Terjebak Di Dunia Kultivator

Terjebak Di Dunia Kultivator
Hutan Tanpa Ujung VI


__ADS_3

Di dalam Gua, pertarungan terjadi antara Li Hao dengan pasukan simpanse. Karena medannya sempit, para simpanse tersebut tidak bisa menyerang lawannya secara bersamaan seperti sebelumnya.


Li Hao sendiri fokus menghabisi simpanse yang datang padanya, meskipun kesulitannya berkurang tetapi ia tetap mendapatkan luka karena pola serangan mereka yang tidak bisa ditebak olehnya.


Seiring berjalannya waktu simpanse semakin banyak yang datang, mereka terus mengamuk dan menyerang tembok Gua dengan tujuan untuk memperbesar ukurannya.


Level Li Hao juga bertambah secara signifikan, dan ia telah mencapai level 178 dengan 35 stat poin yang tersisa.


Setelah bertarung cukup lama, Li Hao akhirnya mencapai bagian paling dalam Gua. Tanpa banyak berpikir lagi, dirinya langsung memasang posisi kuda-kuda lalu mengalirkan sebagian besar Qi-nya ke dalam pedang Iblis Malam.


Whoooosh!


Ketika aura hitam keluar dari pedang tersebut, para simpanse langsung melompat mundur karena insting mereka mengatakan kalau aura itu berbahaya.


Tusukan Bintang!


Li Hao sendiri segera melakukan gerakan menusuk ke arah para simpanse yang ada di depannya, dan di detik selanjutnya ledakan yang dahsyat terjadi begitu saja.


Duuuar!


Di sisi lain, sejumlah simpanse Golden Core yang menunggu di dekat mulut Gua langsung melebarkan mata ketika merasakan energi mengerikan disaat ledakan tersebut terjadi.


"Menjauh!"


Simpanse yang berada di ranah Golden Core bintang 16 berseru dengan nada panik sembari melompat mundur sejauh mungkin, namun peringatannya terlambat karena tidak lama setelah itu serangan yang tak kasat mata keluar dari mulut Gua dan menghabisi hampir semua simpanse yang ada di jalurnya.


Dalam sekejap mata, ratusan simpanse yang berada di lorong Gua langsung terbunuh dalam sekejap. Hampir semua yang tewas adalah Qi Refinement, sementara yang Golden Core berhasil selamat meskipun beberapa dari mereka mendapatkan luka yang cukup parah.


Simpanse yang berada di ranah Golden Core bintang 16 melebarkan matanya secara sempurna ketika melihat jumlah korban di pihaknya begitu banyak, tak pernah terlintas dipikirannya kalau seorang Qi Refinement mampu membantai pasukannya dalam waktu yang tergolong singkat.


"Benar-benar manusia biadab... Aku akan membunuhmu!" Niat Membunuh yang sangat kental merembes keluar dari tubuhnya, "Semuanya, ikuti aku! Jangan biarkan dia mati dengan mudah setelah membuat saudara-saudara kita terbunuh!"


Simpanse yang merupakan pemimpinnya berseru lantang, lalu melesat masuk ke dalam Gua dan diikuti oleh para simpanse yang tersisa.


Di sisi lain, setelah mengorbankan sebagian besar Qi-nya untuk mengeksekusi teknik Tusukan Bintang, Li Hao langsung menancapkan pedang Angin ke tanah lalu mengepalkan tangan kirinya.


Aura biru perlahan menyelimuti kepalan tangan kiri Li Hao, tidak lama setelah itu kilatan petir merah mulai bermunculan.


Tinju Petir Merah.


Bam!

__ADS_1


Li Hao melompat ke atas dan meninju langit-langit Gua, serangannya tersebut menghasilkan ledakan keras sekaligus getaran yang hebat. Ketika mendongakkan kepalanya, ia langsung menyipitkan matanya karena cahaya matahari mulai menyinari kegelapan Gua.


Li Hao segera mengambil pedang angin yang menancap di tanah lalu melompat ke lubang menuju luar Gua. Tidak lama setelah dirinya keluar dari sana, Niat Membunuh yang sangat kental merembes keluar dari lubang tersebut.


Boom!


Di detik selanjutnya, ledakan terjadi dan Gua tersebut hancur berkeping-keping. Li Hao sendiri sudah melompat cukup jauh, ia bisa menemukan puluhan simpanse yang terlihat sangat marah.


"Manusia keparat! Kau akan mati!"


Simpanse yang merupakan pemimpin pasukan melesat maju ke arah Li Hao setelah menemukan keberadaannya, puluhan simpanse juga mengikuti dari belakang dan mereka memanfaatkan medan hutan untuk menyerang dari berbagai arah.


