
Setelah berada di kota Qibao, Li Hao langsung menyewa penginapan yang cukup mewah selama dua minggu lamanya. Selama di kota ini, ia berencana untuk tidak melakukan tindakan menonjol dan melakukan aktivitas layaknya penduduk biasa.
Li Hao mengeluarkan telur merah setelah berada di kamar penginapannya, tanpa banyak bicara dirinya mulai mengalirkan Qi ke kedua tangannya dan membiarkan telur itu menyerapnya.
Setelah menghabiskan sebagian besar Qi-nya, Li Hao menyimpan kembali telur itu ke dalam inventory lalu membersihkan dirinya yang dipenuhi dengan keringat.
Li Hao kemudian berbaring di atas tempat tidur, lalu mengeluarkan kunci dungeon yang didapatkannya dari hadiah misi sebelumnya.
"Hmm... Daripada terus diam di sini, haruskah aku mencoba masuk ke dalam dungeon? Tapi, berapa lama waktu yang kubutuhkan untuk bisa menyelesaikannya?" Li Hao bertanya-tanya sebelum menggeleng kecil, "Kurasa ide yang buruk kalau mencoba memasuki dungeon sekarang, lagipula rencanaku di sini adalah menghabiskan waktu untuk menetaskan telur merah itu."
Li Hao mengurungkan niatnya dan fokus pada rencana awalnya, setiap Qi-nya pulih secara menyeluruh ia kembali mengeluarkan telur merah dan membiarkan telur itu menyerap sebagian besar Qi-nya.
***
12 hari semenjak Li Hao berada di kota Qibao, sebagian besar waktunya dihabiskan di kamar penginapan dan ia hanya keluar ketika ingin mencari udara segar saja.
Li Hao selalu membeli informasi tentang pergerakan tuan Yang Pun setiap empat hari sekali, dan hari ini adalah waktunya untuk membeli informasi seperti biasanya.
Di Menara Informasi, sejenak Li Hao menatap bangunan menara di depannya selama beberapa saat. Kemudian, ia melangkah masuk dan pergi ke meja resepsionis yang berada di lantai dasar.
"Aku ingin membeli informasi terbaru tentang kultivator Immortal bernama Yang Pun, dia berasal dari sekte Tengkorak Hitam." Li Hao berkata langsung pada intinya.
"Baik, saya akan mencarinya terlebih dahulu." pelayan pria yang ada di balik meja tersenyum tipis, lalu beranjak pergi dari sana.
Selama kurang lebih lima menit, pelayan itu kembali lalu memperlihatkan gulungan yang tidak lain adalah informasi terbaru tentang kultivator bernama Yang Pun.
"Harga untuk informasi ini seratus koin emas, Tuan." ucap pelayan tersebut tanpa memudarkan senyumannya.
Li Hao yang mendengar itu langsung terbatuk pelan, lalu menatap pelayan tersebut dengan tatapan terkejut, "Apa-apaan... Kau serius? Kenapa harganya lebih mahal dari yang biasa kubeli?!"
"Informasi ini berada di tingkat Langit, Tuan. Itulah mengapa harganya cukup mahal..."
"Informasi tingkat Langit...?"
__ADS_1
Perlu diketahui, Menara Informasi memiliki tingkatan tersendiri dalam setiap informasi milik mereka, seperti: Rendah, Menengah, Tinggi, Bumi, Langit dan Rahasia. Semakin tinggi tingkatan informasinya maka akan semakin mahal pula harganya.
Li Hao mengetahuinya karena Diao Chan sempat menjelaskan hal itu ketika mereka membeli informasi di kota Luoyang. Namun, yang membuatnya terkejut adalah informasi tentang tuan Yang Pun yang sebelumnya hanya berada di tingkat tinggi kini telah menjadi tingkat Langit.
"Ya, apa anda belum mengetahui tingkatannya? Apakah mau saya jelaskan?"
"Tidak, tidak perlu..." Li Hao langsung memberikan gestur menolak, "Kenapa tingkatan informasi tentangnya bisa meningkat?"
"Maafkan saya, tapi saya tidak dapat memberitahukannya pada anda sesuai dengan peraturan yang ada. Jika anda penasaran, anda bisa membeli informasinya."
Li Hao langsung mengangguk kecil, kemudian mengeluarkan seratus koin emas dan membeli informasi tersebut.
Pelayan itu memberikan gulungan di tangannya setelah menghitung total jumlah uang yang diterimanya dari Li Hao.
"Terima kasih atas pembeliannya, Tuan."
Pelayan itu memberikan salam hormat, sementara Li Hao langsung berbalik dan duduk di salah satu kursi kosong yang memang sudah disediakan untuk pelanggan.
Setiap kalimat yang tertulis di gulungan tersebut Li Hao simak secara baik-baik, semakin banyak tulisan yang dirinya selesai baca matanya semakin melebar.
