
Setelah meningkatkan statistik Agilitynya, kecepatan Li Hao bertambah secara signifikan. Namun dengan kecepatan maksimalnya yang sekarang, ia memerlukan tubuh fisik yang kuat supaya bisa menahan tekanan udaranya.
Li Hao terus melesat tanpa beristirahat sedikitpun, dan kurang lebih selama tiga jam lamanya ia akhirnya menemukan sebuah kota kecil yang tidak memiliki penjagaan sedikitpun.
Tanpa banyak berpikir Li Hao langsung pergi ke kota tersebut untuk membeli topeng pengganti, ia juga ingin membeli beberapa persediaan makanan dan juga pil yang dapat membantunya di pertarungan jangka panjang.
Sesampainya di kota tersebut, Li Hao menanyakan tempat yang menjual barang-barang yang dibutuhkannya.
Kurang dari satu batang dupa terbakar, Li Hao berhasil membeli semua barang-barang tersebut. Ketika ia ingin keluar dari kota dan melanjutkan perjalanannya, sekelompok orang datang menghampirinya.
Jumlah mereka ada tujuh dan tidak ada seorangpun di antara mereka berada di ranah Golden Core, kebanyakan basis kultivasi mereka adalah Qi Refinement dan sisanya adalah Forging Qi.
Tindakan mereka yang mengepung Li Hao tentu saja menarik perhatian warga yang sedang beraktivitas, mereka mulai menonton dari kejauhan dan beberapa ada yang bersembunyi karena berpikir akan ada keributan yang hebat.
"Li Hao, bukan?" salah seorang pria bertanya dengan sebilah pedang di tangan kanannya.
Raut wajah Li Hao berubah menjadi serius setelah mendengarnya, "Sepertinya kita tidak saling mengenal satu sama lain, siapa kau?"
"Kekekeke..." pria itu tertawa sambil mengeluarkan sebuah poster yang melukis wajah seseorang, "Kesalahan apa yang kau perbuat sampai sekte bintang sepuluh mencarimu?"
Li Hao sesaat memperhatikan poster tersebut dan matanya sedikit melebar karena ada lukisan wajahnya yang terlihat sangat detail.
"Itu... Wajahku?" Li Hao bergumam dengan ekspresi terkejut.
"Benar! Ini adalah wajahmu, bocah!"
"Tsk, ternyata situasinya lebih merepotkan dari yang kupikirkan." Li Hao berdecak kesal, ia tak menyangka kalau sekte Lotus Hitam akan menyebarkan poster yang melukis wajahnya, "Jadi, tujuan kalian ingin membawaku ke tempat mereka?"
"Hahahaha! Apa kau ingin menyerahkan diri sekarang?!"
__ADS_1
"Lucu sekali..." ekspresi Li Hao berubah menjadi dingin, di detik selanjutnya ia melesat dengan sangat cepat dan membunuh ketujuh orang yang mengepungnya dalam sekejap.
Kejadian itu jelas membuat warga kota yang melihatnya terkejut bukan main, mereka langsung mundur menjauh dan memalingkan wajah ke arah lain.
"Aku tidak boleh berlama-lama lagi." Li Hao bergumam sebelum menghilang dari tempatnya dalam sekejap mata.
Setelah kepergian Li Hao, beberapa kultivator yang sebelumnya mengamati dari kejauhan mulai berdatangan. Di antara mereka, ada seseorang yang mengambil poster yang telah terkena lumuran darah, dan tidak lama kemudian seringai lebar terpancar jelas di wajahnya.
"Li Hao...? Sepertinya kau anak yang menarik." orang itu tertawa kecil, lalu menghilang dari sana tanpa disadari oleh siapapun.
Di sisi lain, Li Hao terus meningkatkan kecepatannya setelah berhasil keluar dari kota, tidak lupa ia juga mengenakan topeng hitam polos yang baru saja dibelinya beberapa waktu lalu.
"Ugh, lukisan itu benar-benar mirip. Mereka memang sangat menginginkanku..." wajah Li Hao menjadi tak sedap dipandang, "Mulai sekarang aku harus berhati-hati, dengan bocornya identitasku di kota itu, pasti mereka dari sekte Lotus Hitam ataupun orang yang menginginkan hadiah buronannya akan datang ke sana untuk mencariku."
Li Hao memutuskan untuk tidak beristirahat sampai dirinya berada di Gua Dunia Lain, mengingat jaraknya yang lumayan jauh mungkin ia akan sampai ke sana dalam waktu tiga hari atau lebih.
