Terjerat Cinta Satpol PP Arogant

Terjerat Cinta Satpol PP Arogant
Hari H


__ADS_3

Semua orang sibuk mempersiapkan diri untuk pernikahan Key dan Brian. Leli, Alya dan Aleta sibuk untuk merias diri. Sedangkan Key sudah selesai di rias. Tiba-tiba Lely dan Alya yang sedang berada di ruang rias dikejutkan dengan Satria dan Ata. Satria nampak terpesona dengan kecantikan Leli demikian juga Ata yang nampak bengong dengan Alya yang nampak anggun dan cantik.


“Sayang, hari ini kamu kelihatan tambah cantik dan anggun. Ku sangat menyukainya boleh dong aku cium sedikit,” ucap Ata yang tiba-tiba langsung nyosor pipi Alya.


Alya nampak malu karena Ata menciumnya di hadapan seluruh kerabat dari Ata yang sedang di make up juga. Ata sih cuek saja namun sikapnya itu membuat para perias jadi ingin mengejar-ngejarnya. Ata pun jadi kelabakan hingga akhirnya Ata harus menghindar karena periasnya kebanyakan waria.


“Mas boleh dong, kita juga dicium?” kata perias tersebut hingga Ata geli dibuatnya bahkan si perias hampir menempelkan pipinya di bibir Ata. Ata langsung berlari terbirit-birit meninggalkan ruang make up sehingga membuat semua orang terkekeh dibuatnya.


Sementara itu ijab Kabul akan segera dilakukan. Key turun didampingi oleh Leli dan Alya, Key nampak cantik hingga membuat kagum semua orang. Penghulu sudah datang dan para saksi nikah pun juga sudah hadir. Om Arga yang akan menjadi saksi nikah dari pihak Key. Ayah Andi meskipun sudah tua namun tidak menampakan guratan wajah yang menua. Ayah Andi maupun om Arga masih kelihatan muda dan tampan.


Semua tamu undangan dibuat kagum dengan pemandangan yang ada di depannya. Selain memuji kedua mempelai semua tamu juga nampak mengagumi Ayah Andi dan Om Arga.


Setelah mengucapkan ijab qobul dan dinyatakan syah oleh penghulu, Brian langsung membuka kerudung Key dan mencium keningnya. Dan Key mencium punggung tangan suaminya. Dan untuk selanjutnya acara dilanjutkan dengan pesta yang kebetulan pelaksanaan pernikahan dilaksanakan di hotel milik keluarga. Semua kerabat dekat dari pihak Key maupun Brian diberi fasilitas lengkap untuk menginap mereka diperbolehkan.


Acara resepsi pun digelar sampai malam. Brian nampak senang dan semua relasinya dijamu dengan baik. Setelah acara jamuan malam dengan relasi bisnisnya Brian masuk ke kamar pengantin yang telah disiapkan oleh mamanya. Brian yang nampak kelelahan langsung menghampiri Key yang duduk di sofa. Brian langsung merebahkan dirinya di pangkuan Key yang sudah syah menjadi istrinya. Key mengusap-usap rambut Brian dengan penuh kasih sayang.


Brian nampak menikmatinya hingga akhirnya hasratnya untuk memiliki Key seutuhnya mulai menguasai dirinya. Brian langsung duduk di hadapan istrinya dan mulai aksinya. Brian mulai menyentuh istrinya dengan mencium bibir, pipi, kening dan seluruh tubuhnya. Baju Key mulai terlepas dari tubuhnya hingga membuat Brian semakin memacu dirinya untuk segera melakukannya.

__ADS_1


Brian secara pelan-pelan menggendong Key dan meletakan di ranjangnya dan mulai bergerilya hingga pagi hari. Kedua-duanya nampak menikmati permainan suami istrinya yang sudah syah secara hukum dan agama.


Key yang polos ternyata mempunyai daya Tarik sendiri hingga membuat Brian berulang-ulang untuk mencapai kepuasan bersama. Mereka berdua nampak kelelahan hingga adzan subuh membangunkan mereka.


Brian terbangun terlebih dahulu, Brian langsung membangunkan Key dan menggendongnya untuk ke kamar mandi. Key nampak meringis kesakitan, Brian melirik ada setitik noda di kain sprei nya hingga membuat Brian tersenyum senang kemudian mencium istrinya.


