Terjerat Cinta Satpol PP Arogant

Terjerat Cinta Satpol PP Arogant
Kedatangan Bunda


__ADS_3

Key sedang bermalas-malasan tidak keluar dari apartermennya. Selly sudah pulang ke rumahnya sendiri. Key mau makan saja hanya delivery lewat aplikasi.


Key melakukan aktivitas olahraga di balkon apartermennya. Key juga sangat menikmati indahnya pemandangan kota Amerika dengan Gedung-gedung pencakar langitnya.


Key dengan pakaian olahraga istirahat dan menikmati teh hangat dan kue. Tak berapa lama tiba-tiba ada bunyi bel apartermennya pertanda ada tamu yang datang.


Waktu masih menunjukan pukul 09.00 waktu Amerika Serikat. Key berjlan menuju pintu kemudian membuka pintu apartermennya. Key terkejut dengan kedatangan Alex yang terseyum simpul dengan manis di hadapannya.


Key yang pernah dibantu olehnya akhirnya mau tidak mau mempersilahkan Alex masuk. Key kemudian pamitan untuk membersihkan dirinya. Alex dengan sabar menunggu Key membersihkan diri dan mengganti bajunya.


Setelah ganti baju, Alex mengajaknya keluar untuk jalan-jalan. Alex yang sebelumnya mencari informasi tentang Key, berniat membawanya ke rumah sakit milik keluarganya. Sebenarnya Key enggan untuk mengikuti permintaan Alex, namun karena Key menghormati Alex yang pernah menolongnya akhirnya mengikutinya.


Alex mengajak Key keliling rumah sakit milik keluarganya. Key mengagumi pelayanan dan penataan rumah sakit milik Alex. Key tertarik dengan aplikasi pelayanan rumah sakit tersebut yang semuanya dilakukan dengan baik dan serba menggunakan teknologi dan program yang canggih.


Alex berusaha menarik Key dalam lingkungan kerja rumah sakitnya. Alex nampak antusias merekrut Key dengan memberikan janji berupa kesejahteraan dan fasilitas yang memadai. Namun Key tetap tidak berkenan untuk menjadi bagian dari rumah sakit Alex.


Key yang mudah akrab juga langsung bisa mengenal beberapa orang penting bagian dari rumah sakit. Semua orang yang dikenal juga nampak menyukai Key.


Setelah puas berkeliling rumah sakit. Alex mengajak Key ke rumah makan untuk menikmati masakan khas Amerika. Key hanya meesaan makanan ringan, karena Key sangat pemilih untuk makan makanan tentunya untuk menjaga bentuk tubuhnya agar tetap ramping dan langsing.

__ADS_1


Alex tersenyum memandangi Key yang sedang makan hingga membuat Key salah tingkah. Wajah Key merona menahan malu. Alex tiba-tiba memengulurkan tangannya dan mengusap bibir Key yang ada noda bekas makanan. Key berusaha menghindar namun kalah cepat dengan gerakan tangan Alex.


“Hai, Key dan kak Alex. Kalian jadian ya? wah aku ketinggalan informasi ya? Selamat ya?” ucap Selly yang tiba-tiba hadir dengan temen cowoknya. Selly pun minta izin untuk bergabung dengan mereka. Mereka nampak akrab satu dengan yang lain hingga membuat Key erbebas dari rsa canggunggnya.


Stelah puas ngobrol dan menikmati hidangannya merka kembali ke apartermen. Alex mengantarkan Key dengan mengendarai kendaraan pribadinya.


Key nampak diam duduk di sebelah Alex, entah kenapa perasaannya tidak menentu. Key merasa ada sesuatu yang membuat dia berdebar-debar. Begitu sampai di parkiran apartermen Key keluar dari mobil yang pintunya telah dibukakan oleh Alex.


Baru saja Key membalikan tubunya, Key dipanggil oleh seseorang yang tak lain adalah Brian. Key nampak terkejut menatap Brian yang baru saja keluar dari mobil dan diikuti oleh Ayah Andi dan bunda Katrin.


Key langsung lari berhamburan memeluk ayah dan bunda. Key nampak semangat dan senang karena dipertemukan dengan ayah dan bundanya hingga melupakan Alex. Alex mendekati mereka dan ternyata Alex mengenal Brian sebagai rekan bisnis. Mereka berduapun nampak akrab satu dengan yang lainnya hingga membuat kedua orang tua Key dan Key terpaku menatapnya.


