Terjebak Di Dunia Kultivator

Terjebak Di Dunia Kultivator
Gua Dunia Lain IV


__ADS_3

Li Hao menenangkan dirinya usai mengetahui ratusan Spirit Beast sedang mengejarnya saat ini, "Jumlah mereka... Bertambah banyak dari sebelumnya, ini cukup berbahaya apalagi aku tidak mampu melihat basis kultivasi mereka."


Entah apa yang terjadi, Li Hao tidak mampu melihat tingkat kultivasi para Spirit Beast tersebut. Namun, ia masih bisa merasakan jumlah serta tingkat kemurnian energi mereka sehingga dirinya bisa memperkirakan seberapa kuat mereka.


"Yah, sebenarnya tidak masalah mau seberapa banyak jumlah mereka. Toh, pada akhirnya ini seperti rencana awalku..." Li Hao bergumam sembari mengalirkan Qi ke pedang Iblis Malamnya, "Rencanaku adalah memakai strategi 'Hit and Run', tapi kali ini aku akan menggunakan teknik yang memiliki jangkauan serangan yang luas."


Li Hao terus mengalirkan Qi-nya ke dalam pedang Iblis Malam dan mengkonsumsi hampir sebagian besar total Qi miliknya.


"Ugh, ini benar-benar menguras staminaku..." tubuh Li Hao langsung dipenuhi keringat setelah berhasil melakukannya, "Baiklah, semua persiapanku sudah selesai. Sekarang, aku perlu membuat mereka diam di tempat selama beberapa detik."


Li Hao mengkonsumsi pil pemulih Qi yang memiliki kualitas tinggi, dan Qi di dalam dantiannya mulai pulih dengan cepat karena efektivitas dari pil tersebut.


"Hm, meskipun belum pulih seperempatnya tapi jumlah Qi-ku sekarang sepertinya sudah lebih dari cukup..." Li Hao bergumam usai menunggu selama beberapa waktu, lalu menciptakan kobaran api di tangan kirinya, "Kalau begitu, mari berpesta!"


Whoooosh!


Li Hao membakar setiap pohon yang dilewatinya, dan berhasil menciptakan kebakaran yang hebat dalam waktu singkat. Di sisi lain, para Spirit Beast yang mengejar Li Hao mulai melambat karena kebakaran yang terjadi di hutan tersebut, beberapa dari mereka mencoba untuk memadamkan apinya tetapi kebakarannya sudah terlalu besar dan meluas sehingga mustahil untuk dipadamkan dengan cepat.


Kurang lebih sepuluh menit berlalu semenjak kebakaran hebat terjadi, Li Hao berhenti membakar setiap pohon yang dilewatinya lalu mengamati setiap pergerakan para Spirit Beast yang mengejarnya.


"Mereka mulai melambat, mungkin mereka akan berhenti kalau aku membuat kerusakan sedikit lagi..." gumam Li Hao, lalu memikirkan kerusakan macam apa yang menurutnya efesien untuk digunakan, "Hm, aku belum pernah mencoba elemen petir setelah mengaktifkannya hari itu, haruskah aku mencobanya sekarang?"


Li Hao terdiam sejenak untuk memikirkannya, menggunakan elemen petir sebenarnya cukup beresiko apalagi sekarang ini dirinya berada di dalam Pocket Realm yang berbahaya. Namun di sisi lain, menggunakan elemen petir jauh lebih efektif daripada menggunakan elemen api.


"Kurasa bukan masalah besar mengambil resiko besar, aku punya pedang Iblis Malam yang dapat memulihkan luka ku." Li Hao melompat dari pohon sesaat setelah berkata demikian, lalu menciptakan elemen petir di tangan kirinya, "Tanah mampu mengalirkan listrik dengan baik, kuharap para Spirit Beast itu bisa berhenti karena ini..."

__ADS_1


Zrrrrrt!


Li Hao menyentuh tanah dengan tangan kirinya yang telah dialiri oleh elemen petir, dan menggunakan sisa-sisa Qi-nya untuk menghantarkan aliran listrik tersebut ke arah para Spirit Beast berada.


Zrrrrrrt!


Para Spirit Beast yang berdiri di tanah langsung membeku karena sengatan listrik bertegangan tinggi, Li Hao yang melihat itu dari kejauhan tidak tinggal diam dan segera mengeksekusi tekniknya.


Gerakan Kelima: Meteor Jatuh!


Whoooosh!


