
Sebelum Arang kembali ke ladang, dia menyarankan aku untuk mencoba berbagi fitur penting yang terdapat pada tubuh robot T-X. Terutama fitur analisa, kemampuan itu dapat memperlihatkan data dari objek yang aku lihat dengan begitu rinci.
“Analisa!.”
Aku menggunakan kemampuan analisis pada buah tomat yang baru ku petik.
Ding!
[Tomat : Buah yang sering digunakan pada banyak hidangan termasuk salad, saus dan Sup. Tomat mengandung senyawa penting seperti vitamin C, vitamin A, serat, likopein yang merupakan senyawa antioksidan]
Melihat rincian informasi yang muncul setelah mengaktifkan Analisa, aku merasa seperti sedang melihat Wikipedia. Merasa cukup menarik, aku kembali menggunakan analisa pada berbagai objek di sekitar.
[Penduduk desa: seorang manusia yang tinggal di desa, sangat ahli dalam urusan rumah tangga dan mengurus kebun. Memiliki sifat yang begitu ramah, mudah untuk berteman ]
[Archer: unit tempur yang memiliki kemahiran menggunakan senjata panah. Sifatnya begitu dingin sehingga sulit untuk didekati, namun mereka sangat setia pada orang yang telah dianggap sebagai teman]
[Barbarian: unit tempur yang memiliki keahlian berpedang. Kecerdasan Barbarian lebih buruk dari seorang balita, namun tidak ada yang bisa menandingi ketekunan dan kerja keras para Barbarian]
Analisa yang aku lakukan menunjukkan berbagai hal baru, mengetahui sifat dan karakteristik setiap jenis pasukan pasti akan berguna nanti. Merasa jika pengetahuan ini akan cukup berguna, aku pun mencatat semua hasil analisa pada sebuah buku.
“Terimakasih tuan raksasa, kau bisa pergi sekarang.” raksasa yang baru saja aku analisa pun pergi dengan wajah bahagia.
Aku tidak tahu apa yang membuat setiap pasukan begitu bahagia saat aku ajak mengobrol. Aku yakin ini semua ada kaitannya dengan kuil Healer.
“Benar juga, diantara pasukan hanya Healer yang belum aku analisa.”
Saat ini Town Hall tengah dalam proses upgrade, tersisa 3 jam hingga proses tersebut terselesaikan. Aku sangat menantikan fitur-fitur baru yang akan terbuka ketika Town Hall mencapai level 7.
“Yang aku ingat di Town Hall 7 akan terbuka fitur Hero pertama, Raja Barbarian. Aku sangat bersemangat, ingin melihat bagaimana wujud dari Raja Barbarian di dunia nyata.”
Aku terus berjalan saat memikirkan proses upgrade Town Hall, hingga tanpa sadar aku sudah sampai di tempat yang aku tuju.
__ADS_1
“Jika dilihat dari dekat, tempat ini sangat megah. Seperti kuil dari peradaban Yunani atau semacamnya.”
Saat aku menginjakkan kaki pada anak tangga, tiba-tiba banyak Healer yang keluar dari kuil untuk menyambut ku. Sepertinya mereka memang telah menunggu kedatanganku.
Seharusnya aku segera kembali ke ladang setelah menganalisa para Healer, namun mereka terus mendesak ku untuk mampir. Karena aku juga penasaran dengan bagian dalam kuil membuatku menerima tawaran mereka.
Tetapi mungkin itu akan menjadi kesalahan fatal yang aku lakukan setelah kebangkitan ku.
Di depan kuil terdapat tiang-tiang menjulang tinggi, begitu memasuki kulit aku merasakan suasana yang begitu tentram.
Seluruh bagian tembok di dominasi warna putih dan lantai marmer mengkilap seperti cermin membuatku seakan baru saja dipindahkan ke istana kekaisaran Yunani.
“Ini benar-benar seperti gambaran dari kuil megah para Dewa yang aku lihat di game.”
Para Healer mengantarku ke tempat pemujaan. Seperti namanya tempat pemujaan, di dalam ruangan itu terdapat dua patung menyimbolkan Dewa-dewa yang dipercayainya oleh para Healer dan pasukan kami sebagai penguasa.
Ding!