Li Hao tidak bisa untuk tidan terkejut, nafasnya tertahan karena tidak menyangka dengan hal ini. Karena informasi ini berasal dari Menara Informasi, sulit baginya untuk berpikir kalau informasi ini adalah salah atau bahkan palsu.
"Kematian tuan Yang Pun, apakah ini bersangkutan dengan sekte Lotus Hitam? Tapi, bagaimana bisa mereka menghabisinya yang merupakan seorang Immortal dari sekte besar?"
Menurut Li Hao, mustahil tuan Yang Pun bisa dihabisi begitu saja, apalagi mayatnya ditemukan di kediamannya.
"Kalau dari informasi, kondisinya terlihat mengenaskan, apa itu artinya dia telah melewati sebuah pertarungan? Aneh sekali, seharusnya kalau di kediamannya akan ada orang lain yang mendengar ataupun melihat tapi kenapa di sini tidak tertulis sedikitpun mengenai itu?" Li Hao bergumam, "Haruskah aku bertanya?"
Li Hao perlahan bangkit berdiri dari kursinya sambil mengalihkan pandangannya ke meja resepsionis, namun ia berhenti bergerak di pertengahan saat melihat seseorang mengenakan mantel hitam sedang duduk di atas meja resepsionis sembari mengayunkan kedua kakinya seperti anak kecil yang bermain di ayunan.
Orang tersebut berhenti mengayunkan kedua kakinya, lalu kepalanya perlahan menoleh ke arah Li Hao dan memperlihatkan wajah tersenyum seorang pria dewasa berusia 30-an.
Sesaat setelah itu, sepuluh orang lainnya yang mengenakan mantel hitam muncul dan mengelilingi Li Hao secara melingkar dengan berjarak kurang dari enam meter.
__ADS_1
"Wah, brengsek..." Li Hao mengumpat pelan, dan layar misi muncul di depan wajahnya.
[Ding! Melarikan diri dengan selamat!]
[Hadiah: Evolusi Pedang Iblis Malam]
[Hukuman Gagal: Turun 50 Level]
"Li Hao... Memiliki arti berani dan penuh semangat, sepertinya nama itu memang cocok untukmu ya?"
Pemuda yang sebelumnya menduduki meja resepsionis datang menghampiri Li Hao, kedua tangannya melipat di belakang pinggang dan senyumannya saat ini terlihat mengerikan.
"Siapa kau?" Li Hao bertanya dengan penuh kewaspadaan, ia tidak bisa membaca basis kultivasi orang itu.
"Aku...? Perkenalkan, namaku adalah Xue Jian. Aku adalah utusan dari sekte Lotus Hitam..." pemuda itu memperkenalkan diri dengan tangan kanan menyentuh dada bagian kirinya.
Li Hao langsung menahan nafasnya mendengar itu, banyak pertanyaan langsung terlintas di kepalanya.
"Seharusnya nama sekte Lotus Hitam tidak lagi asing di telingamu, bukan? Kekekeke..." Xue Jian tertawa, ia bisa menebak ekspresi Li Hao yang berada di balik topeng hitam polos, "Apa kau tau alasan kami datang menemuimu?"
Li Hao menelan ludahnya dengan kasar sebelum menggelengkan kepalanya, meskipun begitu ia sudah bisa menebak alasan mereka datang menemuinya.
"Ah... Jangan berbohong dong, bocah." tangan Xue Jian langsung meraih leher Li Hao dan mencengkeramnya dengan kuat, "Untuk seorang jenius sepertimu, aku yakin kau sudah tau. Tapi yah, aku akan memperjelasnya supaya tidak ada kesalahpahaman..."
Li Hao sendiri sengaja tidak menghindari cengkeraman Xue Jian untuk memperkirakan secara kasar kemampuannya, nafasnya langsung menjadi sesak karena itu dan dirinya yakin kalau orang di depannya sekarang adalah seorang Immortal.
"Reaksimu terlihat biasa, apa cengkeramanku ini kurang kuat?" Xue Jian memperkuatnya saat bertanya demikian, dan ia mendengus pelan ketika melihat wajah Li Hao yang memerah, "Jangan pura-pura kuat, kau bisa mati karena hal remeh."
Xue Jian mendorong Li Hao dan membuatnya jatuh ke lantai, kaki kanannya segera menginjak dada pemuda itu agar dia tidak bangkit berdiri.
Li Hao hanya bisa pasrah karena kekuatan Xue Jian berkali-kali lipat darinya, jika ia melawan maka itu akan merugikan dirinya sendiri. Untuk sekarang Li Hao akan mengikuti alurnya, dia akan memikirkan rencana untuk bisa melarikan diri dari sini.
Bersambung.....
__ADS_1
LIKE >> VOTE >> RATE 5 >> COMMENT.