System Play Store

System Play Store
45. Pertambangan


__ADS_3

[Aurelia POV]


Kesedihan karena kehabisan makan yang begitu enak terasa begitu menyedihkan, tetapi lebih dari itu, aku telah melakukan kesalahan besar.


Ini buruk, sangat sangat buruk.


Bagaimana bisa aku justru memakan berlian yang menjadi bahan penting dalam beberapa item kerajinan Mining Craft.


“Aku tidak tahu harus bagaimana lagi.”


Bisa saja aku mencari berlian lainnya dan pasti akan mendapatkannya. Tapi masalahnya setelah mendapatkan berlian yang aku inginkan lalu apa?.


Apa aku harus memakannya lagi?.


Tidak, itu hanya akan menjadi sebuah pemborosan yang tidak berguna. Aku harus menyimpan berlian itu, titik!.


Dengan bersungguh-sungguh aku menguatkan tekad untuk tidak memakan berlian lagi. Tetapi apa itu mungkin?.


Kenikmatan yang aku rasakan sebelumnya sungguh tidak dapat dilawan. Seperti seorang pecandu, aku kehilangan kendali atas diriku sendiri begitu sudah mendapatkan berlian.


Seakan insting yang aku miliki memang menginginkan aku untuk memakan berlian yang telah aku dapatkan.


Apa mungkin ini karena sifat dari Avatar cacing yang aku gunakan?. Ini membuatku penasaran, bagaimana jika aku menonaktifkan game Hungry Worm, apakah ketertarikan memakan berlian akan hilang?.


Banyak hal yang tidak aku mengerti jadi mari pelajari satu persatu.


Tidak perlu terburu-buru, Arang mengatakan jika dirinya akan membawa banyak pasukan untuk menaklukkan Dungeon yang aku lihat di dalam mimpi. Seharusnya dengan ini semua akan menjadi baik-baik saja bukan?.


“Meskipun begitu aku tetap ingin melihat Rani. Namun tidak dengan keadaan seperti ini.”


Aku berharap Arang dan Master Builder dapat secepatnya memecahkan masalah robot T-X agar aku bisa menggunakannya sebagai pengganti tubuhku.


Tetapi sepertinya itu akan memeluknya waktu lebih lama hingga apa yang aku inginkan terwujud.


“Baiklah, mari mulai kembali bekerja.”


Menggunakan insting rasa lapar, aku mencari sesuatu yang bisa dijual dari dalam perut bumi. Seperti yang dugaanku jika perasaan yang aku rasakan saat menemukan berlian tidak bisa lagi aku rasakan.


Itu membuktikan jika berlian menang item langka yang tidak mungkin bisa dengan mudah ditemukan. Tetapi selain berlian juga terdapat banyak item lainnya yang bisa aku ambil.


Aku mengarah ketempat makanan terdekat lebih dahulu. Kecepatan menggali lebih cepat daripada ketika aku bergerak di permukaan.


Hal itu dikarenakan Werwurm memang penggali yang handal dengan kekuatan naga bumi, ditambah efek peningkatan akibat memakan berlian membuat kecepatan bergerak bertambah hingga 300%.


“Ini dia.”


Tanpa sabar, aku segera memakan bijih yang baru ku temukan. Meskipun aku sebelumnya berniat untuk menyimpannya, tapi rasa penasaran akan rasa dari bijih baru membuatku kehilangan kendali.

__ADS_1


“Hemmm... ini tidak seenak berlian, tapi lumayan.”


Karena tidak seenak berlian, aku pun tidak memuntahkan biji yang aku makan untuk kemudian di makan kembali seperti yang aku lakukan sebelumnya.


Ding!


[Mendapatkan 1 bijih Tungsten]


[Menggunakan 90 Exp]


[Level Up]


Lewat notifikasi aku bisa mengetahui nama dari bijih yang sedang ia makan.


“Bahkan Tungsten.”


Sebagai buruh pabrik baja aku sedikit tahu tentang logam yang baru saja masuk kedalam mulutku. Tungsten dikenal sebagai loga terkuat yang bisa di dapat dari alam.


Karena ketahanannya Tungsten digunakan sebagai bahan pembuatan peralatan militer seperti peluru anti tank, rudal jarak jauh dan sebagainya.


Jika orang-orang tahu di gunung ini ternyata menyimpan cadangan bijih Tungsten hingga berlian, sudah dapat dipastikan jika para bos penambang akan berbondong-bondong datang ketempat ini untuk mengacaukan semua yang ada.


Meskipun aku sendiri bekerja dalam pekerjaan yang sangat erat kaitannya dengan pertambangan, tetapi sebenarnya aku sangat membenci bisnis seperti itu karena sangat merusak alam.