[Authority Goddess Statue : Patung yang menggambarkan Dewi Kekuasaan, salah satu Dewi bagi penduduk Gunung Jaya]
Patung Penjaga Gunung digambarkan sebagai cacing raksasa dengan mulut mengerikan yang terbuka lebar. Menurut seorang Healer yang menemaniku, sosok Penjaga Gunung mewakili Kekuatan, Kemakmuran dan Perlindungan.
Sedangkan Patung Dewi Kekuasaan digambarkan sangat mirip dengan penggambaran Dewi Kali, sosok yang dipuji oleh Arang dalam ceritanya.
Dengan perwujudan seorang perempuan berkulit biru dengan tiga wajah dan memiliki banyak lengan yang membawa berbagai macam senjata. Sosok Dewi ini mewakili Pengetahuan, Penaklukan dan Perjanjian.
Selain dua patung yang dijadikan objek penyembuhan, di dalam kuil juga terdapat mural atau lukisan yang menceritakan tentang kehidupan di desa kami. Mulai dari hujan meteor, berlanjut menceritakan saat aku pertama kali bertemu dengan Arang, hingga cerita berakhir pada pertempuran kami melawan Semut.
“Sudah jelas jika Arang lah yang menjadi sumber cerita ini bukan?.” ucapku sambil menatap lukisan yang dibuat begitu indah.
Tidak ada satupun pasukan yang mengetahui bagaimana aku dan Arang bertemu, karena saat itu aku bahkan belum memiliki kekuatan sistem play store. Jadi sudah dipastikan bahwa Arang menceritakan tentang itu pada seniman yang membuat lukisan tersebut.
__ADS_1
“Anda benar yang Mulia, Jendral Arang memberikan banyak masukan sehingga kami bisa menyempurnakan lukisan ini.”
Arang mengatakan jika dia tidak ikut campur dalam pembangunan kuil, namun dia memberikan banyak masukan yang tentu saja semua perkataannya akan digunakan sebagai rujukan pembangunan.
Dengan kata lain semua yang ada di kuil ini adalah hasil dari pemikiran Arang sendiri.
Setelah puas melihat-lihat aku pun kembali menemui Arang yang masih berada di ladang. Sebelumnya aku hampir melupakan tujuanku datang ke kuil yakni melakukan Analisa pada Healer.
[Healer: Makhluk ras malaikat yang memiliki iman kuat dan kerendahan hati yang membuatnya mudah bergaul. Mahir menggunakan sihir cahaya terutama sihir penyembuhan]
Mereka terlihat seperti para Maiden kuil dewa-dewa dalam cerita mitologi Mesir atau Yunani.
***
Alam Celestial tengah digemparkan dengan kabar kematian salah satu Monarc pada dunia yang baru saja mengalami bencana tahap awal. Ini adalah kejadian yang belum pernah terjadi sebelumnya sehingga banyak menimbulkan reaksi dari entitas yang lebih tinggi.
Sebagian besar mengaggap kejadian ini sebagai peringatan untuk tetap waspada, tahap awal perkembangan adalah masa paling rawan untuk semua entitas yang lebih tinggi dikarenakan tingkat energi sihir yang berada di dunia masih tipis, sehingga makhluk yang lebih tinggi tidak bisa menggunakan seluruh kekuatan mereka.
Sedangkan yang lainnya mengaggap ini sebagai kesempatan untuk mengambil peninggalan dari Monarc yang telah mati. Kekuatan besar membuat mereka gelap mata. Salah satu entitas tinggi yang menginginkan kekuatan itu adalah Raja Naga penguasa alam Besakih.
Haus akan kekuatan, Raja naga memerintahkan salah satu pilar istananya untuk merebut kekuatan Monarc dari yang telah menaklukkannya. ini merupakan misi yang sangat berbahaya dikarenakan bisa saja berakhir dengan bencana.
Namun Raja Naga tidak perduli, dia berpikir Ras terkuat tidak mungkin mendapatkan kesulitan dari sebuah dunia yang masih berkembang. Dia mengatakan jika tidak tidak bisa mendapatkan kekuatan Monarc tersebut, maka urusannya tidak ada bedanya dengan makhluk rendahan seperti manusia.
***
[Jangan lupa tinggalkan Like dan Komentar]
Gambar kuil Penjaga Gunung
__ADS_1