
Setelah mendapatkan petunjuk siapa dalang dibalik sakitnya Anyelir, Ardian menemui pihak pemilik resort, menceritakan semuanya lalu meminta izin untuk menginterogasi pelayan yang terkait dengan masalah ini.
Pelayan tersebut gemetar saat pemilik resort dan Ardian datang menemuinya, ia ingin kabur namun Ardian yang sudah melihat gelagatnya segera menangkapnya.
Pelayan itu mereka bawa ke sebuah kamar lalu Ardian disana mengancam jika ia tidak mengakui perbuatannya terhadap Anye istrinya Satya, maka Satya akan membawa anak istri dari pelayan itu ke Jakarta untuk menanggung kesalahan yang telah dilakukannya.
Karena ketakutan akhirnya pelayan itu mengaku jika ia diperintahkan oleh Queen untuk memberikan obat perusak kandungan itu tiga tetes setiap hari di dalam minuman yang di pesan oleh Satya agar efeknya bekerja secara perlahan tanpa siapapun curiga.
Namun karena gemetar saat meneteskannya tadi siang membuat cairan itu tumpah hampir setengah botol kecil kedalam gelas jus. Nah, mungkin inilah yang membuat efeknya langsung kentara sehingga Anye merasakan sakit yang luar biasa di bagian perutnya.
Ardian terus mendesak agar pelayan itu memberikan sisa obat tersebut kepadanya, jika tidak hari ini juga dia akan di jebloskan ke penjara dan anak istrinya akan langsung di bawa ke Jakarta oleh Satya.
Akhirnya pelayan itu menyerah, ia mengeluarkan sisa cairan dalam botol kecil yang ada di dalam kantongnya dan menyerahkannya kepada Ardian.
Pelayan itu juga menceritakan bahwa Queen mengancam dirinya, jika ia tidak mau melakukan perintah Queen maka anak istrinya akan dibunuh oleh Queen dan jika menuruti perintahnya maka ia akan memberikan sejumlah uang yang bisa untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka selama setahun kedepan.
Bahkan Queen juga berjanji akan memberikan sebuah rumah serta mobil jika suatu saat ia berhasil menyingkirkan Anyelir hingga dirinya bisa menjadi Nyonya Satya dan melahirkan keturunan untuknya.
Betapa kagetnya Ardian mendapati kenyataan bahwa ternyata wanita yang selama ini mulai mengusik hatinya menginginkan Satya hingga ia rela menyingkirkan orang lain dengan cara begitu licik demi mencapai tujuannya.
Perbuatan jahat mencelakai orang lain harus tetap dipertanggung jawabkan siapapun itu pelakunya, baik itu Queen maupun pelayan resort. Ardian menghubungi pihak kepolisian untuk menindaklanjuti masalah ini dan meminta pihak kepolisian agar mencari keberadaan Queen melalui jaringan mereka.
Ardian juga berjanji kepada pelayan resto untuk melindungi keluarganya selama ia dalam masa tahanan, walau bagaimanapun ia melakukannya karena terpaksa takut dengan ancaman Queen.
Setelah pihak polisi datang untuk membawa pelayan resto itu beserta bukti-bukti berupa rekaman CCTV, sisa obat dan juga meminta foto Queen, barulah Ardian kembali ke rumah sakit untuk menceritakan semuanya kepada Satya.
Amanah Radit, temannya yang telah mempercayainya sebagai tourguide untuk perjalanan bulan madu Satya dan Anye telah membuatnya harus bertanggung jawab terhadap apa yang dialami oleh Anyelir.
Kini Ardian bisa bernapas lega, ia tinggal menunggu kabar dari polisi tentang keberadaan Queen sekarang. Kemudian Ardian mengambil mobilnya dan melajukannya ke arah rumah sakit.
__ADS_1
Satya yang masih menunggu kabar dari Ardian, mondar-mondar sambil menjaga Anyelir yang sedang tertidur, rasanya ia sudah tidak sabar ingin mengetahui siapa dalang dibalik ini semua dan ia juga sudah tidak sabar ingin membawa Anye ke ahli kandungan ternama di Jakarta untuk segera mendapatkan pengobatan dan perawatan.
Kemudian Satya duduk kembali, ia mengatupkan tangannya dan menutupkan ke wajahnya, merenung, memikirkan semua masalah yang datang menimpa rumah tangganya, kenapa rasanya sulit sekali untuk mendapatkan keturunan, ada saja cobaan yang datang.
Apa sebenarnya kesalahan yang telah ia perbuat dimasa lalu hingga kedua istrinya harus mengalami masalah yang hampir sama.
Tiba-tiba ia dikejutkan oleh sebuah tangan yang menyentuh pundaknya, Satya segera menengadahkan wajahnya, ternyata Ardian telah berdiri dihadapannya.
"Ternyata kamu Yan, aku fikir siapa", ucap Satya.
"Sabar bos, semuanya pasti akan kembali baik."
