System Play Store

System Play Store
55. Nama yang Aneh


__ADS_3

Clan Castle, salah fitur dari game Kelas off Klan yang telah terbuka sejak Town Hall mencapai level 3. Di dalam game Clan Castle berguna untuk meminta bantuan pasukan pada teman satu Clan.


Dikarenakan aku tidak memasuki sebuah klan dikarenakan hanya aku seorang diri yang menjadi player dari game ini, membuat fitur Clan Castle menjadi tidak berguna.


Tetapi belakangan diketahui jika fungsi dari Clan Castle mengalami perubahan. Jika sebelumnya fitur tersebut hanya berguna untuk menampung pasukan bantuan, kini Clan Castle bisa digunakan sebagai tempat pelatihan pasukan yang bisa dibawa kemanapun.


Itu seperti sebuah Barak portabel.


Sebuah bangunan setinggi dua setengah meter memancarkan sinar dari dalam, ketika empat gerbang yang berada di masing-masing sisi bangun itu terbuka, sinar yang begitu menyilaukan membuat penglihatanku terganggu.


Mungkin ini karena sifat dari cacing tanah yang lebih banyak melakukan kegiatannya di dalam tanah sehingga sinar seterang itu membuatku terganggu.


Setelah pintu Clan Castle terbuka, puluhan pasukan yang terdiri dari berbagai macam job keluar bergabung dengan pasukan yang lain. Arang menganggukkan kepalanya dengan senyuman kecil di bibir saat melihat fungsi dari Clan Castle yang begitu praktis.


Sekarang dia tidak perlu khawatir dengan kehabisan pasukan saat melakukan pertempuran, karena dengan Clan Castle Arang bisa melatih pasukan dengan cepat tanpa perlu menunggu pasukan bantuan datang dari pabrik.


“Baiklah, aku rasa bisa melakukannya dengan pasukan ini.” ucap Arang.


Pasukan yang ia bawa kali ini lebih banyak didominasi oleh para Penyihir dikarenakan monster yang akan dia hadapi memiliki jumlah begitu besar yakni koloni semut.


Kekalahannya tempo hari dari monster berjumlah puluhan ribu tersebut menjadi pengalaman berharga bagi Arang. Belajar dari kekalahannya, Arang kini dapat membuka strategi terbaik untuk melawan para semut.


Pasukan yang dia bawa lebih banyak menggunakan pasukan tipe Range atau pasukan jarak jauh. Arang bahkan sama sekali membawa satupun Barbarian, tetapi pasukannya didominasi oleh Penyihir yang merupakan salah satu tipe pasukan baru.


Penyihir memiliki kemampuan untuk menembakkan bola api dengan kerusakan area menggunakan sihir. Pasukan yang sangat kuat untuk Town Hall awal, namun sayangnya pasukan tipe ini memiliki kekurangan dimana para Wizard mengambil lima poin Camp hanya untuk satu tentara.


Artinya satu Wizard sama dengan lima Barbarian maupun Archer, itu sama halnya dengan balon dan Giant. Tetapi jenis pasukan terbanyak memakan tempat bukan wizard, balon maupun Giant.


Di Town Hall level 6 ada satu jenis pasukan lagi yang terbuka. Pasukan itu cukup mahal dimana memerlukan 12 poin Camp untuk membawanya, sehingga jumlah pasukan pun menjadi menurun drastis hanya untuk membawa dua pasukan tersebut.


“Tetapi, mereka sepadan dengan harga yang harus dikeluarkan.” Arang menatap dua perempuan dengan jubah putih berkerudung yang menutupi wajah mereka.

__ADS_1


Jubah putih yang keduanya kenakan memancarkan cahaya, membuat seakan mereka bukanlah sosok biasa melindungi para utusan dari Dewa. Keduanya adalah para Healer yang memiliki kemapuan penyembuhan.


Kemampuan penyembuhan bukan satu-satunya yang dimiliki oleh para Healer. Jika jubah mereka dilepas akan terlihat sosok rupawan bagi bidadari, dan sepasang sayap di punggung para Healer membuat keduanya seperti sosok yang sering digambarkan sebagai malaikat.


Arang merasa bingung dengan ras para Healer, dia mengetahui beberapa ras yang memiliki kemampuan terbang dengan sayap diantaranya adalah Birdman, Dragonewt dan Kamael. Tapi para Healer tidak ada satupun memiliki ciri-ciri dari ras yang dia ketahui.


“Apa itu artinya para Healer memang berasal dari ras malaikat?.”


Arang tidak menunjukkan reaksi semestinya seperti yang dia tunjukkan pada pasukan baru yang lain. Bukan karena para Healer tidak berguna sehingga Arang tidak menyukai mereka, namun sebaliknya para Healer akan berperan penting karena menjadi satu-satunya jenis pasukan dengan kemampuan medis.


Lalu kenapa dia tidak begitu senang?.


