Terikat Cinta Lain

Terikat Cinta Lain
Episode 72. Identitas Pelaku Terbongkar


__ADS_3

Satya turun dari mobil langsung menggendong Anyelir menuju ruang UGD, ia merasa sangat khawatir melihat Anye yang terus mengerang kesakitan hingga tidak sabar menunggu perawat yang datang membawakan brankar.


Setelah merebahkan istrinya di tempat tidur yang tersedia di ruang UGD, Satya berusaha memberikan support, mengelus perut dan dahi Anye yang mengeluarkan keringat dingin berharap bisa sedikit mengurangi rasa sakit yang dirasakannya sambil menunggu kedatangan dokter yang akan memeriksa.


Sementara Ardiansyah yang membawa sisa makanan dan minuman pun terus melajukan mobilnya dengan kencang, ia merasa penasaran apakah memang makanan yang ia bawa inilah yang menyebabkan Anye Sakit.


Ardian juga merasa ada yang tidak beres di balik masalah ini, kenapa Satya mengatakan bahwa pelayan yang mengantarkan makanan itu ke kamar mereka berkata bahwa dirinya lah yang menyuruh untuk memberikan makanan itu ke kamar Satya.


Kini ia sudah sampai dirumah sakit, kemudian Ardian mencari keberadaan Satya untuk menyerahkan apa yang dibawanya agar bisa segera diberikan kepada dokter untuk di periksa di laboratorium.


Satya yang melihat kedatangan Ardian segera menghampirinya dan mengambil bungkusan yang dibawa Ardian lalu menyerahkannya kepada dokter.


Dokter segera membawa sample itu ke laboratorium setelah memberikan suntikan pereda rasa sakit untuk Anye. Anyelir pun saat ini sedang tertidur karena pengaruh obat mulai bekerja.


Satya yang melihat istrinya tertidur segera mengajak Ardian ke luar ruangan, ia ingin membicarakan kelanjutan masalah ini tanpa harus di dengar oleh Anyelir.


Ketika tiba di luar ruangan mereka mencari tempat duduk agar bisa ngobrol dengan leluasa, kemudian Satya berkata", Yan, coba kamu selidiki masalah ini, hal ini tidak bisa lagi kita biarkan. Jika memang nanti terbukti Anye sakit karena makanan itu, mungkin kami putuskan untuk kembali saja Yan. Kami tidak akan meneruskan perjalanan bulan madu ini. Aku tidak mau Anye terus jadi korban, ini sudah yang kedua kali kan si peneror mencelakai Anye. Aku penasaran sebenarnya apa tujuan si peneror sebenarnya?".


"Iya bos, tadi aku sudah telephone orang kepercayaanku untuk memeriksa CCTV yang ada di resort itu. Jika ada yang mencurigakan dia akan langsung kabari kita", jawab Ardian.


"Bagus Yan, kita juga tinggal menunggu hasil laboratorium, mudah-mudahan hari ini juga kita akan segera mendapatkan hasilnya", lanjut Satya.


"Aku minta maaf bos, karena keteledoran ku semua ini terjadi. Harusnya aku terus kawal bos dan memastikan pelayanan di resort ini harus melalui pemantauanku terlebih dulu", ucap Ardian dengan perasaan menyesal.

__ADS_1


"Sudahlah Yan, semua sudah terjadi, aku tidak pernah menyalahkanmu, sekarang yang penting kita harus lebih waspada dan segera mengungkap siapa sebenarnya dalang di balik ini semua, karena pengancaman ini bukan disini aja, sejak kami belum menikah Anye sudah menerima ancaman. Sepertinya ada yang tidak suka dengan pernikahan kami", ucap Satya menjelaskan semua kepada Ardian.


Setelah panjang lebar membahas masalah ini, Satya dan Ardian memutuskan untuk kembali ke dalam karena mereka melihat dokter yang menangani Anyelir datang menuju ruang UGD.


Saat tiba di dalam ruangan, pak dokter menunjukkan hasil laboratorium atas pemeriksaan sample makanan dan minuman yang mereka konsumsi sebelum Anye sakit. Ternyata hasilnya positif, di dalam jus jeruk terdapat obat keras yang efeknya bisa merusak rahim, jika terlambat sedikit saja menanganinya diperkirakan akibat kerusakan itu Anye tidak akan bisa hamil atau menimbulkan penyakit lain di dalam rahimnya.


Dan satu lagi menurut analisa dokter, ini bukan pertama kali obat itu diberikan kepada Anye, mungkin kali ini dosis yang diberikan terlalu banyak makanya efeknya langsung ketahuan dengan Anye merasakan sakit yang luar biasa pada perutnya.


