
Setelah semua itu, Li Hao bersama Diao Chan berjalan memasuki gedung ketika mereka sudah berada di antrian paling depan.
Di dalamnya hanyalah sebuah gedung kosong yang hanya ada beberapa meja dan kursi. Ketika Li Hao menyadari sesuatu, nafasnya langsung tertahan diikuti matanya yang sedikit melebar.
"Bagaimana... Bisa?" Li Hao mendapati beberapa pria paruh baya yang mempunyai wajah dan pakaian sama persis, dia adalah seorang Nascent Soul yang dilihatnya beberapa menit lalu.
"Dao Puppet..." Diao Chan yang mengetahui keterkejutan Li Hao langsung menjelaskannya, "Seorang kultivator yang mempunyai Dao Puppet bisa menciptakan klon dirinya sendiri sampai batas tertentu, klon tersebut mempunyai kesadaran yang dibagi dari kesadaran utama."
"Dao Puppet, ya." Li Hao memperhatikan para klon itu dalam diam, lalu bertanya, "Bagaimana kita bisa membedakan yang asli dan yang palsu?"
"Untuk itu, aku tidak tau secara detail. Aku hanya pernah mendengar kalau ada beberapa kultivator yang bisa membedakannya dengan mudah, mereka mempunyai mata spesial yang bisa melihat seluruh titik meridian-- sehingga dapat membedakan asli atau palsunya pemilik klon dari Dao Puppet." Diao Chan kembali menjelaskan.
"Ternyata ada hal-hal semacam ini, ya. Sungguh luar biasa..." Li Hao berdecak kagum selama beberapa waktu, "Haruskah aku mempelajari Dao Puppet juga?"
"Ilham Dao tidak semudah itu didapatkan, kau harus berlatih satu keterampilan secara terus menerus sampai mendapatkan pencerahan, membutuhkan takdir dan juga keberuntungan yang bagus. Lalu, Dao dibagi menjadi beberapa tingkat... Semakin tinggi tingkat yang kau miliki, maka semakin kuat pula dirimu dalam suatu Dao." Diao Chan terdiam sejenak sebelum melanjutkan kata-katanya lagi, "Contohnya, Dao of The Sword milikku berada di tingkat dua dan kau berada di tingkat satu, maka itu akan membuktikan kalau pemahaman pedangmu lebih dangkal dariku dan juga aku satu langkah lebih unggul menggunakan pedang daripada dirimu."
"Jadi intinya, seperti Hierarki kekuatan kultivator, ya?" Li Hao bertanya, nadanya sedikit ragu.
"Ya, bisa dibilang begitu. Tapi semisalnya aku unggul dalam satu Dao darimu, bukan berarti kau lebih lemah dariku. Setiap kultivator setidaknya mempunyai dua Dao untuk dipelajari, kemenangan tidak akan bisa didapat hanya karena kau unggul dalam satu Dao." Diao Chan menjawab dengan tenang.
Itu artinya Dao adalah salah satu eksistensi paling penting di dunia ini, Li Hao memang sudah mempunyai gambaran yang cukup besar tetapi masih belum bisa memahami keseluruhannya.
"Terima kasih, untuk detailnya aku akan mencari tau sendiri nantinya." Li Hao tersenyum tipis, dan kemudian giliran mereka berdua tiba.
__ADS_1
Persyaratan untuk mendaftar Turnamen ialah, seseorang harus berada di umur 15 sampai 30 tahun. Dan, basis kultivasi yang diizinkan adalah Forging Qi bintang 6 sampai Qi Refinement bintang 16.
Jelas sekali kalau tujuan Turnamen ini ingin mengumpulkan para jenius di generasi sekarang, entah apa tujuannya tetapi itu pasti ada hubungannya dengan bisnis.
Setelah memenuhi persyaratan, mereka akan melakukan pemeriksaan tertentu, antara lain: basis kultivasi, umur tulang dan jumlah elemen yang dimiliki.
Li Hao cukup mengerti kalau masalah pemeriksaan tentang umur tulang dan juga basis kultivasi, yang ia herankan di sini adalah pemeriksaan jumlah elemen yang dimiliki, seharusnya hal itu tidak ada hubungan kuat dengan persyaratan yang ada-- namun kenapa harus diperiksa? Jawabannya langsung didapat oleh Li Hao.