"Entahlah Yan, aku bingung, kenapa cobaan yang hampir sama datang lagi dalam rumah tanggaku", jawab Satya sambil menarik nafas dalam-dalam dan menghempaskannya secara perlahan.
"Oh ya bos, ada kabar baik, semua sudah saya selesaikan dan sekarang kasus sudah ditangan polisi."
"Apa Yan!, kamu sudah tau siapa dalangnya Yan?".
Satya mempersilakan Ardian duduk dan mereka sama-sama melihat rekaman itu. Satya sangat terkejut dan berkata, "Queen !, benarkah ini Yan, atau mataku yang salah mengenali orang."
"Iya bos, benar itu Queen. Akupun tadinya tidak percaya, kenapa wanita seperti Queen sanggup melakukan hal sekeji itu."
"Apa tujuan Queen sebenarnya melakukan ini ya Yan, perasaan aku tidak pernah mengganggunya dan tidak pernah menyakitinya, lagipula Anye dan Queen juga baru saja kenal rasanya nggak ada alasan jika Queen menyakiti Anyelir sampai sebegitunya."
Kemudian Ardian mengambil kembali handphonenya dari tangan Satya, dan memutar rekaman percakapan saat ia menginterogasi pelayan resto suruhan Queen. Ardian menyerahkan kembali handphonenya kepada Satya.
Kembali Satya tidak percaya bahwa Queen menginginkan dirinya untuk menjadi suami bagi Queen, kemudian Satya berkata", Ini tidak mungkin Yan, Queen adalah sahabat dekat Nadia istri pertamaku. Kenapa dia bisa mengkhianati sahabatnya sendiri, atau jangan-jangan...", Satya ragu untuk melanjutkan ucapannya.
"Jangan-jangan apa bos?"
__ADS_1
"Queen juga yang telah menyakiti Nadia!, mungkinkah Queen musuh dalam selimut yang telah menghancurkan kebahagian rumah tanggaku dengan Nadia!".
"Maksud bos?"
"Nadia juga bermasalah dengan rahimnya. Jika Queen bisa berbuat seperti ini terhadap Anye, kemungkinan dia juga berbuat hal yang sama terhadap Nadia untuk mendapatkan aku, cuma mungkin dia melakukannya dengan perlahan seperti yang pelayan itu bilang hanya tiga tetes perhari maka orang tidak akan curiga dengan dampak yang ditimbulkannya", ucap Satya dengan jelas.
"Iya juga ya bos, kenapa aku tadi tidak berfikir kearah situ. Sekarang kuncinya ada pada pengakuan Queen bos, jika polisi bisa menangkapnya kita bisa mendesak dia untuk mengakui semua perbuatannya."
"Memangnya Queen pergi kemana Yan?"
"Ternyata Queen wanita yang cerdik bos, setelah ia mengalihkan perbuatannya kepada pelayan itu, dia memilih pergi menghindar untuk menghilangkan jejak. Tadi siang dia pamit sama aku katanya mau kembali menyusul abngnya yang telah menyelesaikan tugasnya di Pariaman, mereka akan pindah ke tempat lain katanya. Aku yang bodoh bos, tidak curiga sama sekali dengan Queen. Berarti selama ini dia telah memanfaatkan aku untuk mendekati, mencari info kemana rute perjalanan kita", ucap Ardian.
"Tapi dia juga bodoh Yan, tidak menyadari jika perbuatannya terekam di kamera CCTV."
"Iya benar bos, cerdik tapi bodoh, mudah-mudahan pihak kepolisian bisa segera menemukan dan menangkapnya", ucap Ardian lagi.
"Jika nanti terbukti dia juga telah menyakiti Nadia aku tidak akan pernah memaafkannya Yan, aku akan tuntut dia agar lama mendekam di penjara", ucap Satya dengan tegas.
"Iya bos, aku bersyukur tidak sempat jauh terjerat dengan wanita seperti Queen. Wanita yang tidak bisa menghargai arti persahabatan", ucap Ardian lirih.
Bersambung.......
๐ผ๐ผ๐ผ๐ผ๐ผ๐ผ๐ผ๐ผ๐ผ๐ผ๐ผ๐ผ๐ผ๐ผ๐ผ๐ผ๐ผ๐ผ๐ผ
๐ปJangan lupa tinggalkan jejak ya guys, vote, like, comment dan rate bintang limanya ๐๐
๐ปMohon dukungannya juga ya dalam karya Author yang lain "MENIKAHI CUCU BILLIONER" dan "PERSAHABATAN TELAH MENGUBAH TAKDIR" ๐๐๐
๐ป Semoga sehat, sukses dan bahagia selalu buat semua reader kesayangan Author โฅ๏ธโฅ๏ธโฅ๏ธ
__ADS_1
๐ผ๐ผ๐ผ๐ผ๐ผ๐ผ๐ผ๐ผ๐ผ๐ผ๐ผ๐ผ๐ผ๐ผ๐ผ๐ผ๐ผ๐ผ๐ผ