
Li Hao, adalah nama panggilan yang diberikan oleh orang-orang di sekitarnya. Li Hao sendiri adalah seorang remaja 18 tahun yang baru saja lulus sekolah, untuk sekarang ia adalah seorang pengangguran dan aktivitasnya di rumah hanyalah membaca novel, komik dan lain-lain.
Pada suatu hari, Li Hao sedang membaca novel di kamar gelap seperti biasanya, matanya mulai merasa lelah karena telah membaca sebuah cerita tentang kultivator selama berjam-jam lamanya.
Ketika Li Hao membaca barisan terakhir di chapter yang dia baca, tiba-tiba saja cahaya dari layar ponselnya menjadi terang dan membuatnya terpaksa menutup mata.
Jantung Li Hao sesaat berhenti berdetak karena merasakan suasana di sekitarnya menjadi berbeda, ketika cahaya terang itu mulai menghilang, matanya perlahan terbuka dan kemudian melebar secara sempurna.
"Apa-apaan...?"
Li Hao tidak bisa untuk tidak terkejut ketika mendapati dirinya berada di sebuah padang rumput tanpa ujung.
"Di mana aku sekarang?"
Perasaan gelisah seketika muncul di hatinya, Li Hao mengangkat kedua tangannya dan tidak menemukan ponsel yang digenggamnya beberapa saat lalu.
[Singkronisasi dengan System dimulai...]
Di tengah kegelisahannya, Li Hao begitu terkejut saat melihat sebuah layar biru yang muncul kurang dari satu meter di hadapannya.
Li Hao secara reflek mundur beberapa langkah dan ternyata layar tersebut mengikutinya seolah memang termasuk bagian dari dalam dirinya.
"Semua ini apa...? Kenapa aku bisa ada di sini?!"
Li Hao benar-benar merasakan ketakutan dalam hatinya, ia bisa dibilang adalah seorang introvert dan tiba-tiba berada di tempat asing seperti ini adalah suatu hal yang mengerikan baginya.
[Singkronisasi dengan System selesai...]
[Fitur System ada dua, Status dan Inventory.]
[Anda bisa mencoba kedua fitur tersebut dengan cara mengucapkannya dalam hati.]
"Apa maksudnya ini? Hei! Kenapa aku bisa ada di sini?" Li Hao bertanya dengan suara bergetar.
Suasana hening, tidak ada jawaban dari layar biru yang ada di depannya. Li Hao perlahan menenangkan dirinya, ia mencoba untuk tidak panik dan mulai mengikuti instruksi dari layar tersebut.
__ADS_1
"Status."
[ Nama: Li Hao
Umur: 18 Tahun
Level: 1
Basis Kultivasi: Tidak ada
Statistik
Strength: 2 Vitality: 3
Agility: 1 Qi: 0
SP: 10 ]
Li Hao terpana ketika melihat layar status di depannya, ia membisu selama beberapa saat sebelum berkata dalam hati, "Aku tidak terlalu mengerti dengan situasi sekarang ini, tetapi aku bisa menyimpulkan kalau aku berpindah ke Dunia lain seperti novel reinkarnasi yang sering kubaca."
"Tapi, aku sama sekali tidak mengerti. Dari sekian banyak orang, kenapa harus aku yang terpilih?" perasaan Li Hao saat ini sedang tercampur aduk, ia memang merasa senang karena bisa pindah ke Dunia lain seperti karakter utama dari novel-novel yang pernah ia baca, namun di sisi lain dirinya juga merasa takut dengan apa yang terjadi di masa depan nanti.
[SP adalah Statistik Poin, dengan menambahkan ini ke Statistik anda maka kekuatan yang anda miliki akan meningkat. Cara untuk menambahkan SP adalah meningkatkan level, semakin tinggi level anda maka semakin banyak SP yang bisa anda raih.]
[Level bisa ditingkatkan dengan cara menerima misi dari System atau berburu Monster.]
[Inventory adalah tempat untuk menyimpan barang mati, dan hanya ada seratus slot untuk setiap jenisnya yang bisa disimpan oleh anda.]
Melihat semua penjelasan itu, Li Hao hanya bisa mematung, ia sekarang tidak tau harus bereaksi seperti apa.
