
Jang Hwi selalu waspada terhadap setiap perubahan di stadion, sudah setengah jam berlalu setelah ia mendapatkan kabar dari anggota pasukan khusus dan belum ada tanda-tanda keanehan yang terjadi.
"Staminaku berkurang signifikan karena menyebarkan Kesadaran Spiritual dalam waktu yang lama, kurasa tidak ada salah beristirahat." Jang Hwi berkata dalam hati sebelum menarik kembali Kesadaran Spiritual miliknya.
Perlu diketahui, Kesadaran Spiritual adalah teknik yang memungkinkan seorang kultivator untuk melihat dengan jelas apa yang ada di sekitarnya seperti menggunakan mata sendiri. Untuk mendapatkan teknik ini, seseorang harus mencapai ranah Immortal terlebih dahulu. Selain itu, Kesadaran Spiritual tidak mengkonsumsi Qi tetapi menguras mental penggunanya.
Setiap kultivator di ranah Immortal memiliki jarak luas yang berbeda-beda dalam menyebarkan Kesadaran Spiritual, itu semua tergantung pada bakat dan juga usaha yang dilakukan dalam melatih Kesadaran Spiritual mereka.
Jang Hwi merupakan seorang Immortal bintang empat, ia mampu menyebarkan Kesadaran Spiritualnya ke segala arah sejauh seratus meter. Namun melakukan itu sangatlah menguras mentalnya, dan untuk memulihkannya ia membutuhkan istirahat karena tidak ada pil yang bisa membantu pemulihan tersebut.
Setelah menarik Kesadaran Spiritualnya, Jang Hwi meningkatkan kewaspadaannya. Perhatiannya juga lebih difokuskan pada ruang tunggu yang ditempati oleh Nona muda pertamanya untuk berjaga-jaga.
Setelah 25 menit berlalu, Jang Hwi kembali mendapatkan telepati dari anggota pasukan khusus. Mereka telah memenuhi perintahnya dengan menginterogasi salah satu pendatang baru Nascent Soul, dan mereka juga mendapatkan informasi kalau kekacauan dipastikan akan terjadi di kota Luoyang.
Namun, mereka tidak mendapatkan informasi mengenai dalangnya karena Nascent Soul yang ditangkap tiba-tiba saja berteriak dan tidak lama kemudian tewas di tempat. Usai diperiksa penyebabnya, otak orang itu meleleh sampai tak tersisa sedikitpun.
"Sepertinya mereka mengkonsumsi racun atau terikat dengan kontrak Dao, ya?" Jang Hwi mengelus dagunya, "Kurasa aku memang harus membawa Nona muda pertama pergi dari sini."
"Berjagalah di sekitar stadion, aku akan membawa Nona pergi dari sini." Jang Hwi memberikan perintah setelah berdiri dari tempat duduknya, "Selain itu, mulailah sebarkan rumor mengenai kekacauan yang mungkin akan terjadi di kota Luoyang."
"Saya mengerti, Tuan Jang Hwi."
Setelah telepati mereka berdua terputus. Jang Hwi sendiri langsung pergi ke tempat Nona muda pertamanya berada, ia akan membawanya pergi secepat mungkin dari kota ini karena kemungkinan besar dalangnya akan mempercepat rencana setelah rumor tersebut menyebar luas.
Jang Hwi kemudian menghancurkan kubah pelindung yang melindungi lapangan lalu turun ke lapangan dengan santainya. Baru beberapa langkah menuju ke ruang tunggu, ia dihadang oleh dua Immortal yang menjadi penjaga di sana.
"Tuan, sebagai seorang penonton, anda dilarang untuk memasuki lapangan. Silahkan kembali ke tempat duduk anda atau ikut kami ke ruang keamanan..."
__ADS_1
"Aku di sini karena ingin menyatakan kalau Diao Yu San telah mengundurkan diri dari Turnamen." Jang Hwi mengatakan itu dengan suara yang mengandung Qi sehingga suaranya tersebut dapat terdengar ke seluruh sisi stadion.
"Apa...? Memangnya siapa anda?"
"Saya adalah pengawasnya, jadi minggir."
"Tunggu, anda tidak bisa melakukan itu semaunya. Harus ada prosedur untuk masalah ini..."
Jang Hwi menghela nafas pendek dari mulutnya, lalu mengalihkan pandangannya pada Zhan Bao Jie yang menjadi wasit di Turnamen ini, "Hei, pak tua. Turunlah sebelum aku menghampirimu..."
Suara Jang Hwi memang terdengar tenang, namun semua orang yang berada di bawah ranah Immortal langsung merinding ketika mendengarnya.
Zhan Bao Jie menghentikan paksa pertarungan yang terjadi di lapangan, lalu menghampiri Jang Hwi dengan tenang. Ia menatap pria paruh baya tersebut dengan tatapan tidak senang, "Kalau tidak salah kau adalah Jang Hwi, orang kepercayaan sekaligus tangan kanan Patriark dari sekte Tiang Naga Iblis. Apa kau tau konsekuensi dari perbuatanmu ini?"
