Terikat Cinta Lain

Terikat Cinta Lain
Episode 82. Tangis dan amarah Satya


__ADS_3

Seketika tubuh Satya ambruk mendengar bisikan dari Anyelir, hasrat cinta yang berkobar padam tersiram oleh ucapan sang istri, tinggallah rasa pusing di kepalanya akibat keinginan yang tidak tersalurkan.


Namun bagaimana jika berhubungan intim ketika istri sedang haid? Menurut ajaran Islam, saat istri sedang haid atau menstruasi, hubungan intim menjadi perbuatan yang diharamkan.


Larangan tersebut telah tercantum dalam Al-Quran surat Al-Baqarah Ayat 222


وَيَسْـَٔلُوْنَكَ عَنِ الْمَحِيْضِ ۗ قُلْ هُوَ اَذًىۙ فَاعْتَزِلُوا النِّسَاۤءَ فِى الْمَحِيْضِۙ وَلَا تَقْرَبُوْهُنَّ حَتّٰى يَطْهُرْنَ ۚ فَاِذَا تَطَهَّرْنَ فَأْتُوْهُنَّ مِنْ حَيْثُ اَمَرَكُمُ اللّٰهُ ۗ اِنَّ اللّٰهَ يُحِبُّ التَّوَّابِيْنَ وَيُحِبُّ الْمُتَطَهِّرِيْنَ


yang artinya:


..."Mereka bertanya kepadamu tentang haid. Katakanlah: "Haid itu adalah kotoran". Oleh sebab itu, hendaklah kamu menjauhkan diri dari wanita di waktu haid; dan janganlah kamu mendekati mereka, sebelum mereka suci. Apabila mereka telah suci, campurilah mereka itu di tempat yang diperintahkan Allah kepadamu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang tobat dan menyukai orang-orang yang menyucikan diri....


...(QS Al-Baqarah 222)....


Hal ini juga diperkuat oleh hadits dari Aisyah, ada sosok laki-laki yang bertanya kepada Aisyah tentang apa yang boleh dilakukan istri yang sedang haid. Aisyah mengatakan, lakukan segala sesuatu kecuali farji. 


Inilah hukum ya para reader kesayangan author, harus tetap kita patuhi dan sampaikan, mudah-mudahan saling berbagi ilmu diantara kita akan mendapatkan keberkahan dan pahala kelak di akhirat. Aamiin....


Kembali kepada Anyelir ya para reader.... Anyelir saat ini merasa iba melihat sang suami yang terbaring di sampingnya dengan memijat keningnya, kemudian iapun meminta maaf lagi sembari memberikan ciuman di kening dan di pipi suaminya.


Satya yang mengetahui hukum berjima' dengan istri yang sedang haid adalah haram tidak mempermasalahkan sikaf Anyelir, ia kemudian bangkit mencium kening istrinya sembari berbisik,


"Saatnya kamu nanti suci, mas akan minta double dan tidak akan membiarkanmu keluar dari kamar ini seharian penuh", bisik Satya sembari tersenyum mesum.


Anyelir yang mendengar hal itu membulatkan matanya, ia membayangkan hukuman yang bakal ia terima, bisa-bisa ia tidak akan mampu berjalan di hari itu.


Senyum mengembang di bibir Satya saat melihat wajah lucu sang istri, kemudian ia mengambil laptop beserta tas kerja, lalu berpamitan dengan mencium kening istrinya. Malam ini dan dua malam berikutnya, Satya akan menginap di rumah yang dulu ia beli khusus buat Nadia, seperti janjinya.


Anye mengantar kepergian Satya sampai di depan teras, mobil Satyapun melaju, mulai hilang dari pandangan mata Anyelir. Anyelir kembali masuk, langsung menuju kamarnya untuk beristirahat. Sementara Bik Imah juga tengah beristirahat di dalam kamarnya.

__ADS_1


Di dalam kamar, Anye terbayang kebersamaan mereka, candaan yang membuat mereka tertawa serta obrolan sebelum tidur lainnya.


Rindu...ya rindu sosok suami yang baru saja pergi ke kehidupannya yang lama, sebelum kedatangan dirinya.


Satya telah sampai di rumah, Bi Ratih dan Mang Ujang menyambut kedatangan Tuannya yang sudah lebih dari dua minggu tidak pulang. Kemudian Mang Ujang berkata", Selamat malam Tuan."


"Selamat malam Mang, Bi Ratih, bagaimana keadaan kalian?", tanya Satya.


"Alhamdulillah, kami sehat Tuan", ucap Bi Ratih.


"Oh ya Tuan, sekitar lima hari yang lalu Nyonya Nadia pulang tapi hanya menginap satu malam di sini", ucap Mang Asep sontak membuat Satya kaget.


"Benarkah Mang? bagaimana kabar Nadia sekarang? apa Nyonya bilang akan kembali?", tanya Satya penasaran.


Mang Ujang menggeleng, beliau tidak sanggup bercerita, Mang Ujang lalu memandang Bik Ratih agar beliaulah yang menceritakan semuanya kepada Tuan Satya.


Mendapat tatapan dari Mang Ujang, Bik Ratih kemudian berkata," Nyonya Nadia terlihat sangat kurus, kondisi Nyonya sepertinya sangat lemah, perut dan kakinya juga tampak membengkak Tuan", ucap Bi Ratih yang merasa iba melihat kondisi majikannya.