Alex nampak kecewa dengan pertemuannya dengan Brian hari ini. Namun alex sangat menghargai persahabatan jadi lex lebih memilih mundur dan dalam hatinya berjanji akan menerima mereka berdua sebagai sahabatnya.


Alex akhirnya ijin untuk pulang ke rumahnya dengan perasaan yang kecewa. Key mengajak kedua ortunya dan Brian masuk ke apartermennya. Dan yang membuat Key kagum adalah Brian yang nampak sudah akrab dengan kedua ortunya.


Mereka berempat berlanjut ngobrol di ruang tamu, Bunda Katrin menceritakan bagaimana Brian yang tiba-tiba mengajak mereka pergi untuk menghadiri wisuda Key. Brian juga yang mengurus paspor untuk kedua orang tuanya. Tiket pun juga dibelikan oleh Brian, namun ayah Andi tidak mau memberatkan Brian hingga akhirnya ayah Andi mengganti semua biayanya.


Key nampak mengagumi Brian yang dengan begitu mudahnya bisa menakluk kedua orang tuanya. Kedua orang tuanya termasuk orang pemilih untuk bergaul dengan orang lain.

__ADS_1


Bunda yang mengetahui situasi, langsung mempersilahkan Brian untuk membersihkan diri di kamar mandi. Key yang mengetahuinya langsung mempersiapkan keperluan mandi.


Bunda dan Key kemudaian berlanjut menuju dapur untuk membuat hidangan. Sedaangkan ayah Andi nampak beristirahat menikmati acara televisi. Ayah Andi jugs nampak memainkan ponselnya untuk memberitahui Ata kalau sudah sampai ke Amerika. Ata tidak bisa ikut karena ada tugas ke luar kota mengawal atasannya menghadiri kegiatan yang diselenggarakan oleh kantor pusat.


Sementara itu Brian sudah selesai mandi dan menghampiri ayah. Sementara itu hidangan makan malam yang disiapkan oleh Key dan bunda juga sudah matang. Mereka berampat makan dengan suasana seolah-olahmereka mereupakan bagian dari satu keluarga. Moment seperti ini diabadikan oleh Brian untuk diambil gambarnya kemudian dijadikan status di medsosnya.


Semua orang yang mengenal Brian langsung mengomentari mereka. Kebanyakan yang dia kenal baik keluargfa maupun sahabatnya nampak mendukung Brian untuk segera meresmikan hubungan mereka berdua. Namun ada juga cewek atau fan berat dari Brian mengungkapkan rasa kecewanya.


Setelah makan Brian nampak tersenyum sendiri menatap ponselnya, hingga membuat Key penasaran denga napa hang dilakukan oleh Brian. Key yang kepo langsung mengulurkan kepalanya berusaha menengok atrau mengintip ponsel Brian. Brian yang merasa ada pergerakan dari manusia yang duduk di sebelahnya langsung menolehkan kepalanya ke sisi samping hingga kening mereka berdua berbenturan.


Key kaget dan merasa kesakitan hingga spontan mengelus-elus keninggnya. Brian malah semakin gemas dengan tingkah laku Key yang ceroboh. Ayah Andi dan bunda Katrin tertawa terpingkal-pingkal melihat tingkah laku anak gadisnya.


Key tambah manyunkan bibirnya karena tidak ada dukungan dari kedua orang tuanya namun justru mentertawakannya.


“Sakit ya? Sini coba aku lihatnya!” Brian langsung menangkap tangan Key yang mengelus-elus keningna dan mengamati kening Key yang berbenturan dengannya.


Brian mengusap usapnya dan mengatakan kalau dirinya secara tidak sengaja telah menyakiti Key. Namun Key yang kesal tiba-tiba mencubit pinggang Brian hingga membuat Brian berteriak-teriak menahan geli bukan sakit. Key memang nampak tidak betul-betul mencubit Brian.


Kedua ortu Key sangat menikmati pemandangan yang ada di depannya. Mereka sebagai orang tua mengharapkan mereka berdua tetap bersatu dalam sebuah pernikahan.

__ADS_1


Terimakasih para pembaca yang setia atas kontribusinya dalam memberikan komentar, like, hadiah dan votenya.


__ADS_2