[Informasi lainnya: Anda sekarang berada di Daratan Surgawi, sebuah daratan yang dipenuhi dengan Kultivator. Ada dua Aliran di Dunia ini: Aliran Hitam dan Aliran Putih.]
Li Hao terkejut ketika layar biru lainnya muncul dan menampilkan kata-kata itu, "Tunggu dulu! Kenapa?! Kenapa harus aku yang ada di sini?!"
Tidak ada jawaban sama sekali dari system, suasana hening dan hanya terdengar suara hembusan angin saja.
__ADS_1
[Hadiah untuk Pemula: Pedang Besi tahap Mortal Low-Tier x1, Pil Penyembuh tahap Mortal Mid-Tier x3. Hadiah akan ditempatkan di Inventory.]
Li Hao terdiam sejenak setelah menyaksikan semua itu, hingga beberapa saat kemudian ia menghela nafas berulang kali dan mengatakan Inventory dalam hatinya.
Seketika, sebuah layar muncul dan menampilkan dua jenis barang dari seratus slot yang ada. Meskipun tidak terlalu mengerti, Li Hao langsung mengambil sebuah ikon pedang dari layar itu.
Li Hao melebarkan matanya ketika melihat sebilah pedang setelah menarik tangannya dari layar inventory.
Li Hao tanpa sadar berdecak kagum, dan ia mulai mengayunkan pedang itu beberapa kali, "Ternyata pedang seringan ini, ya?"
Li Hao kemudian mengambil pil berwarna hijau, dan di detik selanjutnya layar lainnya muncul.
Layar tersebut memberikan penjelasan kalau pil itu bisa menyembuhkan makhluk hidup yang terluka dalam waktu singkat, tetapi efeknya tidak terlalu bagus karena pil itu hanya berada di tahap Mortal Mid-Tier.
"Woah~ Luar biasa..." Li Hao sekali lagi berdecak kagum, seandainya ia mempunyai pil semacam ini ketika masih berada di Bumi mungkin dirinya akan menjadi seorang miliader.
Setelah puas memandangi pil hijau tersebut, Li Hao langsung menaruhnya kembali ke inventory begitupula dengan pedang di tangan lainnya.
"Baiklah, untuk sekarang aku harus mencari kota atau desa terdekat." Li Hao bergumam, lalu mulai melangkahkan kakinya ke depan.
***
"Tidak ada desa ataupun kota, yang ada hanyalah hutan saja..." raut wajah Li Hao tampak lesu.
Tidak jauh dari tempat Li Hao berada ada sebuah Hutan yang cukup luas dan ia cukup yakin kalau di sana terdapat banyak sekali binatang buas yang mengerikan.
Li Hao kemudian duduk bersila di tempatnya lalu membuka layar status miliknya. Ia mengamati setiap kata di layar tersebut dengan seksama, sampai akhirnya menyadari kalau dirinya mempunyai sepuluh SP yang bisa ditambahkan ke statistik poin.
"Tunggu, basis kultivasi dan Qi?" Li Hao terdiam sejenak dan teringat dengan pemberitahuan dari layar sebelumnya, "Ah, benar juga... Aku dipindahkan ke Dunia Kultivator. Tapi, bukankah kejadian semacam ini sangat klise? Apakah mungkin kalau aku hanyalah seorang karakter yang dibuat oleh orang lain?" seketika banyak pertanyaan yang muncul di dalam kepala Li Hao, tetapi ia dengan cepat menggelengkan kepalanya dan berkata, "Pikiran macam apa itu, sudahlah..."
Li Hao menutup layar statusnya, ia berpikir untuk menggunakan SP-nya nanti ketika dirinya berhadapan dengan situasi yang genting.
"Sekarang, apa yang harus kulakukan? Masuk ke dalam hutan itu atau tidak." Li Hao menatap Hutan yang letaknya cukup jauh dari tempatnya berada, lalu memegang perutnya yang terasa lapar, "Aku belum makan sejak tadi pagi, seharusnya di hutan ada buah-buahan, bukan?"
Li Hao terdiam sejenak sebelum memutuskan untuk pergi ke Hutan, memang resikonya cukup besar saat berada di dalam sana tetapi ia tidak bisa membiarkan perutnya terus berbunyi setiap saat.
__ADS_1
Bersambung.....
LIKE >> VOTE >> RATE 5 >> COMMENT.