kincir angin cukup bagus, mengingat daerah pegunungan yang sangat berangin.”


Kincir angin masuk dalam daftar rekomendasi. Kemudian item selanjutnya adalah...


PLTN: pembangkit listrik tenaga nuklir. Sebuah fasilitas yang bisa menghasilkan energi listrik untuk satu kota besar. Memerlukan penanganan ekstra ketat karena berpotensi menimbulkan bencana besar.


Jujur aku tidak yakin memasukan ini dalam list karena terlalu menakutkan. Nuklir bagaikan pisau bermata dua, jika ditangani dengan benar fasilitas ini bisa memberikan sumber energi yang sangat melimpah.


Tetapi resikonya jika melakukan kesalahan kecil sekalipun bisa berakibat fatal. Pilihan ini bagaikan bom bunuh diri, bukan hanya satu orang yang akan mendapatkan dampak negatif darinya.

__ADS_1


“Lagipula aku tidak membutuhkan energi sebesar itu.”


Aku menyingkirkan pilihan membeli PLTN, meskipun begitu tidak menutup kemungkinan suatu saat aku akan membutuhkan fasilitas tersebut.


Kembali melihat item yang membuatku tertarik, modal yang aku miliki membuatku hanya memiliki sedikit pilihan. Pada akhirnya hanya kincir angin yang saat ini bisa aku beli.


Tetapi ketika aku akan melakukan transaksi, tiba-tiba Notifikasi memberitahuku jika ada dua tiket gacha yang belum aku gunakan. Menyadari itu aku pun segera mengurungkan niat untuk membeli kincir angin.


“Mari putar roda keberuntungan terlebih dahulu, mungkin aku bisa mendapatkan sesuatu yang lebih baik dari kincir angin.”


Teringat oleh perkataan Rani jika aku pasti akan mendapatkan apa yang aku butuhkan, membuatku berharap begitu tinggi terhadap tidak keberuntungan.


[Menggunakan 1 tiket roda keberuntungan]


Jumlah tiket yang semula ada 2 kini berkurang satu. Penglihatanku pun berubah, sinar bersinar terang, lalu muncul sebuah roda yang dipenuhi oleh berbagai hadiah.


Roda keberuntungan mulai berputar, tatapanku penuh harapan hingga perlahan harapan itu mulai pudar manakala apa yang aku dapatkan tidak sesuai ekspektasi.


Ding!


[Mendapatkan Blue print kosong]


Sebuah gulungan yang tidak memiliki tulisan apapun masuk ke dalam inventaris milikku. Aku tidak tahu apa gunanya benda itu. Tetapi melihat jika tingkat kelangkaan hadiah itu adalah Rare membuatku berpikir jika hadiah tersebut menang sampah.


Satu putaran yang gagal membuatku kehilangan seluruh harapan dan semangat. Tersisa satu percobaan tetapi aku tidak akan berharap banyak.


[Menggunakan 1 tiket roda keberuntungan]


Rollet kembali berputar tetapi aku tidak peduli. Aku berharap putaran segera berakhir agar aku bisa mengakhiri semuanya segera.


Roda berhenti berputar, jarum menunjukkan hadiah yang aku dapatkan ternyata sebuah permainan baru.


[Mendapatkan Polout 76]


Ketika mendengar nama dari game yang aku dapatkan, seketika aku teringat dengan game gagal dengan genre bertahan hidup setelah perang nuklir.


“For real, emang boleh sehoki ini?.”


Aku berteriak keras karena begitu senang, hingga membuat seluruh warga desa termasuk Arang terkejut. Aku dengan cepat meminta maaf, setelah itu mulai berdiskusi dengan Arang tentang rencanaku.


***

__ADS_1


Bersambung.


[Pesan Author: maaf gays kali alurnya lambat dan tidak menarik. Tapi mohon dukungannya dengan memberikan komentar dan vote jika berkenan]


__ADS_2