“Well, itu karena sebagian besar Malaikat yang pernah aku jumpai memiliki sifat yang sama sekali tidak menyenangkan.” jawab Arang.


Ternyata alasannya karena pengalaman buruk Arang dengan para malaikat yang tidak terlalu bagus. Dia mengatakan jika para Malaikat memiliki kesombongan yang begitu tinggi, bahkan Arang berkata jika tidak ada makhluk lain yang memiliki harga diri lebih tinggi dibandingkan dengan Malaikat.


“Bahkan para Calestial maupun Dewa tidak begitu sombong dibandingkan dengan mereka, meskipun faktanya para malaikat hanya para pelayan dari dewa. Tetapi tugas mereka itulah yang membuat mereka begitu sombong karena berpikir ras mereka adalah yang terbaik ke dua setelah Dewa, sedangkan ras lainnya begitu rendah karena hanya bisa hidup di bawah langit.”


Lantas apakah Arang tidak akan memasukkan tentara Healer kedalam pasukannya?. Tentu saja tidak, meskipun dia membenci para malaikat di kehidupannya yang dahulu, tetapi Arang tentu tidak akan mengaggap jika semua malaikat itu sama.


“Unit Healer sangat berguna, akan sangat disayangkan jika mereka tidak digunakan.”


Arang lebih memilih untuk mengesampingkan kebenciannya, dan mementingkan keuntungan yang bisa dia dapatkan. Lagipula meski para Healer adalah malaikat, aku berpikir jika mereka tidak ada bedanya dengan pasukan lain yang berasal dari Barak pelatih.


Healer bahkan lebih perhatian dibandingkan semua unit yang pernah aku latih di barak. Mereka seperti seorang dokter yang mengawali pasien dengan penuh kebijaksanaan, membuat para Healer dengan mudah berbaur dengan seluruh pasukan. Tidak mungkin bukan makhluk seperti mereka menjadi begitu sombong seperti yang Arang katakan?.


“Mereka seperti anak-anak yang polos, tidak ada kebencian maupun perasaan iri dengki. Jika mereka dididik dengan benar dengan cara membuat semuanya paham jika tidak ada satupun dari mereka yang sepesial, maka aku yakin semua jenis pasukan akan saling menghargai satu sama lain.”


Perkataan ku tidak hanya ditujukan pada para Healer, tetapi untuk semua jenis pasukan. Menang kenyataannya demikian, setiap pasukan memiliki perannya masing-masing sehingga kemampuan mereka pun berbeda-beda. Sehingga tidak ada pasukan yang lebih baik dari pasukan yang lain.


“Kau benar, para Healer berbeda dengan para malaikat.” akhirnya Arang bisa berdamai dengan dirinya sendiri, kebenciannya terhadap Malaikat tidak akan berpengaruh pada penilaiannya terhadap Unit Healer.

__ADS_1


Setelah semua pasukan telah siap, Arang pun memanggil monster beruang dari dalam Poket Ball.


“Bersatu, aku memanggilmu!.” dia berteriak saat melempar bola monster yang merupakan ritual untuk menggunakan Poket Ball. Meskipun sebenarnya dia tidak perlu melakukan itu.


“Tunggu, apakah 'Bersatu' adalah nama dari Beruang itu?.” tanyaku dengan sedikit penasaran.


“Ya, bukankah itu nama yang jenius?.” Arang menjawab dengan begitu bangga seakan tidak merasa sedikitpun keanehan.


Bersatu merupakan gabungan dari kata Beruang dan Satu yang berarti Beruang itu adalah Beruang pertama yang berhasil Arang taklukkan dan menjadi peliharaanya.


‘Meskipun namanya memiliki arti yang jelas tetapi tetap saja menggunakan nama seperti itu pada bintang peliharaan rasanya agak aneh.’


Aku merasa agak prihatin dengan nasib Goblone dan Bersatu karena memiliki majikan dengan selera penamaannya yang aneh.


“Oh benar, kau tidak memiliki nama bukan?.” Arang tiba-tiba berkata seperti itu saat menatapku.


“Apa yang Kau katakan? Bukankah kau sudah mengetahui namaku? Apa mungkin kepala mu terbentur sesuatu sehingga kau lupa ingatan?.”


“Bukan itu maksudku.”


Arang menjelaskan jika kondisiku saat ini yang merupakan cacing tidak mungkin dipanggil dengan nama asliku, jadi dia menyarankan aku untuk membuat nama baru untuk Avatar yang aku gunakan.


“Bagaimana jika...”


“Tidak terimakasih, aku sendiri yang akan mencari nama untuk Avatar ini.”


Tidak mungkin aku akan membiarkan Arang memberikan nama untuk Avatar milikku, jika itu terjadi aku tidak dapat membayangkan nama aneh seperti apa yang akan dia berikan.


***


Bersambung.

__ADS_1


__ADS_2