
Hanya ada dua jalan yang bisa aku gunakan untuk keluar dari dalam lambung Naga. Jalan pertama adalah saluran penghubung antara mulut dan lambung. Tentu saja jalan itu tidak bisa aku gunakan karena tertutup oleh daging yang begitu keras.
Sementara jalan kedua adalah melalui bawah yang terdapat di dasar lambung. Aku belum pernah mencoba menggunakan jalan itu karena merasa tidak nyaman berenang di tengah kolam asam lambung yang dipenuhi oleh sisa makan atau lebih tepatnya muntahan.
Tetapi berada di dalam lambung pun membuatku sangat tersiksa, bau tidak sedap yang begitu menyengat mulai membuat kepalaku terasa pusing.
“Ini adalah sebuah dilema.”
[Asam lambung Naga adalah bahan langka yang biasa digunakan untuk membuat ramuan tingkat tinggi]
“Sungguh!.” berpikir jika asam lambung bisa dijual dengan harga mahal di play store, aku pun berniat mengambil asam dengan memasukkan ke dalam storage.
[Objek hidup tidak dapat dimasukkan ke dalam storage]
Namun aku tidak bisa melakukannya karena asam lambung masih dianggap bagian dari tubuh Naga Geni. Menyadari kenyataan itu membuatku kesal.
“Jika aku tidak bisa mengambil asam lambung ini, lalu kenapa kau memberitahu informasi itu di awal?.”
[Pembagian informasi bertujuan agar player memanfaatkan asam lambung untuk pertumbuhan diri sendiri]
“.......”
Aku merasa tidak percaya dengan apa yang baru saja aku dengar.
“Serius? Kau ingin aku menekan semua muntahan menjijikan ini?.”
[Rasanya tidak seburuk dengan apa yang anda pikirkan]
“Siapa yang peduli! Meskipun mungkin seenak yang mau katakan, tetapi tetap saja tidak akan aku makan karena penampilannya begitu buruk.”
Penampilan menentukan segala kau tahu itu bukan?.
[Jadi anda adalah tipe wanita yang mengutamakan penampilan dibandingkan dengan ekonomi dan sifat pasangan saat mencari pacar]
“Wat de hel, kenapa kau malah melenceng begitu jauh..... Sebenarnya tadi kita sedang ngomongin apa sih?.”
Aku merasa seperti orang gila saat berbicara dengan sistem. Meskipun kecerdasan yang mengelola play store itu sangat membantuku di berbagai situs, tetapi terkadang Sistem juga bisa menyesatkan.
“Apa pun yang terjadi aku tidak akan memakan muntah itu.”
[Dimengerti. Jika begitu bagaimana dengan menggunakan anak-anak player]
“Hah?.” Hanya bisa mematung saat mencoba mencerna perkataan sistem yang semakin sulit dimengerti.
Sungguh sangat di luar nalar. Aku tidak mengerti bagaimana dia bisa memintaku untuk menggunakan anak-anakku sedangkan aku sendiri tidak pernah melakukan perkawinan, apa lagi memiliki anak.
[Player bisa melahirkan tanpa perlu melalui proses perkawinan, dengan cara menggunakan keahlian (Breeding)]
__ADS_1
(Breeding) adalah salah satu kemampuan yang aku dapatkan setelah Avatar cacing utama berhasil melakukan evolusi. Kekuatan itu awalnya milik dari Ratu semut, namun setelah aku menahannya kekuatan (Pembiakan) pun menjadi milikku.
Karena penasaran dan juga sudah tidak tahan ingin segera keluar, aku akhirnya mengikuti saran sistem dengan menggunakan kemampuan (Breeding).
Perasaan yang aneh dirasakan setelah aku mengaktifkan kemampuan Pembiakan. Sesuatu mulai tumbuh di dalam perutku, rasa sakit yang tidak tertahankan membuatku tidak nyaman hingga akhir sesuatu mulai keluar dari tubuhku.
Ding.
[Selamat player baru saja bertelur]
Notifikasi muncul memberitahukan apa yang baru saja terjadi. Belum sempat aku melihat telur yang baru aku keluarkan, tetapi tiba-tiba notifikasi kembali muncul. Kali ini informasi mengatakan jika telur telah menetas.
“Itu sangat cepat. Lebih cepat dari semangatku yang hilang setelah menonton video motivator.”
Aku tidak tahu berapa lama telur cacing menetas, tapi sudah jelas jika telur cacing menetas begitu di keluarkan adalah sesuatu yang tidak bisa.
Cacing yang baru menetas bisa aku berikan perintah melalui pikiran, aku pun memintanya untuk naik ke permukaan asam lambung afar aku bisa melihat wajahnya.
Meskipun aku tidak berharap banyak dari wajah seekor cacing tetapi aku tetap ingin melihat wajah dari anak yang baru aku lahiran ke dunia.
