
Pasangan pengantin baru memutuskan untuk kembali ke kamar mereka setelah usai dinner romantis, Satya yang penasaran dengan kado dari mamanya segera mengajak Anyelir untuk mengambilnya dari dalam koper. Kemudian mereka duduk diatas tempat tidur dan membuka kado tersebut secara bersama-sama.
Di dalamnya terdapat sebuah kotak perhiasan, Satya menyerahkan kepada Anye agar membukanya, ternyata isinya adalah satu set perhiasan berlian yang sangat cantik. Itu adalah hadiah pernikahan untuk menantu perempuannya.
Kemudian Satya mengambil kotak yang kedua lalu ia yang membukanya, ternyata isinya adalah jamu kesuburan yang telah diracik dan di kemas dalam paket kecil-kecil untuk dosis sekali minum. Di dalam kemasan jamu tersebut masing-masing tertulis untuk Satya dan Anye berikut petunjuk meminumnya.
Kotak yang ketiga, Satya ingin Anye menebaknya, jika tebakan Anye benar, anye boleh mengajukan tiga permintaan terhadap Satya dan jika Satya yang menang berarti kebalikannya, dia berhak meminta tiga hal dari Anye.
"Sekarang giliran kamu Nye, ayo silahkan tebak apa isinya?,
Anye berfikir dulu sebelum menjawab, sebenarnya di dalam hatinya ia berkata pasti yang di berikan Mama sejalan dengan jamu yang telah diberikan nya, pasti Mama melakukan seperti apa yang telah dilakukan oleh Tina sahabatnya. Namun rasa malu membuatnya tidak mau menyebutkan barang itu. Kemudian ia asal sebut saja,"Pasti gaun malam yang indah", ucap Anye.
Satya tersenyum mendengar jawaban Anyelir istrinya, kali ini Satya sangat yakin bahwa dialah yang bakal menang. Kemudian Satya berkata,
"Jawabanmu sangat salah, Mas pasti pemenangnya Nye, Mas yakin itu."
"Memang apalah isinya menurut Mas?",
Dengan menyeringai menggoda Anye Satya pun menjawab," Pasti lingerie-lingerie indah seperti yang mas lihat kemaren."
Mendengar jawaban Satya membuat Anyelir malu, ternyata Satya juga menebak hal yang sama seperti tebakan Anye. Dan yang membuatnya lebih malu lagi adalah ternyata Satya telah melihat lingerie yang diberikan oleh Tina.
"Kenapa wajah istriku memerah seperti ini, kenapa kamu harus malu Nye toh kamu juga sudah sah jadi milik Mas. Ayo sekarang kita buka benar atau tidak jawaban Mas tp ingat jika benar kamu hutang tiga permintaan yang suatu saat akan Mas tagih."
Satya membuka kotak yang ketiga dari Mama, ternyata benar tebakan Satya, tiga buah lingerie yang indah dan mewah ada di dalam sana.
__ADS_1
Satya tersenyum melihat istrinya yang tertunduk malu kemudian ia memilih salah satu lingerie yang menurutnya sangat seksi dan indah jika di kenakan oleh istrinya malam ini dan menyerahkannya ketangan Anyelir, "Pakailah malam ini Nye!",
Tangan Anye gemetar saat menerimanya, ia tahu suaminya pasti menginginkannya malam ini. Jantung Anye kini berdebar sangat kencang, ia takut tapi ia juga tidak bisa menolak apa yang sudah menjadi kewajibannya.
"Kenapa Nye, tubuhmu gemetar. Bolehkah malam ini Mas meminta hak atas dirimu?"
Anye hanya diam dan tertunduk, dia tidak sanggup menjawab sepatah katapun hingga membuat Satya ragu, "Jika kamu belum siap ya sudah Nye, Mas akan tunggu sampai kamu benar-benar siap. Ayo sekarang kita istirahat, besok perjalanan kita pasti sangat melelahkan."
Anye tahu walaupun Satya ikhlas, namun tersirat nada kecewa di balik perkataannya. Anye tidak ingin berdosa dengan menolak permintaan suaminya, kemudian tanpa melihat wajah suaminya Anye berlari ke toilet dengan membawa baju lingerie pilihan Satya.
Satya yang melihat Anye berlari ke toilet dengan membawa lingerie pilihannya merasa senang, lalu ia membereskan kado dari Mamanya yang berserakan di atas tempat tidur dan menyimpannya kembali ke dalam koper.
Sementara Anye masih di dalam toilet, Satya mengambil dua bungkus jamu untuk dirinya dan juga untuk istrinya, lalu ia menyeduhnya masing masing ke dalam gelas yang berisi air hangat, lalu ia meminum bagiannya dan meletakkan jamu bagian Anye di atas nakas.