Lalu apa kabar dengan diriku yang saat ini tidak ubahnya alat pengeruk tanah yang merusak lingkungan?.


Tidak ada yang perlu dikhawatirkan, sebagian besar tanah yang aku makan akan aku buang di belakang sehingga tidak ada lubang kosong yang ditinggalkan saat aku bergerak di dalam bumi.


“Maksudku.... yeah pasti kalian sudah bisa membayangkannya.”


Kegiatanku terus berlanjut hingga sudah banyak bahan tambang yang berhasil aku kumpulkan.


“Sungguh, ada apa dengan gunung ini seakan semua bahan tambang yang aku ketahui tersimpan di dalam tempat ini.”


Hanya dengan melakukan penambangan aku sudah merasa menjadi orang kaya, bagaimana tidak coba bayangkan bagaimana perasaan mu jika tiba-tiba menemukan cadangan emas yang jumlahnya bisa mencapai puluhan kilogram.


Bukan hanya itu, aku juga menemukan cadangan perak, batu bara, besi dan beragam batu mulia seperti safir, Ruby dan banyak batu permata yang aku tidak tahu namanya.


Sekarang aku mengerti kenapa banyak orang tidak peduli dengan masalah lingkungan. Selama banyak uang bisa di dapatkan, mereka akan terus mengeruk bumi tanpa mengenal rasa puas.


“Seperti yang terjadi padaku saat ini.”


Ditengah perut bumi yang gelap, aku terdiam sambil melihat banyaknya persediaan bahan tambang yang bisa aku dapatkan.


Sudah berjam-jam aku melakukan penambangan, tapi aku merasa masih belum cukup. Aku ingin membeli game baru dengan fitur yang bisa memberikan apa yang selama ini aku inginkan.


Tetapi, apa menang harus melakukannya secepatnya?.

__ADS_1


Bagaimana dengan beristirahat?.


Meskipun aku tidak merasakan lelah karena stamina akan terus terisi penuh saat aku memakan tanah dan batu.


Tetapi tetap saja aku merasakan kelelahan secara mental.


Ini sangat buruk, bagaimana jika aku terlalu terbiasa dengan tubuh cacing saat ini, mungkinkah aku bahkan akan melupakan jika sebenarnya aku adalah manusia?.


“Aku pikir sudah saatnya kembali.”


Tidak ingin kehilangan pikiran, aku memutuskan untuk mengakhiri penggalian untuk hari ini. Menonaktifkan Hungry Worm, penglihatanku yang semula hanya ruang gelap di dalam tanah kini menjadi area pabrik yang sangat indah.


“Aku merasa telah meninggalkan tempat ini selama bertahun-tahun.”


Hatiku merasa tentram saat melihat alam bebas di sekitar area pabrik yang begitu indah, banyak burung beterbangan di langit dan hewan liar bermain di hutan.


Meskipun singkat, tapi aku merasa telah meninggalkan tempat ini selama bertahun-tahun.


“Tunggu, bagaimana jika aku benar-benar telah melewati waktu bertahun-tahun selama menggali?.”


Dengan panik aku segera membuka kalender yang merupakan salah satu fitur System Play Store. Setelah melihat kalender aku langsung menghela nafas lega karena apa yang ku takutkan ternyata hanya imajinasi ku saja.


Rupanya selama melakukan penggalian aku telah menghabiskan waktu tiga jam. Arang masih belum kembali, saat ini sepertinya dia sedang membangun rumah untuk para pengungsi.


“Hem, bagaimana jika aku membantu mereka dengan material yang aku miliki?.”


Pikiranku seketika mengingat keahlian yang aku miliki dalam membangun rumah di game Mining Craft.


Aku hanya bisa membangun rumah berbentuk kotak dari blok tanah dan kayu.


“Itu sangat buruk.”


Sudah aku katakan jika aku hanya seorang kasual player, jadi jangan berharap aku memiliki skill luar biasa dalam bermain game.


Meskipun aku tidak bisa membangun rumah, tapi aku percaya jika Arang dan yang lainnya bisa menggunakan material yang aku miliki dengan lebih baik.


Aku pun memanggil beberapa goblin yang akan menjadi pembawa barang. Setelah mengambil ribuan balok material dariku, para Goblin pun segera berangkat menggunakan ballon udara.


Melihat balon mulai terbang ke timur, membuatku merasa mengantuk.


“Aku pikir suda saatnya aku tidur siang.”


Mematikan semua game, jiwaku pun kembali ke potongan kepala di dalam brankas. Kegelapan di dalam brankas menginginkan aku pada bagaimana rasanya berada di dalam tanah.


“Gelap dan sepi, aku tidak menyukainya.”


***

__ADS_1


(Bersambung)



__ADS_2