“Terimakasih sayang, kau telah menjaga kehormatan mu sampai hingga waktunya aku memiliki seutuhnya. Aku berharap kamu juga selalu menjaga kehormatan mu hanya untuk suamimu yang tercinta ini,” ucap Brian mencium kening istrinya.


Key menggangukan kepalanya kemudian mengalungkan tangannya di tubuh suaminya. Brian menyediakan air untuk mandi bersama di buth tub. Namun Brian yang lelaki sejati begitu melihat tubuh istrinya terguyur dengan air justru menariknya untuk melakukan penyatuan yang kesekian kalinya. Key yang merasa sedikit kesakitan namun karena dirinya menyadari sebagai istri tidak mampu untuk menolaknya.


“Sayang, untuk sarapan kita makan di kamar saja ya?” ucap Brian kemudian memutar no telpon hotel untuk memesan makanan kesukaan Key. Key merasa beruntung dengan perlakuan Brian terhadapnya.


Makanan yang dipesan Brian sudah datang. Brian makan sepiring berdua dengan Key. Brian dengan telaten juga menyuapi Key. Brian juga mengabadikan makan bersama dengan medsosnya. Semua teman dan kerabat mengomentarinya dan kebanyakan mereka mengomentari dengan positif.


Setelah kenyang sarapan pagi Brian mengajak Key keluar kamar untuk menemui beberapa kerabat yang masih ada di hotel. Opa dan oma Brian yang datang dari Amerika nampak menyukai Key. Omanya Brian memberi hadiah gelang yang cukup indah dengan inisial “BK” yang artinya Brian dan Ketty.


Key sangat senang karena semua keluarga Brian memperlakukannya dengan baik. Kemudian oma juga memberinya tiket bulan madu ke jepang. Oma juga menyuruh Brian untuk cuti 1 bulan agar menikmati bulan madunya di Jepang. Oma berharap Key segera memberinya buyut.

__ADS_1


Key tinggal di hotel selama tiga hari. Dan selama 3 hari pekerjaan brian di hendel asistennya. Untuk tanda tangan berkas Brian menyuruh asistennya membawa ke hotel.


Key yang merasa bosan tinggal di hotel dan tidak keluar sama sekali meminta suaminya untuk pulang ke rumah. Brian menyanggupi permintaan Key namun harus pulang ke rumah baru mereka yang sudah disediakan sebelumnya oleh Brian.


Key dan Brian langsung cek out dari hotel dan segera meluncur ke rumah barunya. Mbok Sri sudah menyambutnya dengan baik. Kamar mereka juga sudah rapi dengan hiasan bunga mawar dan lili hingga berbau wangi. Key sangat menyukai dan langsung merebahkan tubuhnya di ranjang hingga berguling ke kanan dan ke kiri menghirup aroma wangi bunga yang ditabur dan dipajang di kamar.


Brian yang dari tadi memandangi gerak gerik tubuh istrinya langsung mendekatinya hingga akhirnya menindihnya. Brian kembali melancarkan aksinya, Brian nampak bersemangat seperti singa yang kelaparan. Brian mencium tubuh istrinya yang memancarkan aroma wangi yang begitu menggoda.


Key merintih mencapai kenikmatan demikian pula Brian hingga akhirnya mengulang kembali percintaan mereka dengan banyak sensasi.


Setelah melakukannya kembali Brian nampak lemas karena banyak keluar tenaga. Brian merebahkan tubuhnya di dekat istrinya. Brian memeluk tubuh Key dengan gemas hingga mereka berdua terlelap dalam tidur.


Sesaat setelah Key tertidur, Brian membersihkan diri untuk selanjutnya keluar kamar dan masuk ke ruang kerjanya.


Brian duduk di meja kerjanya kemudian mengeluarkan dokumen untuk dilihatnya. Brian menandatangani beberapa berkas tentang pengalihan hak milik rumah untuk istrinya. Brian berharap istrinya mau menerima hadiahnya hingga mereka menjadi keluarga yang bahagia.


Terimakasih para pembaca yang setia atas kontribusinya dalam memberikan komentar, like, hadiah dan votenya.

__ADS_1


__ADS_2