"Nyonya bilang, karena sayang dengan Tuan makanya ia memilih pergi dan harapan terakhirnya hanya ingin melihat Tuan bahagia memiliki putra/putri yang nantinya bisa Nyonya anggap sebagai anaknya juga", ucap Bik Ratih seraya menangis.


Hati Satya seakan teriris, mendengar penuturan Bik Ratih, air matanya menetes, ia terduduk lemas di sofa sembari memijat keningnya lalu dalam batinnya iapun berkata," Mengapa kamu selalu mengutamakan bahagiaku daripada bahagiamu Yang? Pulanglah!, di mana kamu sekarang, aku disini menunggu ingin merawatmu, ingin kembali melihat senyum yang telah membuat aku jatuh hati padamu."


Akhirnya terucap juga perkataan lirih dari mulut Satya yang terdengar begitu menyedihkan di telinga Bik Ratih," Pulanglah...pulanglah Yang, aku rindu..."


Bik Ratih yang melihat kesedihan Tuannya, tidak kuasa lagi menahan air matanya kemudian dengan terisak ia memilih pergi ke dapur untuk menormalkan perasaan sembari mengambilkan air minum buat Satya.


Mang Ujang juga merasakan hal yang sama, dalam hati beliau berkata," Kenapa Tuhan, kenapa Engkau memberikan cobaan yang berat kepada orang-orang sebaik mereka? apakah salah mereka ya Tuhan?"


Kemudian Mang Ujang pun permisi untuk kembali ke kamarnya, ia tidak sanggup jika harus berlama-lama di dekat Tuannya, Mang Ujang takut ikut menangis.

__ADS_1


Satya menyandarkan kepalanya di sofa sambil memejamkan mata, ia berpikir harus mulai darimana untuk mencari Nadia, namun yang membuat hatinya sedikit tenang adalah Nadia sudah ada di Jakarta, jadi pencariannya akan lebih mudah daripada jika Nadia tinggal di Amerika.


Bik Ratih yang telah kembali dengan membawa segelas air mineral pun berdehem, agar Tuannya membuka mata dan menerimanya. Ia berharap dengan memberikan air itu bisa mendinginkan dan menenangkan hati tuannya.


Satya pun membuka mata, mengambil air mineral itu, mengucapkan terimakasih kepada Bik Ratih lalu meneguknya perlahan hingga hampir habis.


Bik Ratih pun pamit ingin kembali ke kamarnya untuk beristirahat karena hari sudah larut, sementara Satya juga pergi ke kamarnya, merebahkan diri sambil memikirkan apa yang harus ia lakukan besok untuk menemukan Nadia.


Pikiran Satya melayang mengenang saat-saat bahagia bersama Nadia, tiba-tiba tangannya mengepal, ada amarah di matanya, kemudian Satya berteriak sekuat-kuatnya menyebut nama Queen. Ya ... Queen lah penyebab semua penderitaannya, penderitaan Nadia dan juga Anyelir.


Setelah menjerit beban di hatinya sedikit berkurang, namun amarahnya belum reda, kemudian ia berkata", Awas kamu Queen! setelah aku menemukan Nadia, aku akan kesana dan menuntutmu seberat-beratnya, karena ulahmu kedua istriku nyaris gagal jadi ibu."


Setelah tenang Satya berusaha memejamkan mata, namun bayangan wajah kedua istrinya silih berganti melintas diingatan hingga akhirnya Satya memutuskan untuk menelephone Anyelir.


Ternyata dirumahnya, Anye juga merasakan hal yang sama, ia gelisah, sulit untuk tidur, biasanya ia baru akan tidur jika sudah mendapatkan ciuman selamat malam dan akan segera terlelap jika sudah berada di dalam pelukan sang suami.


Berguling kesana-kemari diatas kasur, memandang foto Satya, membuka sosmed, bermain game tidak juga bisa membuatnya tertidur.


Kemudian Anye bergumam, "Ya Allah apa yang terjadi dengan hatiku? kenapa begini resah, padahal belum satu malam kami berjauhan, bagaimana pula yang dirasakan Mbak Nadia ya Allah, jauh dari suami dengan menanggung penyakit yang menggerogoti hidupnya. Maafkan aku ya Allah, resahku belum seberapa dibandingkan dengan penderitaan yang dirasakan oleh Mbak Nadia", ucap Anye mencoba menenangkan hatinya.


"Tamu bulananku membuatku tidak bisa melaksanakan tahajud, harusnya mungkin dengan cara ini aku pasti bisa tertidur", ucap Anye lagi sambil berjalan ke kamar mandi.


Saat ia berada di dalam kamar mandi, hp nya terus berdering. Anye pun buru-buru keluar setelah menyelesaikan hajatnya, ia mengambil hp nya sembari tersenyum melihat siapa yang sedang memanggilnya.


Bersambung.......


_________________


🌻 Jangan lupa tinggalkan jejak ya guys, vote, like, comment dan rate bintang limanya 🙏😉

__ADS_1


🌻 Mohon dukungannya juga ya guys dalam karya author yang sedang mengikuti lomba dengan judul "MENIKAHI CUCU BILLIONER" 🙏🙏🙏


🌻 Satu lagi, yuk guys silakan follow akun author 🙏😉


__ADS_2