"Wah, ini berbahaya..." Li Hao segera membuka layar statusnya, lalu melihat levelnya telah naik lagi ke level 186 setelah membantai ratusan simpanse menggunakan Tusukan Bintang.


[Agility +35]


[Agility 226 > 261]


[Strength +15]


[Strength 235 > 250]


Duuuar!


"Apa...?"


Pemimpin simpanse sedikit melebarkan matanya ketika tidak menemukan Li Hao di area serangannya, pandangannya segera menyapu ke semua arah sampai akhirnya ia mendongak ke atas dan menemukan Li Hao yang baru saja turun dari langit.


"Bagaimana mungkin kau bisa melompat setinggi itu...? Apa kau memang benar-benar seorang Qi Refinement?!" pemimpin simpanse bertanya pada manusia yang berjarak kurang dari setengah kilometer.


"Jangan banyak bicara, aku sudah tidak sabar ingin membunuh kalian semua." ucap Li Hao, suaranya terdengar angkuh.


Mata pemimpin simpanse berubah menjadi dingin, lalu melesat maju dengan kecepatan tertingginya.


Li Hao mulai bertukar serangan dengan puluhan simpanse itu, ia mengandalkan Tarian Bintang Malam namun hanya berhasil melukai mereka yang berada di ranah Qi Refinement.


Li Hao terus menangkis serangan yang tiada hentinya tersebut dan sesekali mengeksekusi Tarian Binatang Malam, ia menerima banyak serangan dan beberapa tulang rusuknya sampai mengalami keretakan sehingga membuatnya memuntahkan darah segar dari mulutnya.


"Sialan, aku tidak bisa menggunakan strategi 'hit and run' karena kecepatanku lebih lambat dari mereka." Li Hao mengumpat dalam hati, ia memang masih memiliki stat poin yang tersisa tetapi tidak ada jaminan kalau dirinya akan jauh lebih cepat jika memasukkan semua poinnya tersebut ke Agility, "Untuk sekarang, aku tidak boleh memasuki hutan. Mereka akan jauh lebih diuntungkan jika aku masuk ke dalam sana."


Li Hao akhirnya memutuskan untuk bertarung habis-habisan di area yang sudah hancur, ia mengincar para simpanse lemah terlebih dahulu supaya tidak tambah merepotkan situasinya.

__ADS_1


Selama sepuluh menit lamanya Li Hao terus bertukar serangan tanpa diberikan waktu untuk memulihkan diri, ia sudah hampir mencapai batasnya namun masih ada cukup banyak lawan yang tersisa.


"Sialan, tidak ada pilihan lain!"


[Qi +25]


[Qi 260 > 285]


Whooosh!


Basis kultivasi Li Hao langsung meningkat ke bintang selanjutnya sehingga ia berada di Qi Refinement bintang 16 dan hampir mendekati ranah Golden Core.


Selain basis kultivasinya yang meningkat, jumlah Qi dalam dantian Li Hao juga bertambah dan membuat simpanse yang melihat itu terkejut sekaligus bingung.


Li Hao sendiri langsung melakukan serangan yang dapat memperlebar jarak dalam waktu singkat, lalu memasang kuda-kuda yang posisi berbeda dari biasanya.


Melihat semua simpanse yang tersisa berada di area depannya, Li Hao langsung menarik nafas dalam-dalam sembari mengalirkan 99% Qi-nya ke dalam pedang Iblis Malam


Swooosh!


Aura hitam keluar dari pedang Iblis Malam dan pada saat yang bersamaan aura biru juga menyelimuti pedang tersebut. Li Hao kemudian mengayunkan pedangnya secara horizontal, menciptakan lekungan aura hitam yang terdapat aura biru di tepiannya.


Semua simpanse sama sekali tidak menyadari lekukan aura hitam tersebut karena kecepatannya sulit ditangkap oleh mata mereka.


Bruuugh!


Secara bersamaan, semua simpanse yang menerima serangan lekungan aura hitam itu langsung terbelah menjadi dua bagian. Tidak sampai di sana, serangan tersebut juga menebang pepohonan yang masih utuh sejauh satu kilometer.


[Ding! Berhasil menyelesaikan misi system!]


[Mendapatkan Hunter Eye dan manual Immune Step]


[Level meningkat: 186 > 188]


Melihat layar notifikasi tersebut, Li Hao langsung terjatuh duduk lalu berbaring dengan posisi telentang. Ia mengatur nafasnya yang memburu, lalu mengeluarkan beberapa pil pemulih luka luar.


Tanpa banyak bicara Li Hao langsung menelannya dan menunggu khasiat pil tersebut berkerja sembari memikirkan pertarungan yang hampir membuat nyawanya melayang.


Bersambung.....


LIKE >> VOTE >> RATE 5 >> COMMENT.

__ADS_1


Manual \= Buku


__ADS_2