Terikat Cinta Lain

Terikat Cinta Lain
Episode 40. Diangkat menjadi manajer Resto


__ADS_3

Pagi ini Satya berencana menjemput Anyelir agar bisa berangkat bareng ke kantor, ia hanya ingin berjaga-jaga mana tahu orang misterius itu muncul kembali, Satya tidak mau mengambil resiko hingga terjadi hal yang tidak diinginkan terhadap diri Anye sementara hari pernikahan mereka sudah semakin dekat.


Saat Satya datang, Anye sudah bersiap hanya tinggal berpamitan kepada Bu Ida dan teman-temannya saja. Setelah berpamitan, Satya segera melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang karena jalanan yang mulai padat dengan kenderaan yang lalu lalang disana.


Anye dikejutkan dengan suara dering hand phone nya, kemudia ia membukanya dan terlihatlah di layar sebuah pesan masuk dari nomor tak dikenal,


" Sudah aku bilang kan, jauhi Satya !, apa kamu mau aku membuktikan ucapanku !"


Setelah membaca pesan itu raut wajah Anye terlihat pucat, Satya yang berada disebelahnya merasa heran.


" Ada apa Nye, pesan dari siapa? kenapa wajahmu terlihat pucat?".


Anye tidak menjawab pertanyaan Satya, kemudian Satya yang merasa curiga segera mengambil handphone dari tangan Anye lalu membuka pesan masuk tadi.


" Sialan !!, siapa sebenarnya orang ini dan apa maunya", Satya segera melakukan panggilan terhadap nomor tersebut tapi nomor itu sudah tidak aktif.


" Aku harus menemukan orang ini sebelum pernikahan kita berlangsung Nye, kamu tenang saja ya, pokoknya pergi dan pulang kerja aku yang akan menjemputmu jadi kesempatan untuk dia mendekatimu jadi terbatas".


Anye yang masih merasakan ketakutan hanya mengangguk.


" Di situ jelas ditulis ia tidak ingin kita dekat atau bahkan tidak ingin melihat kita menikah. Selama ini yang tidak suka dengan kebahagianku hanyalah Tirta, aku akan mencoba menemuinya".


" Aku boleh ikut Mas, aku ingin melihat seperti apa sebenarnya wajah Tirta dengan begitu aku pasti bisa mengenali wajah orang yang kemaren mengancamku, jadi kita tidak hanya asal menuduh saja".


" Baiklah Nye nanti sore setelah pulang dari kantor aku akan mengajakmu kesana, sekalian kita menjenguk kakek dan membahas persiapan pernikahan kita".


" Oh ya Nye, kamu sudah diberitahu oleh pihak personalia tentang pengangkatanmu menjadi manajer resto?".

__ADS_1


" Belum Mas, tapi saat kita akan berangkat ke kampung, aku dipanggil oleh manajer resto Mas, beliau memberitahukan bahwa telah merekomendasikanku sebagai penggantinya karena beliau akan mengelola cabang hotel Mas yang baru dibuka di Bali dan katanya pihak personalia nanti yang akan memberitahukan langsung kepadaku".


" Kemungkinan hari ini Nye kamu akan diberitahu, kamu memang pantas menurut penilaian mereka untuk menduduki posisi itu".


" Alhamdulillah, aku sangat bersyukur dan sangat berterimakasih karena mereka telah percaya kepadaku, Insha Allah aku akan jaga kepercayaan mereka Mas".


Kemudian dengan wajah tersenyum bahagia Anye mengajukan pertanyaan kepada Satya, ia berharap masih boleh bekerja setelah mereka menikah.


" Jadi Mas, jika kita sudah menikah masih boleh kan aku bekerja? soalnya aku ingin mempunyai penghasilan sendiri dan jika Mas izinkan rencananya aku ingin bekerja sembari kuliah.


Dengan gaji sebagai manajer nanti, pasti akan cukup untuk membiayai kuliah dan membantu kebutuhan Ayah dan ibu di kampung".


Sejenak Anyelir terdiam sambil berharap cemas iapun menunggu jawaban dari Satya.


Sebenarnya sejak lama Anye sudah ingin kuliah tapi keadaan tidak memungkinkan, gaji yang ia terima setiap bulan habis untuk membayar cicilan rentenir dan untuk membantu kebutuhan orang tuanya.