Anye yang telah mengenakan lingerie pilihan Satya, tidak berani keluar dari dalam toilet, ia hanya memutar-mutar tubuhnya di depan cermin, menarik ujung kanan dan kiri bagian bawah lingerie agar pahanya tidak terlihat dan menutupi belahan atas dadanya dengan tangannya berharap keseksian tubuhnya di bagian dada tidak akan terlihat.
Mendengar suara suaminya memanggil, Anye semakin gemetar tapi tidak mungkin dia terus terusan bersembunyi di dalam toilet, sementara saat ini Satya juga ingin menggunakan toilet, kemudian ia berkata,
"Sebentar ya Mas, Anye sudah selesai kok", teriak Anye dari balik pintu toilet.
Setelah menjawab, perlahan Anyelir membuka pintu, tangan kirinya masih menutupi bagian belahan dadanya, sementara tangan kanannya menarik ujung bawah lingerienya agar tidak terlalu menampakkan pahanya yang putih dan mulus itu.
Sambil menunduk ia berjalan keluar, ternyata Satya masih berdiri di depan pintu toilet, rasa malu hampir saja membuatnya terpeleset namun Satya dengan sigap berhasil menarik tubuh istrinya ke dalam pelukannya hingga Anyelir tidak terjatuh di lantai.
Sejenak Satya menatap istri yang ada dalam pelukannya, ia terpana melihat pemandangan indah yang ada di depannya, aroma segar minyak esensial bunga melati dari tubuh Anyelir membuat Satya semakin bergairah. Anye yang dipandang seperti itu juga merasa malu kemudian ia menyembunyikan wajahnya di balik dada suaminya, aroma mint tercium oleh Anye membuatnya semakin nyaman bersembunyi disana.
__ADS_1
Kemudian Satya menggendong Anye ala bridal style, membawanya ke tempat tidur dan mendudukkannya disana, lalu mengambilkan jamu yang telah di seduhnya tadi agar Anye segera meminumnya.
Saat Anye meminum jamunya Satya pun pergi ke toilet untuk membersihkan diri. Anye sejenak merasa lega, setidaknya ia mempunyai waktu untuk menunda dan menarik selimut serta menutupi seluruh tubuhnya hingga batas lehernya. Lalu Anye mencoba menenangkan dirinya dengan memejamkan mata.
Satya yang baru saja keluar dari kamar mandi tersenyum melihat tingkah istrinya, ia tahu Anye pasti belum tidur. Kemudian ia mendekati Anye dengan duduk disisi tempat tidur lalu mencium keningnya dan berkata, "Sayang jika kamu mengantuk, tidurlah..."
Anye kemudian membuka matanya perlahan, ia tidak mau membuat suaminya kecewa. Melihat Anye membuka matanya, Satya pun segera menarik selimut yang menutupi tubuh istrinya.
Saat selimut terbuka, keduanya masing-masing berdoa di dalam hati, berdoa agar malam ini di ridhoi oleh Allah, berharap memperoleh keturunan yang Sholeh dan Sholehah serta jauh dari campur tangan syaitan.
Pemandangan indah kini terlihat saat selimut yang menutupi tubuh Anyelir terbuka, Anye telah siap memberikan hak suaminya dan menjalankan kewajibannya, begitu juga kebalikannya, Satya juga telah siap menjalankan kewajibannya.
Satya mencium kening istrinya lalu turun ke bibirnya, rasa manis disana sudah menjadi candu bagi Satya. Sejenak mereka menikmati ciuman disana, dan selanjutnya hanya mereka berdua saja yang tahu.π
Maaf ya guys.....author tidak berani mengintip π lampu kamar sudah dimatikan oleh babang Satya. Semoga penyatuan yang mereka lakukan malam ini membawa keberkahan bagi kehidupan rumah tangga mereka selanjutnya.
Bersambung........
π»π»π»π»π»π»π»π»π»π»π»π»π»π»π»π»π»π»π»
πΌJangan lupa tinggalkan jejak ya guys....Vote sebanyak-banyaknya, like, Comment dan rate bintang limanya. Terimakasih πππ
πΌIkuti terus akun Author ya....saat ini sedang menggarap karya baru yang bertema" Mengubah Takdir : MENIKAHI CUCU BILLIONER" Insha Allah ceritanya juga seru lho....
πΌMohon dukungannya terus ya guys semoga author bisa segera menyelesaikan target penulisan beberapa Bab, agar bisa segera diterbitkan oleh NT
__ADS_1
π»π»π»π»π»π»π»π»π»π»π»π»π»π»π»π»π»π»π»