Terlahir Kembali

Terlahir Kembali
Asep


__ADS_3

POV MC


'siall apa aku matii!' ucap batinku


siapa mereka, kenapa mataku rabun, dan lagi kenapa aku seperti digendong suster


“selamat Buu anak kalian laki laki dan sehat” ucap suster itu yang membuatku bingung


'ahh kenapa ini, kenapa aku tidak bisa menggerakkan tubuhku?' batinku yang tidak tenang dan kebingungan


“aa-- anak kita sangat ganteng pak, mirip kamuu!”


“yaa kau benar!”


'ke--kenapa ini, kenapa mereka menyebutku anak, dan kenapa aku tidak bisa berhenti nangis, apa maksudnya semua ini, bukannya aku sedang berada di labolatorium ku' batinku


.

__ADS_1


namaku Marcel, aku lahir di Indonesia karena ayah dan ibuku memang orang Indonesia, tapi aku juga bisa dikatakan jenius, saat umur 19 tahun, aku mendapatkan beasiswa full + biaya hidup yang akan ditanggung pemerintah selama aku bersekolah di luar negri, aku mendapatkan beasiswa di sekolah bergengsi, dan beberapa bulan yang lalu aku lulus


setelah aku lulus aku mendapatkan tawaran untuk bekerja di salah satu perusahaan kimia di Inggris, ya karena aku sangat suka kimia dan hal hal yang baru, aku menerima tawaran itu dan langsung bekerja,


tadi sore percobaanku gagal dan aku terlempar hingga puluhan meter, dan mataku sangat berat hingga aku tidak bisa lagi membukanya, saat membuka mata aku terkejut karena suster yang menggendongku, seperti inilah ceritanya,


.


2 hari telah berlalu dan sekarang aku sedikit mengerti tentang keadaan disini, secara garis besar, aku memang sudah mati dan aku terlahir kembali, bisa dibilang aku reinkarnasi, aku tahu itu sangat mustahil tapi memang seperti ini kejadiannya,


yaa itu pemberian dari ibuku, kupikir aku harus menerimanya secara ikhlas, keluarga baruku tidak begitu berada, melainkan keluarga sederhana yang penuh keceriaan, bisa dibilang ekonomi kami cukup untuk makan


aku juga mempunyai 1 kakak perempuan bernama Icha, dia sekarang berumur 3 tahun dan tidak terlalu jauh denganku, yaa hanya tiga tahun.


.


hari hari ku dilalui sama seperti bayi pada umumnya, didatangi keluarga lain, tetangga tetangga terdekat, dan bermain bersama, harus ku akui aku sangat menyukai kebersamaan ini karena dulu aku memang hanya berfokus kepada pendidikan tanpa bermain bersama keluarga.

__ADS_1


.


POV AUTHOR


.


kini mereka berempat sedang berada di ruang rumah sakit dan mereka menonton berita bersama sama, awalnya Asep tidak tertarik sampai dia mendengar berita tentang kematian salah satu profesor muda di dunia kimia


“halo pemirsa terima kasih karena masih menunggu kami, dan sekarang kami turut berduka cita atas kepergian dari profesor muda dari Indonesia yang bernama marcel sitonggo, diduga ia tewas karena ramuan yang ia buat gagal dan meledak, ledakan itu membuat seisi ruangan penuh dengan debu,enurut laporan polisi Inggris hanya Marcel yang meninggal dunia dan 2 profesor lainnya hanya terluka ringan, Marcel meninggal pada pukul 16.30 sore pada tanggal 22 Mei 2020, tepat sekitar 1 Minggu yang lalu” Pembawa acara itu langsung menceritakan semua hal tentang Marcel,


dan itu mengundang perhatian seluruh warga Indonesia ada yang mendoakan dan ada yang turut prihatin,


“kasian dia pak, mana masih muda lagii!” ucap ibu yang bisa didengar oleh Asep,


“ya ibu benar, dia baru juga umur 22 dan malah pergi!” jawab ayah dengan sedikit kasihan


'aku tidak mati, hanya berpindah tubuh saja' gumam batin Asep

__ADS_1


__ADS_2