Kemudian saat cacing memperlihatkan wujudnya di permukaan asam, aku segera menyesali permintaanku sebelumnya. Lebih baik aku tidak pernah melihat sesuatu yang seperti itu lagi.
Cacing kecil aku perintahkan untuk memakan asam lambung, notifikasi muncul berkali-kali memberitahu jika anak cacing begitu senang mendapatkan makanan enak, kemudian pertumbuhannya juga begitu cepat karena asam lambung Naga sangat kaya akan gizi.
“Sungguh notifikasi yang tidak berguna.”
Setiap bertelur aku menghabiskan 10 poin energi sihir, itu bukanlah pengeluaran yang berarti karena saat ini aku masih memiliki 12 ribu energi sihir yang tersisa.
Merasa jika terkurasnya asam masih berjalan begitu lambat meskipun sudah ada sepuluh anak cacing, akhirnya aku memutuskan untuk melakukan penetasan lebih banyak lagi.
Hingga 5.000 energi sihir aku habiskan untuk menelurkan 500 telur cacing. Aku mulai terasa terbiasa dengan perasaan mual yang aku alami saat bertelur, meskipun begitu rasa jijik saat melihat anak-anakku masih belum menghilang.
“Ini seperti mimpi buruk.”
Saat ini aku berada ditengah-tengah kerumunan cacing yang jumlahnya lebih dari 500 ekor. Siapapun bisakah membayangkan betapa mengerikannya keadaanku saat ini?.
Tidak.
Tidak mungkin ada yang bisa membayangkan apa yang aku rasakan saat ini.
Kolam asam lambung mulai terkuras dengan cepat karena dikonsumsi oleh 500 cacing yang sedang kelaparan. Beberapa menit kemudian aku akhirnya bisa merasakan dasar dari lambung Naga.
Tetapi hal yang tidak terduga tiba-tiba terjadi.
[Avatar cacing Worm Runner telah memenuhi syarat untuk melakukan evolusi]
"Evolusi? Serius, bagaimana bisa?." Aku segera membuka menu statistik untuk mengecek, dan benar saja aku sama sekali tidak salah mendengar jika Avatar cacing sudah bisa melakukan evolusi.
__ADS_1
Ketika aku bertanya bagaimana Avatar cacing bisa mencapai level maksimum tanpa melakukan apa pun, sistem memberitahu jika setiap nutrisi yang dimakan oleh anak cacing, 30% nya akan dijadikan sebagai Exp untuk induknya.
“Itu berarti levelku mencapai maksimum karena mereka terus makan?.”
[Benar]
“Tapi kenapa aku tidak mendengar suara notifikasi kenaikan level?.”
[Player menonaktifkan fitur itu karena merasa terganggu]
“Ah, ya itu salahku.”
Aku merasa malu pada diriku sendiri karena memilih mengabaikan informasi yang datang hanya karena terganggu. Tetapi itu tidak bisa dielakkan, mendapatkan ratusan notifikasi perdetik membuatku hampir gila.
Ketika melihat menu evolusi, aku tidak hanya mendapatkan satu pilihan, ini seperti yang terjadi pada Avatar utama. Sepertinya memang evolusi pertama setiap Avatar hanya diberikan satu pilihan evolusi.
Perasaan bahagia saat tahu jika aku bisa menjadi lebih kuat dengan melakukan evolusi, seketika hancur berantakan setelah melihat perubahan wujud Avatar setelah berevolusi.
Sangat menjijikkan, itu seperti gerombolan cacing yang bersatu menjadi makhluk aneh. Punggungku terasa dingin hingga merinding ngerti begitu melihat wujud aneh itu.
“Skip.” aku memutuskan untuk tidak melakukan evolusi. Bahkan mungkin ini akan menjadi terakhir kalinya aku menggunakan Avatar ini.
Tetapi pilihan itu segera berubah saat aku menemui jalan buntu. Setelah seluruh asam dikuras, yang aku temukan yang aku temukan di dasar lambung justru jalan buntu.
Seperti saluran atas, jalan bawah pun tertutup rapat.
“Sekarang apa?.”
[Evolusi Avatar cacing memungkinkan anda melewati pembatas dengan masuk kedalam lubang penutup]
Lubang penutup?.
Saat aku melihat dengan seksama, daging yang menutupi jalan memang memiliki lubang namun ukuran begitu kecil.
Aku pesimis jika bentuk evolusi pun bisa masuk ke dalam lubang sekecil itu. Tetapi sistem meyakinkan aku jika ukuran dari bentuk evolusi bisa disesuaikan.
“Bahkan Avatar cacing itu bisa masuk ke dalam lubang jarum dengan mudah.”
Jika sistem sudah menggunakan begitu, pastilah seperti itu. Tidak ada pilihan lain, aku ingin segera keluar dari lambung sialan ini.
[Pilihan evolusi sudah dikonversi]
Selanjutnya seperti biasa penglihatanku menjadi begitu terang ketika proses evolusi tengah berlangsung.
***
__ADS_1