Akhirnya Satya pun menjawab setelah ia berfikir sejenak mempertimbangkan permintaan Anyelir,


" Terimakasih Mas, Insha Allah Anye bisa, Nggak apa-apa kok Mas Anye membiayai kuliah dengan hasil kerja Anye sendiri, Anye hanya ingin belajar mandiri".


" Jika kamu ingin mendaftar kuliah secepatnya, biar besok Mas saja yang antar kamu ke kampus, rencananya mau kuliah dimana Nye? dan ambil jurusan apa?".


" Sekolah tinggi ilmu perhotelan Mas biar sejalan dengan pekerjaan Anye dan usahakan cari kampus yang terdekat saja ya Mas, biar bisa menghemat waktu".


" Oh, jadi kamu akan kuliah perhotelan? bagus Nye, jadi kamu bisa bantu aku untuk memajukan bisnis kita".


Anye tersenyum mendengar ucapan Satya, yang Anye inginkan hanyalah mendapatkan ilmu untuk bekal dia berkarir. Karena Perjalanan hidup setiap orang kedepannya tidak ada yang tahu bakal seperti apa begitu juga dengan Anye, jika suatu saat nasib buruk mengharuskan rumah tangganya kandas setidaknya ia punya bekal pendidikan untuk mendapatkan pekerjaan yang lebih baik.

__ADS_1


" Oh ya Mas...kita sudah sampai, Anye biar turun dan masuk duluan ya, nggak enak jika ada yang lihat kita masuk bareng karena kan belum banyak yang tau disini jika kita punya hubungan. Anye nggak mau kita jadi bahan gunjingan, terutama Mas".


" Kamu tidak perlu khawatir Nye, saya nggak perduli gunjingan mereka, toh cepat atau lambat mereka juga pasti tahu kita akan menikah, bila perlu dalam acara pengangkatanmu menjadi manajer aku akan memperkenalkan kamu sebagai calon istriku".


" Nggak usah Mas, nanti malah mereka berfikir aku telah memanfaatkan hubungan kita untuk mendapatkan jabatan sebagai manajer".


" Ya sudah terserah kamu Nye, Mas ikut apapun keputusanmu".


" Kalau begitu Anye duluan ya Mas, Assalamu'alaikum", pamit Anyelir.


" Wa'alaikumsalam", balas Satya.


Anye kemudian turun dari mobil, sebelum banyak orang yang melihatnya ia buru-buru berjalan menuju pintu masuk hotel. Hanya security yang tahu kalau Anye datang bersama bos mereka.


Setelah Anye tak terlihat barulah Satya turun, ia tersenyum kepada security yang tadi melihat Anye turun dari mobilnya.


Ketika Anye sampai di mejanya, semua teman-temannya mendekatinya dan memberi selamat, mereka sudah diberitahu jika Anye akan diangkat menjadi manajer resto.


Tak lama setelah itu pihak personalia memanggil Anye ke dalam ruangannya dan memberikan sebuah surat yang sudah ditandatangani Satya dan isinya menyatakan Anye resmi diangkat menjadi manejer resto sejak hari ini.


" Nye berhubung hari ini manajer lama kita akan berangkat jadi kamu bisa langsung menempati ruangannya sebagai ruangan barumu", ucap manajer personalia.


Anye kemudian mengucapkan terimakasih dan manajer personalia pun mengucapkan selamat kepada Anye sambil mengulurkan tangannya.


" Hari ini kita semua diizinkan bos untuk makan siang gratis diresto sebagai ucapan selamat atas pengangkatanmu dan sebagai ucapan selamat jalan untuk bapak manajer yang lama menuju ketempatnya yang baru. Semoga terus semangat dan sukses ya Nye", kembali manajer personalia memberikan semangat kepada Anyelir.


Kemudian Anyepun permisi untuk kembali ke mejanya, ia ingin memindahkan barang-barangnya ke ruangannya yang baru.

__ADS_1


Sorak sukacita datang dari teman-teman Anyelir bahkan ketika ada pengunjung yang mendengar omongan mereka, pengunjung tersebutpun tak segan-segan ikut memberikan ucapan selamat.


Hari ini adalah awal baru bagi kehidupan Anyelir, awal karirnya dimulai, awal baru baginya esok mengecap pendidikan lanjutan sebagai seorang mahasiswa dan beberapa hari lagi awal baru bagi kehidupan rumah tangganya, juga akan dimulai.


__ADS_2