Terjebak Di Dunia Kultivator

Terjebak Di Dunia Kultivator
Kota Shaoyang


__ADS_3

[Qi +80]


[Qi: 50 > 130]


[Strength +1]


[Strength: 99 > 100]


[Vitality +19]


[Vitality: 31 > 50]


[SP: 15]


[Ding! Statistik Qi mencapai 100!]


[Mendapatkan SP +5!]


[Ding! Statistik Strength mencapai 100!]


[Mendapatkan SP +5!]


Li Hao yang menyaksikan semua layar pemberitahuan itu sedikit melebarkan matanya, ia tadinya ingin mengatakan sesuatu akan tetapi dirinya langsung mengurungkan niat saat limpahan energi tiba-tiba saja masuk ke dalam tubuhnya.


Whoooosh!


Fluktuasi energi yang begitu dahsyat merembes keluar dari tubuh Li Hao, angin kuat tercipta di sekitarnya seolah akan ada badai yang datang.


Di saat yang bersamaan, basis kultivasi Li Hao meningkat satu-persatu-- yang tadinya ia berada di tingkat Forging Qi bintang 8, sekarang mulai naik sampai ke Forging Qi bintang 14.


Ketika Li Hao mencapai tingkat tersebut, fluktuasi energi di sekitarnya secara perlahan mereda-- angin kencang yang muncul entah dari mana mulai menghilang.


Nafas Li Hao menjadi memburu sesaat setelah fenomena itu selesai, ia mulai mengatur nafasnya dan itu membutuhkan waktu sekitar tiga menit penuh.


"Jantungku... Tiba-tiba saja memompa dengan cepat, apa yang terjadi?" Li Hao bertanya ketika nafasnya sudah teratur kembali, ia bersender di pohon belakangnya dan beristirahat sejenak.

__ADS_1


"Bahkan setelah menambahkan 80 SP, aku masih belum bisa mencapai Qi Refinement." Li Hao sebenarnya sedikit kecewa, tapi itu tidak berlangsung lama setelah dirinya teringat sesuatu.


Rata-rata kultivator bisa mencapai tingkat Qi Refinement ketika mereka menginjak usia kepala tiga, sedangkan yang jenius sekitar kepala dua.


"Itu artinya aku adalah super jenius yang tak pernah terukir dalam sejarah, karena pada dasarnya-- aku mencapai tingkat ini dalam waktu kurang dari dua bulan saja." Li Hao terkekeh pelan, "Omong-omong, apakah setiap stats-ku mencapai angka 100-- aku akan mendapatkan bonus SP?" Li Hao bertanya-tanya, ia sebenarnya masih sedikit terkejut dengan layar pemberitahuan sebelumnya.


Li Hao terdiam untuk memikirkan hal tersebut sebelum helaan nafas keluar dari mulutnya, "Ya, sudahlah... Itu tidak penting. Untuk sekarang, mari berdiri dan lanjutkan perjalanan." Li Hao bangkit ketika mengatakan itu, ia kemudian mengedarkan pandangannya sebelum berjalan ke arah barat.


......................


Kota Shaoyang adalah kota yang luasnya bisa menampung belasan ribu makhluk hidup, sebagian besar penduduknya adalah seorang kultivator-- jadi tanpa adanya penjaga sekalipun, kota ini adalah kota yang aman.


"Akhirnya sampai..." Li Hao bisa menemukan sebuah gerbang besar yang jaraknya kurang dari seratus meter, "Sesuai dengan yang kubaca, kota ini tidak mempunyai penjaga yang menjaga gerbang kota. Sepertinya pemimpin yang memimpin kota ini cukup percaya diri dengan keamanan kota." Li Hao bergumam, ia bisa melihat-- puluhan orang sedang berjalan memasuki kota.


"Hm, apa memang biasanya seramai ini?" alis Li Hao sedikit terangkat, namun ia tidak memikirkannya lebih jauh dan memilih untuk masuk ke dalam kota.


......................


Setelah Li Hao masuk ke dalam kota Shaoyang, ia bisa melihat ada banyak orang yang sedang beraktivitas. Dirinya terdiam sejenak di tempat sebelum kembali berjalan.


Tujuan Li Hao datang ke kota ini karena dia ingin menjual semua daging buruan yang ia punya di inventory, karena jumlah jenis hewannya sudah cukup banyak-- slot inventory miliknya hampir penuh.


"Luar biasa... Aku tak menyangka ada restoran sebesar ini." Li Hao diam-diam berdecak kagum, matanya menuju ke papan yang berada tepat di atas pintu masuk dan menemukan nama restoran tersebut.