......................
Setelah satu hari penuh berlari tanpa henti, Li Hao tidak mengalami masalah selama di perjalanan. Namun, nasib baiknya berakhir pada hari kedua ketika waktu menjelang sore. Li Hao melihat sekelompok orang di kejauhan, dan mereka secara tiba-tiba mengeluarkan aura yang kuat dari tubuh masing-masing.
Li Hao yang pada saat itu masih berlari mau tak mau berhenti, jikalau dirinya memaksa untuk lewat maka ia akan mendapatkan luka yang serius.
Kelompok yang berjumlah sepuluh orang itu masing-masing berada di ranah Golden Core, dan yang paling tinggi di antara mereka adalah Golden Core bintang 13.
"Ini mengejutkan, Li Hao yang merupakan pahlawan kecil di kota Luoyang seharusnya berada di ranah Qi Refinement atau bahkan jika berkembang ada di ranah awal Golden Core. Bagaimana kau bisa berkembang secepat ini, bahkan melampaui para jenius dari generasi muda?"
Seorang pria bertopeng wajah anjing bertanya dengan nada tertarik, dia adalah kultivator yang berada di ranah Golden Core bintang 13.
"Jadi, kalian datang untuk menangkapku, begitu?" Li Hao memasang ekspresi dingin sembari mengeluarkan pedang Iblis Malam.
__ADS_1
"Kau cepat tanggap, ya?" pria bertopeng wajah anjing tersebut mengeluarkan pedang dari cincin penyimpanannya, "Lebih baik kau mulai berdoa supaya tangan atau kakimu tidak putus."
Sesaat setelah berkata demikian, sembilan orang yang bersama pria bertopeng tersebut maju, sementara orang itu sendiri mengamati dari kejauhan untuk menganalisa kekuatan Li Hao.
Li Hao sendiri berdecak kesal sebelum maju dan menanggapi serangan mereka, melawan sepuluh Golden Core sekaligus adalah hal yang sulit baginya namun dengan efek penyembuhan dari pedang Iblis Malam membuatnya lebih berani melakukan serangan beresiko tinggi.
Pertarungan sudah berlangsung selama sepuluh menit lamanya, dan Li Hao berhasil memberikan luka cukup serius pada sebagian besar orang yang menyerangnya.
Li Hao berusaha memanfaat setiap celah yang ada dalam dalam lima menit selanjutnya dia berhasil membunuh dua orang sekaligus.
Tujuh orang yang tersisa sama sekali tidak gentar setelah melihat kematian rekan mereka, sementara Golden Core bintang 13 yang mengamati dari kejauhan mulai memasang ekspresi serius.
"Berbahaya... Anak ini jauh lebih berbahaya dari yang kupikirkan. Kematian dua Golden Core sekaligus sangat merugikanku..." pria bertopeng wajah anjing itu bergumam, "Sepertinya aku memang harus turun tangan."
Pria bertopeng tersebut bergabung ke dalam pertempuran dan segera mengubah posisi Li Hao menjadi dalam keadaan bertahan, bantuan yang diberikan oleh orang baru itu sangat besar sehingga kesulitannya langsung meningkat menjadi beberapa kali lipat.
Li Hao merapatkan giginya karena selalu mendapatkan luka setiap belasan detik sekali, tentu saja semua lukanya itu bisa langsung disembuhkan oleh pedang Iblis Malam dan membuat situasinya lebih baik dari yang dibayangkan. Namun, ia tidak boleh bergantung terus-menerus karena efek pemulihannya memiliki batas yang tidak bisa diprediksi.
Li Hao kemudian memikirkan statistik apa yang harus ditingkatkannya dalam situasi seperti ini.
Sementara itu, kedelapan orang yang berhadapan dengan Li Hao menyadari kalau setiap luka yang diterimanya akan secara otomatis pulih kembali.
"Dia beregenerasi setiap kali menerima luka, bagaimana mungkin bisa terjadi?!" pria bertopeng wajah anjing bertanya-tanya, "Apakah dia menguasai Dao tertentu? Tapi, apa?! Aku belum pernah mendengar Dao yang dapat memulihkan luka seperti itu!"
Tidak hanya pria bertopeng itu saja yang mempertanyakan hal tersebut, tetapi rekannya yang lain juga sama.
Bersambung.....
LIKE >> VOTE >> RATE 5 >> COMMENT.
__ADS_1