Terjebak Di Dunia Kultivator

Terjebak Di Dunia Kultivator
Kekacauan di Kota Luoyang III


__ADS_3

Li Hao menemukan cukup banyak wajah yang familiar, salah satu diantaranya adalah Zhang Hai, pemuda yang berasal dari sekte Tengkorak Hitam sekaligus orang yang kalah taruhan dengannya sewaktu di toko senjata.


Li Hao bergerak menuju Zhang Hai yang saat ini susah payah bertarung dengan seorang Golden Core dan dua orang Qi Refinement.


Kedatangan Li Hao jelas mengejutkan Zhang Hai dan pihak musuh, namun mereka tidak bertukar kata sama sekali dan melanjutkan pertarungan dengan serius.


Li Hao tanpa banyak berpikir langsung mengeksekusi gerakan kedua dari teknik Tujuh Gerakan Bintang, dan dalam waktu singkat dirinya berhasil membunuh tiga Qi Refinement yang bersama Golden Core tersebut.


Zhang Hai terkejut melihat Li Hao bisa membunuh tiga orang Qi Refinement dengan satu teknik saja, perlahan senyuman terukir di wajahnya dan kemudian berseru lantang, "Dasar sialan! Kau memang orang yang kuat, ya!"


Rasa semangat bertarung Zhang Hai tiba-tiba saja menggebu-gebu melihat kemampuan Li Hao, serangannya pada Golden Core tersebut semakin agresif dan ia juga mengeluarkan hampir semua teknik miliknya.


Sementara itu, Li Hao langsung membantu Zhang Hai yang sedang bertukar serangan dengan seorang Golden Core. Berkat bantuannya, mereka berdua berhasil membunuh orang itu dalam waktu kurang dari lima menit saja.


"Kau sungguh luar biasa!" Zhang Hai melontarkan pujian sesaat setelah kematian Golden Core itu, "Kupikir kau sudah keluar dari kota ini setelah menyerah di hari pertama, ternyata tidak."


"Sepertinya sekarang bukan waktu yang tepat untuk mengobrol, bukan?" ekspresi Li Hao menjadi serius ketika sejumlah Qi Refinement datang pada mereka.


Zhang Hai tersenyum lebar, lalu menggenggam pedangnya dengan erat, "Ya, kau benar. Ayo kita bunuh para bajingan ini!"


Zhang Hai lebih dulu maju dan Li Hao mengikutinya dari belakang, keduanya mulai bertarung dan menghabisi para Qi Refinement dari pihak musuh.


Situasi di ruangan itu yang tadinya didominasi oleh pihak musuh kini telah berbalik secara bertahap. Tentu saja hal tersebut dikarenakan oleh Li Hao yang membantu mengurangi jumlah musuh dengan cepat.


Kurang lebih satu jam berlalu semenjak Li Hao berhasil memasuki ruang tunggu, para peserta akhirnya berhasil menghabisi semua musuh yang ada di sana.


Li Hao bersama Zhang Hai duduk di antara mayat yang berserakan di lantai, ia mulai mengedarkan pandangannya ke sekitar dan menemukan belasan orang yang masih hidup.


"Hm, apa mereka semua peserta?" Li Hao bertanya pada Zhang Hai yang tidak jauh dari tempatnya berada.


"Ya, mereka semua adalah peserta. Aku mengingat cukup jelas wajah serta nama mereka..." Zhang Hai menjawab setelah nafasnya sudah kembali teratur.


Li Hao mengangguk beberapa kali sebelum menatap Zhang Hai yang terluka lumayan parah, "Apa kau baik-baik saja?"


"Ya, aku hanya membutuhkan waktu untuk pulih." Zhang Hai menjawab, kemudian mengeluarkan beberapa pil dari cincin penyimpanannya lalu segera menelannya.


Li Hao membuka mulutnya dan ingin mengatakan sesuatu, tetapi ia mengurungkan niatnya saat merasakan Niat Membunuh yang berasal dari pintu menuju lapangan.


"Ada seseorang!" seru Li Hao sembari bangkit berdiri.


Zhang Hai dan belasan peserta yang masih hidup langsung bersiaga ketika mendengar seruan tersebut, perasaan merinding terlintas di benak mereka ketika seseorang dengan Niat Membunuh yang begitu luar biasa masuk ke dalam ruangan.


Seseorang itu mempunyai dua pedang melengkung seperti sabit, matanya sipit dan pupil matanya terlihat tajam seperti ular. Selain itu, dia memakai pakaian serba hitam dengan kain yang menutupi wajahnya.

__ADS_1


"Aku sudah berusaha mengulur waktu cukup lama tetapi mereka malah gagal membunuh para cecunguk ini? Dasar tidak berguna!"


Whoooosh!


Niat Membunuh serta aura Nascent Soul bintang dua merembes keluar dari tubuhnya, semua orang yang ada di ruangan itu termasuk Li Hao sendiri langsung jatuh bertekuk lutut karena merasa seperti ditimpa oleh sesuatu yang sangat berat.