Aura hitam yang sedari tadi merembes keluar dari pedang Iblis Malam perlahan melayang ke langit dan kemudian membentuk lingkaran cahaya hitam yang diisi dengan rune-rune kuno.


Whoooooom!


Di sisi lain, para Spirit Beast tidak bisa untuk tidak terkejut melihat batu raksasa muncul tepat di atas mereka dan hendak turun menabrak daratan. Mereka mencoba untuk melarikan diri dari area jatuhnya batu tersebut, namun karena masih ada efek dari aliran listrik bertegangan tinggi serta api yang terbakar di mana-mana membuat mereka dalam posisi sulit.


Li Hao sendiri juga pergi menjauh dari area tersebut karena jaraknya masih termasuk dalam jangkauan serangan meteor jatuh, dia menggunakan Immune Step dan hanya membutuhkan kurang dari sepuluh detik saja untuk bisa keluar dari area tersebut.


Di saat batu raksasa itu menabrak daratan, terjadi suara ledakan dahsyat disertai beberapa notifikasi naik level. Li Hao bisa merasakan gelombang angin serta gelombang kejut secara bersamaan, dampak dari jatuhnya meteor itu sangat hebat sehingga meratakan sekitar hutan dalam radius satu kilometer lebih.


Li Hao pun juga terkena dampaknya dan bahkan terpaksa turun dari pohon yang ditempatinya, namun ia tidak sampai menerima luka sebab ketahanan tubuhnya jauh lebih kuat daripada dampak tersebut.


"Ternyata sekuat ini, ya? Waktu itu aku tidak sempat melihat dampaknya karena aku lebih dulu kehilangan kesadaran..." gumam Li Hao, lalu mengeluarkan beberapa pil pemulih Stamina serta Qi, "Omong-omong, apakah mereka semua sudah mati? Aku sampai naik tiga level soalnya..."

__ADS_1


Li Hao memperhatikan area yang menjadi tempat jatuhnya batu besar, dan matanya sedikit menyipit ketika melihat sekumpulan Spirit Beast sedang bergerak ke arahnya.


Hampir semua dari mereka adalah Spirit Beas tipe udara, sementara sisanya adalah Spirit Beast tipe darat yang memiliki kecepatan tinggi.


"Tsk, masih ada belasan yang hidup, lebih banyak dari perkiraanku." Li Hao berdecak kesal, lalu menggenggam erat pedang Iblis Malamnya, "Qi-ku sudah habis dan belum pulih sama sekali, staminaku juga sebagian besar telah terkuras. Yah, aku punya SP yang belum terpakai sih, tapi sayang jika harus digunakan dalam situasi seperti ini."


"Kurasa aku masih bisa menghabisi mereka tanpa perlu meningkatkan statistik ku." Li Hao bergumam sebelum menghela nafasnya melalui mulut, "Kuharap begitu..."


Tidak butuh waktu lama sampai belasan Spirit Beast itu datang, mereka langsung menyerang Li Hao dari berbagai arah secara agresif.


Li Hao sendiri menghadapi mereka murni dengan kekuatan fisiknya, ia lebih memfokuskan serangannya pada dua harimau daripada Spirit Beast tipe udara.


Harimau yang Li Hao hadapi merupakan harimau loreng pada umumnya, namun mereka memiliki kekuatan serta kecepatan yang luar biasa. Tidak hanya itu, pertahanan fisik mereka juga sangat hebat sehingga membuatnya cukup kesulitan.


Li Hao berusaha memanfaatkan medan yang kacau untuk melakukan serangan tipuan, dan ia berhasil membunuh kedua harimau itu dalam kurun waktu sepuluh menit.


Sekarang, Li Hao harus menghadapi para Spirit Beast tipe udara. Mereka tidak hanya hewan seperti burung, tetapi ada juga serangga seperti kupu-kupu raksasa dan lebah seukuran tangannya.


"Baguslah, Qi-ku sudah pulih sedikit. Setidaknya pertarungan ini akan jauh lebih mudah dari yang kupikirkan..." Li Hao bergumam, dan tanpa berkata lebih jauh langsung menyerang Spirit Beast terdekat.


Pertarungan Li Hao dengan para Spirit Beast itu berlangsung sengit, karena keuntungan mereka yang bisa terbang membuatnya kesulitan untuk memberikan serangan fatal.


Bersambung.....


LIKE >> VOTE >> RATE 5 >> COMMENT.

__ADS_1


Note: Binatang Spiritual atau Monster sekarang diubah jadi Spirit Beast.


__ADS_2