Setelah dokter selesai menjelaskan dan pergi meninggalkan ruangan itu, Satya sangat marah, ia harus segera menemukan siapa sebenarnya pelaku semua ini yang dengan sengaja berbuat agar Anye tidak bisa hamil anak darinya.


Kemudian ia meminta Ardian untuk mencari tahu apakah orang kepercayaannya telah menemukan bukti atau belum lalu iapun menelephone Radit agar segera mengatur kepulangannya dan mengkonsultasikan hal ini kepada dokter di Jakarta agar mempersiapkan perawatan terbaik untuk Anyelir.


Ardian yang melihat kemarahan Satya semakin merasa bersalah, ia berjanji akan menyelidiki masalah ini hingga tuntas.


Satya kemudian pergi ke ruangan dokter untuk mengkonsultasikan masalah ini lagi, ia ingin menanyakan apakah perawatan Anyelir bisa di pindahkan ke rumah sakit di Jakarta hari ini juga atau tidak.


Di dalam ruangan dokter, Satya menjelaskan maksud dan tujuannya menghadap, lalu dokter pun menjelaskan bahwa Anye bisa saja di pindahkan ke rumah sakit di Jakarta setelah besok pagi selang infus di tangannya di lepas dan dokter akan memberikan obat sementara untuk meredakan jika di dalam perjalanan pulang nanti Anye kembali merasakan sakit.


Radit yang mendapatkan kabar dari Satya merasa terkejut, lalu ia menelephone Ardian ingin mendengar penjelasan yang lebih rinci tentang apa sebenarnya yang terjadi.


Ardian yang masih dalam posisinya menyetir menjelaskan semuanya kepada Radit dan ia berjanji akan bertanggung jawab dengan menyelidiki hingga tuntas tentang masalah ini. Ia juga akan mengatur kepulangan Satya dan Anye, mengantarkan mereka ke Bandara besok pagi.


Sementara itu di Jakarta, Setelah membokingkan tiket pesawat, Radit segera menghubungi Kakek untuk memberitahukan tentang kepulangan Satya tanpa menceritakan tentang masalah yang terjadi terhadap Anye karena Radit takut kesehatan kakek akan memburuk. Menurutnya, biar lah Satya saja nanti yang akan menjelaskan kepada keluarganya tentang masalah yang terjadi.

__ADS_1


Ardian yang sudah tiba di resort segera menghubungi orang-orangnya, mereka meminta izin kepada pihak resort untuk mengecek CCTV.


CCTV diputar ulang dari tiga hari sebelumnya hingga hari ini, betapa terkejutnya Ardian saat ia melihat di layar yang menampilkan Queen yang celingukan sedang menuangkan suatu cairan ke dalam susu saat mereka akan sarapan dan di dalam layar monitor juga menampilkan bahwa ia sedang memberikan sesuatu benda kepada seorang pelayan laki-laki, namun tidak jelas benda apa yang ia berikan lalu disana juga terlihat ia sedang menyerahkan selembar kertas sepertinya sebuah cek kepada pelayan laki-laki itu.


Ardian sangat marah dan sangat kecewa, ia tidak menyangka jika Queen yang selama ini menjadi teman baiknya mampu melakukan perbuatan yang sangat keji seperti itu.


Sekarang Ardian baru menyadari jika pamitnya Queen tadi siang yang begitu terburu-buru ternyata ingin segera menghilangkan jejak setelah ia melakukan perbuatan ini. Queen pamit kepada Ardian katanya hendak menyusul abangnya di Padang Pariaman yang sudah menyelesaikan pekerjaannya dan mereka akan kembali melanjutkan perjalanan ke daerah lain.


Ternyata Queen cerdik, rencananya dialihkan kepada pelayan tapi ia juga bodoh tidak menyadari jika perbuatannya terekam oleh kamera CCTV.


Bersambung........


________________


Apakah selanjutnya yang akan terjadi dengan Anyelir?, dan apakah yang akan Satya lakukan terhadap Queen? ikuti terus ceritanya ya guys dalam episode selanjutnya πŸ™πŸ˜‰


🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼


🌻 Jangan lupa dukung author terus ya guys....Vote sebanyak-banyaknya, like, comment dan rate bintang limanya πŸ™πŸ˜‰


🌻 Mohon dukungannya juga ya guys.....dalam karya author yang lain, " MENIKAHI CUCU BILLIONER " dan "PERSAHABATAN TELAH MENGUBAH TAKDIR"


Terimakasih πŸ™πŸ™πŸ™

__ADS_1


🌻 Semoga berkah dukungan dari reader semua. Sehat, sukses dan bahagia selalu buat kita semua. Aamiin...


🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼


__ADS_2