"Haisss~ Aku tidak boleh membuang lebih banyak wakt- Hm?" Nascent Soul itu menghentikan ucapannya saat melihat seorang pemuda mulai berdiri dari tekanan auranya, "Wah, apa ini...? Seorang Qi Refinement mampu menahan auraku?"


Tanpa mengucapkan sepatah kata pun, Li Hao menggenggam erat Pedang Iblis Malam. Berkat pembunuhan yang baru saja dilakukannya, ia berhasil menaikkan level sebanyak 18 kali sehingga kini telah mencapai level 117 hanya dalam kurun waktu beberapa jam saja. Selain itu, sebagai bonus saat mencapai level 100, Li Hao mendapatkan peningkatan permanen sebanyak 10 poin pada setiap statistik yang dimilikinya.


Basis kultivasi Li Hao sudah meningkatkan dari yang sebelumnya bintang satu kini menjadi bintang dua.


"Seorang Nascent Soul sepertimu, mau membantai kami di ranah Forging Qi dan Qi Refinement? Apa kau sudah gila?" Li Hao berkata dengan susah payah karena masih harus bertahan dari tekanan aura tersebut.


"Gila...? Apa aku tidak salah dengar, huh!"


Aura yang keluar dari tubuh Nascent Soul itu semakin kuat sehingga membuat Li Hao kembali bertekuk lutut.


Li Hao merapatkan giginya sebelum membuka layar status miliknya.


[ Nama: Li Hao


Umur: 19 Tahun


Level: 117


Statistik


Strength: 160 Vitality: 80


Agility: 161 Qi: 160


SP: 90 ]


Li Hao memikirkan sejenak ketika melihat jumlah SP-nya saat ini, ia bingung harus menambahkan statistik yang mana untuk situasi sekarang.


Di sisi lain, Nascent Soul yang melihat Li Hao kembali bertekuk lutut dan tidak mengatakan apapun langsung mendengus kecil, ia tidak ingin membuang lebih banyak waktu lagi karena pihak lawan bisa kapan saja datang dan membantu.


Ketika Nascent Soul itu hendak menghabisi seorang peserta laki-laki yang tidak jauh dari tempatnya berada, ia menghentikan niatnya saat melihat Li Hao kembali berdiri.


[Vitality +40]


[Vitality 80 > 120]

__ADS_1


[Agility +20]


[Agility 161 > 181]


[Strength +30]


[Strength 160 > 190]


[Ding! Statistik Vitality mencapai 100!]


[Mendapatkan SP +5!]


[Vitality +5]


[Vitality 120 > 125]


"Haah...! Dasar brengsek, apa hanya segitu saja aura yang bisa kau keluarkan?" Li Hao bertanya sembari menyeringai tipis.


"Huh!" Nascent Soul itu yang melihat Li Hao masih mampu berdiri menjadi terkejut, mana mungkin seorang Qi Refinement bintang dua bisa melakukan hal semacam itu, "Tidak mungkin, apa aku salah lihat?"


"Inilah kenyataannya, brengsek." Li Hao mengangkat pedang Iblis Malam, gerakannya terlihat kaku karena tekanan aura tersebut tergolong luar biasa, "Lebih baik kau tarik auramu yang tidak berguna itu dan hadapi aku."


Nascent Soul yang mendengar itu langsung melebarkan matanya, urat di wajahnya mulai bermunculan dan Niat Membunuh semakin merembes keluar dari tubuhnya, "Beraninya cecunguk sepertimu merendahkanku!"


Ketika Nascent Soul tersebut berkata demikian, Li Hao merapatkan giginya dan berusaha untuk mempertahankan postur tubuhnya saat ini, "Majulah, apa kau pikir aku akan takut?"


Nascent Soul itu menggenggam kedua pedang sabitnya tersebut dengan erat, dan menggunakan kecepatan tinggi ia sudah berada tepat di depan Li Hao.


Li Hao yang menyadari itu langsung melompat mundur dan segera mengeksekusi teknik Tusukan Bintang.


Whoooosh!


Nascent Soul itu menerima serangan tersebut karena tidak sempat menghindarinya, ekspresinya sedikit mengeras lalu menatap Li Hao dengan serius, "Siapa kau sebenarnya, bocah?"


"Aku adalah Li Hao, aku adalah seorang pengembara." Li Hao sengaja menjawabnya untuk mengulur waktu.


"Li Hao, ya? Baiklah, aku akan membunuhmu!" Nascent Soul itu memperlihatkan ekspresi marah, lalu bergerak ke arah pemuda itu, "Mati!"


Li Hao tidak sempat menghindar karena kecepatan luar biasa yang dilakukan oleh Nascent Soul itu, ia menjadikan pedang Iblis Malam sebagai tameng dan menerima serangan lawannya.


Buaaagh!


Li Hao langsung terpental ke belakang dan menabrak dinding ruangan sampai hancur, muntahan darah keluar dari mulutnya dan ia mendapat luka sayatan yang begitu dalam meskipun telah menangkisnya dengan sempurna.

__ADS_1


Bersambung.....


LIKE >> VOTE >> RATE 5 >> COMMENT.


__ADS_2