"Ternyata kau mengenalku dengan baik..." Jang Hwi tersenyum tipis, lalu menatap ruang tunggu yang ditempati oleh Nona muda pertamanya, "Kurasa tidak perlu basa-basi lagi, aku tidak ingin membuat kekacauan di sini, tujuanku hanya membawa Nona mudaku pergi. Kurasa kau bisa mempersingkatnya, bukan?"
"Seharusnya kau sudah menyadari situasinya, apa perlu aku membeberkan ini ke semua penonton?" Jang Hwi berbicara pelan, namun ia sangat yakin kalau semua Immortal dan Nascent Soul di stadion ini mampu mendengarnya dengan jelas.
Zhan Bao Jie tidak langsung membalas dan ekspresinya tampak datar, tidak lama kemudian ia mengangguk pelan lalu berkata, "Segera bawa Nona mudamu pergi, jika kau membuat kekacauan lebih jauh maka Lima Menara Naga akan memberikan sanksi berat pada sekte Tiang Naga Iblis."
"Terima kasih atas kemurahan hatimu, aku menghargainya." Jang Hwi tidak ingin membuang lebih banyak waktu, ia mengalihkan kembali pandangannya ke pintu ruang tunggu dan menemukan Nona muda pertamanya sudah berdiri tidak jauh dari sana, "Ah, wajahnya lebih dingin dari biasanya."
Jang Hwi hanya bisa tersenyum pahit dan mendekati Nona muda pertamanya, ia tidak menjelaskan situasinya terlebih dahulu tetapi langsung membawanya pergi dari sana dengan cara terbang.
Tidak lama setelah Jang Hwi dan Diao Yu San menghilang dari pandangan semua orang, mereka kembali melanjutkan pertandingan. Namun, baru saja Zhan Bao Jie ingin mengumumkan kembali kalau pertandingan akan dilanjutkan, suara gemuruh tiba-tiba saja terdengar.
"Apa...?" ekspresi Zhan Bao Jie menjadi serius, lalu segera memberi perintah pada beberapa Immortal di stadion untuk memeriksa apa yang terjadi di luar sana.
__ADS_1
Setelah diperiksa, para Immortal sewaan melaporkan kalau sejumlah ledakan terjadi di berbagai tempat kota Luoyang.
Ekspresi Zhan Bao Jie langsung mengeras ketika mendengar itu, "Bajingan mana yang berani membuat kekacauan di kota ini?!"
Zhan Bao Jie memang sudah mendengar kalau beberapa Immortal yang disewa merasakan perubahan atmosfer di kota ini, seperti banyaknya pendatang di ranah Immortal maupun Nascent Soul. Namun, ia tidak terlalu memikirkan itu karena fokus pada tugasnya sebagai wasit.
"Berjaga lah di luar stadion, aku akan membicarakan ini pada petinggi lainnya." ucap Zhan Bao Jie, dan setelah itu ia pergi ke bangku para Ketua dari Lima Menara Naga berada.
Sementara itu, Turnamen terpaksa dihentikan dan semua peserta yang sedang bertanding di lapangan dikembalikan ke ruang tunggu. Situasi di kursi penonton juga mulai ricuh, pihak-pihak kuat dari berbagai sekte mulai mengajukan keluhan karena khawatir dengan keselamatan generasi muda mereka.
***
Di sisi lain, kekacauan mulai terjadi di kota Luoyang. Orang-orang saling bertarung satu sama lain dan membunuh, mereka tidak mempedulikan siapa lawan mereka sehingga banyak manusia yang bukan kultivator tewas karena hal tersebut.
Jang Hwi bersama tiga Immortal yang tidak lain adalah pasukan khusus melesat di udara dengan kecepatan tinggi, mereka tidak berbicara sama sekali dan fokus membawa keluar Nona muda pertama ke luar kota.
"Kekacauan ini, bukan kalian yang menjadi pemicunya, 'kan?" Diao Yu San memasang ekspresi serius, dia saat ini terbang dengan bantuan Qi dari Jang Hwi.
"Kami tidak mungkin berani melakukannya, Nona. Selain itu, kekacauan ini adalah hasil prediksi dari mereka bertiga." Jang Hwi menjawab dengan tenang.
Namun, Jang Hwi cukup yakin kalau rumor yang disebarkan oleh pasukan khusus membuat sang Dalang mempercepat rencananya.
"Bagaimana dengan Diao Chan dan dua orang yang bersamanya?" Diao Yu San kembali bertanya setelah keheningan sesaat.
"Nona muda kedua dan anak kecil yang bernama Wei Han telah dibawa kembali ke sekte oleh lima Tetua dalam. Sedangkan bocah bernama Li Hao, saya tidak yakin di mana keberadaannya sekarang." Jang Hwi menjawab.
Diao Yu San tidak mengatakan apapun setelahnya, dan mereka semua akhirnya berhasil keluar dari kota Luoyang sebelum kekacauannya semakin besar.
__ADS_1