"Restoran Keluarga Hong..." gumam Li Hao pelan, ia merasa sedikit familiar dengan nama restoran ini.


"Ah... Pantas saja aku tidak merasa asing. Kalau tidak salah, di salah satu buku yang pernah kubaca-- Restoran Keluarga Hong adalah salah satu restoran yang paling besar di daratan Surgawi. Tidak kusangka akan menemukan cabangnya di kota ini." Li Hao tersenyum tipis, lalu berjalan menuju pintu masuk restoran itu.


Ketika Li Hao hendak melewati pintu masuk, seorang penjaga yang berjaga tepat di depan pintu langsung menghalanginya.


"Hm, ada apa?" tanya Li Hao sembari menatap penjaga yang berada di tingkat Qi Refinement bintang 1.


"Apa kau kemari untuk makan?" tanya penjaga dengan tenang.


Li Hao langsung menggeleng dan menjawab, "Tidak, aku ingin menjual daging buruanku di sini."

__ADS_1


Penjaga itu sedikit menaikkan alisnya sebelum berkata, "Pergi saja, nak. Restoran ini tidak membeli daging buruan dari seorang kultivator ataupun pemburu..."


"Ah, begitu ya." Li Hao merasa sedikit malu, entah kenapa ia tidak pernah terpikir hal ini, "Sudah pasti kalau restoran besar mempunyai pasokan daging sendiri, kenapa juga mereka harus membeli daging hasil buruan pemburu? Haiss..."


Li Hao langsung berbalik tanpa sepatah katapun, ketika ia baru beberapa langkah berjalan-- tiba-tiba saja suara teriakan datang dari arah belakangnya.


"Dasar wanita brengsek! Padahal aku sudah membayar banyak hutang keluargamu, tapi sekarang kau malah menentangku?! Tidak berguna!" seorang pemuda yang tampaknya berusia 25 tahun-an keluar dari restoran sembari menjambak seorang wanita yang usianya mungkin belum menginjak kepala dua.


Pemuda tersebut melempar perempuan itu ke tanah dan ia melontarkan berbagai macam makian padanya.


Dua orang pria paruh baya datang bersama pemuda itu, dan tampaknya mereka ada pengawal yang ditugaskan untuk menjaga pemuda angkuh tersebut.


Li Hao yang menyaksikan itu sedikit menyipitkan matanya, ia merapatkan gigi karena kesal melihat pemuda itu merendahkan sang wanita sampai segitunya.


Pemuda yang sedang memaki wanita di depannya berhenti ketika menemukan Li Hao yang tidak jauh dari tempatnya berada, "Liat apa kau, bangsat! Mau mati?!"


Li Hao sedikit terkejut ketika mendengar itu, ia menoleh ke samping kiri serta kanannya dan tidak menemukan orang lain.


"Apa aku yang kau maksud?" tanya Li Hao sembari menunjuk ke arah dirinya sendiri.


"Memangnya siapa lagi?!" pemuda itu naik darah, melihat Li Hao masih belum pergi-- ia langsung berkata dengan nada marah, "Apa yang sedang kau lakukan di sana, hah! Pergilah! Ini bukan sebuah pertunjukkan!"


Li Hao tidak mengatakan apa-apa dan hanya diam di tempat.


Pemuda itu yang melihat Li Hao masih diam di tempatnya bertambah marah, ia langsung menoleh ke arah kedua pengawalnya dan memerintahkan mereka berdua untuk memberi pelajaran pada orang itu.


"Tuan muda Li, lebih baik kita tidak perlu melibatkan orang lain. Dia sepertinya mempunyai latar belakang yang tidak biasa, melihat tingkat kultivasinya yang tinggi di usia muda..." salah satu penjaga berkata dengan hati-hati.


Pemuda yang dipanggil Tuan muda Li langsung terdiam mendengar itu, ia kemudian berkata, "Usir dia, aku tidak mau melihatnya lagi di sekitar sini!"


"Tapi..."


"Tidak ada tapi-tapian, bangsat! Kau mau menerima hukuman dari ayah, ya?!" tuan muda Li berkata dengan nada mengancam.


Kedua penjaga yang mendengarnya langsung menelan ludah dengan kasar, mereka berdua saling menatap satu sama lain dan mengangguk secara bersamaan.

__ADS_1


Bersambung.....


LIKE >> VOTE >> RATE 5 >> COMMENT.


__ADS_2