Lima Menara Naga berniat untuk merekrut kultivator berpotensi yang tidak berada dalam naungan manapun. Mudahnya, mereka ingin mengambil orang-orang berpotensi sebelum Turnamen dimulai, dengan begitu mereka akan mendapatkan keuntungan dalam bidang tempur dan lain-lain.
"Ini cukup beruntung mengingat aku baru membuka satu elemen saja." pikir Li Hao sembari menghela nafas lega, mungkin ia tidak akan mengikuti Turnamen ini jika sudah membuka kelima elemennya sekaligus.
"Sepertinya aku harus mencari tau cara untuk menyembunyikan elemen yang kumiliki, kalau kejadian ini terulang di masa depan dan pada saat itu aku sudah membuka semua elemenku, maka akan menjadi sesuatu yang merepotkan."
"Kita langsung kembali saja, ya? Aku pusing sekali..." Diao Chan berkata sembari memegang keningnya, bisa dilihat kalau wajahnya saat ini sangat pucat.
"Baiklah." Li Hao mengangguk pelan ketika melihat wajah pucat wanita di sampingnya, "Seandainya demam-mu masih tidak turun juga, aku harap jangan memaksakan diri untuk mengikuti Turnamen."
"Aku mengerti..." Diao Chan hanya mengiyakan saja agar tidak berdebat lebih jauh, meski menjawab demikian-- ia sama sekali tidak berniat mendengarkannya karena tujuannya ikut ke dalam Turnamen ini adalah untuk bertarung dengan kakaknya dan membuat dia mengakui dirinya.
Ketika mereka berdua sudah keluar dari gedung, langkah Diao Chan langsung terhenti dan membuat Li Hao keheranan.
Li Hao menatap ke arah yang Diao Chan lihat, dan dirinya menemukan seorang wanita cantik berambut hitam dengan panjang sampai sepinggang, kedua pupil matanya berwarna hitam pekat, kulitnya mulus dan juga seputih susu.
__ADS_1
Dalam perspektif Li Hao, dia masuk ke dalam kategori salah satu wanita tercantik yang pernah ia temui selama hidupnya.
"Kenalan?" Li Hao tentu bertanya, tetapi Diao Chan mengabaikan dirinya dan menatap wanita cantik itu dalam diam.
"Ayo pergi."
Setelah beberapa saat, Diao Chan melangkahkan kakinya dengan cepat dan meninggalkan Li Hao sendiri. Sedangkan wanita cantik itu hanya menatap lurus ke depan meskipun mengetahui Diao Chan memandanginya sejenak.
Li Hao sendiri tidak terlalu lama diam di tempatnya dan menyusul Diao Chan yang sudah melangkah jauh, walaupun dirinya tidak mengetahui identitas wanita cantik itu-- beberapa spekulasi sudah muncul di otaknya.
***
Pada saat mereka berdua sampai di depan gedung penginapan, Li Hao berkata kalau dirinya ingin membeli obat demam-- dan Diao Chan hanya menganggukkan kepalanya sebelum masuk ke dalam penginapan.
"Karena melihat kakaknya, dia sampai berubah seperti itu? Dia benar-benar terpaku padanya..." Li Hao mengakhiri kata-katanya dengan menghela nafas panjang, ia kemudian menatap ke arah langit dan mengingat wajah wanita cantik itu, "Dari segi penampilan mereka cukup mirip, yang membedakan hanya warna rambut dan pupil mata saja. Lalu, untuk basis kultivasinya... Dia sepertinya jauh lebih tinggi dariku dan Diao Chan, tetapi tidak sampai ke tingkat Golden Core."
"Sudahlah... Itu tidak penting." Li Hao menggeleng pelan, kemudian berjalan pergi dan mencari tempat yang menjual berbagai macam pil.
Tujuannya sekarang adalah mencari obat untuk Diao Chan, sekaligus membeli beberapa pil penyembuh serta jenis lainnya untuk petualangannya di masa depan nanti.
Li Hao mungkin akan membeli dalam jumlah banyak sehingga dirinya tidak perlu membeli lagi dalam waktu dekat, ia tidak takut kadaluwarsa karena akan menyimpan semua barang itu di dalam inventory yang tak terikat dengan konsep waktu.
Bersambung.....
__ADS_1
LIKE >> VOTE >> RATE 5 >> COMMENT.