Terlahir Kembali

Terlahir Kembali
101


__ADS_3

Alvin dan Dion membantu Satria mencari diaplikasi yang melayani pemesanan makanan secara online. Namun mereka menemukan apa yang mereka cari hanya saja pemesanan penuh, jadi tidak bisa melayani. Mereka pun mencari letak atau tempat biasa mangkal tukang tahu gejrot tapi paling dekat jaraknya sekitar satu jam perjalanan jika tidak macet dan jika beruntung masih ada. Tahu gejrot adalah makanan khas kota C propinsi JB. Tahu yang digoreng dan tengahnya keping atau kosong. Dicampur dengan sambal yang diulek dadakan dan di siram kuah yang terbuat dari gula merah, kecap dan asam Jawa. Rasanya pedas dan segar


"Apa gue harus pergi ke kota C jika tidak ada dikota J?" Gumma Satria pelan


"Sepertinya memang harus jika kita tidak bisa menemukan apa yang Ara inginkan" Jawab Alvin


Dion menatap handphone miliknya. Lalu menghembuskan nafasnya, yang membuat kedua sahabatnya mengerutkan keningnya.


"Perasaan istri gue yang ngidam. Kenapa lo yang kaya suami yang gak bisa memenuhi keinginannya" Sindir Satria


"Betul itu"


"Aish kalian berdua memang benar-benar menyebalkan" Ucap Dion lalu ia menghubungi salah satu nomor yang berada di kontanya.


"Assalamualaikum" Jawaban dari sebrang telepon


"Ehmm Waalaikumusalam" Jawab Dion yang membuat kedua sahabatnya melongo. Tidak biasanya ia mengucapkan salam kecuali pada kedua orang tua mereka.


"Ada apa?"


"Ehmm begini, Ara ngidam mau makan tahu gejrot. Tapi kita cari di aplikasi gak dapet dan tempatnya di g*ogle pun jauh trus belum tentu kita kesana dapat. Apa kau tahu dimana Mang mang ya suka mangkal atau tempat jualannya yang dekat-dekat sini. Kamu kan asli dari kota C pasti tahu" Ucap Dion panjang lebar yang membuat Alvin dan Satria mendekati Dion ingin menguping. Karena tidak biasanya Dion berkata sopan seperti itu. Bahkan pada pacarnya sendiri suka panggilan lo gue, gak pernah aku kamu.


"Ara ngidam itu" Teriaknya kaget


"Iya" Jawab Dion datar karena kesal kedua sahabatnya nempel kaya perangko lagi nguping.


" Kasihan Satria, pas Ara mau mendadak susah ditemuin dikota J. Walaupun ada biasanya keliling jualannya." Satria dan Alvin saling pandang, sepertinya dia tahu bahwa Ara hamil dan tidak menghujat Ara.


"Lalu bagaimana?"


"Ya sudah begini saja biar aku yang bikin"


"Emang bisa?"


"Ya dicoba saja, buat sahabat ku apa sih yang gak" Satria dan Alvin terkejut mendengarnya. Mereka berdua mulai menatap Dion dengan tatapan yang sulit diartikan.


"Ya sudah kamu bikinnya disini aja. Aku lagi ada di kafe Satria."


"Ya udah aku kesana"


"Baiklah biar aku jemput"


"Tidak usah. Jadinya buang-buang waktu" Lalu menutup telepon secara sepihak


Dion tersenyum, baru kali ini dia ditolak seorang cewek. Ia pun menyimpan handphonenya dan ia melirik kedua sahabatnya yang sedang bersidekap dada siap mengintrogasi dirinya.


"Sial gue lupa. Mereka pasti menertawakan gue kalau tahu" Batin Dion


"Siapa cewek yang lo hubungi barusan?. Kayaknya dia deket sama lo dan tahu tahu tentang kehamilan Ara. Apalagi tadi dia bilang Sahabat?. Sahabat siapa maksudnya?" Tanya Alvin panjang lebar


"Ehm dia itu...." Belum sempat Dion bicara, Satria sudah memotong perkataannya


"Alia bukan" Ucap Satria datar


Dion dan Alvin terkejut langsung berbalik menatap Satria. Lalu sejurus kemudian Alvin menatap lalu Dion. Sedangkan Dion hanya menghela nafas kasar.


"Sepertinya memang benar" Ucap Satria

__ADS_1


"Wah wah wah. Kelihatannya kita ketinggalan nih Sat" Ucap Alvin yang diangguki Satria


"Hati-hati, Alia bukan sembarang cewek yang bisa lo pacarin dengan seenaknya" Ucap Satria


"Gue tahu, gak usah lo ingetin juga, gue tahu" Ucap Dion sembari cemberut


Plak...


Alvin memukul bibir Dion pelan


"Itu bibir, geli gue liatnya. Hahahaha"


"Sialan lo"


"Kalau lo beneran suka sama Alia, Lo mending lamar dia aja. Untuk menunjukkan keseriusan lo" Satria terus menasehati. Dalam hati ia bahagia bila Dion bisa bersanding dengan Alia


"Sebelum gue bergerak. Emak gue udah duluan maju" Ucap Dion lalu terkekeh diakhir kalimatnya


"Mommy?" Ucap Satria dan Alvin berbarengan dan diangguki Dion


"Kok bisa" Ucap Alvin bingung


"Ya bisa lah" Lalu Dion pun menceritakan kejadian beberapa waktu yang lalu saat Mommy nya Dion kecelakaan.


"Wah gak nyangka banget gue. Mungkin Alia adalah jodoh lo yang Sang Pencipta turunkan buat Lo supaya tobat. Hahaha" Ucap Alvin


"Sialan lo" Ucap Dion kesal


"Udah sampai mana?" Tanya Satria


"Huft" Dion menghela nafas "Sampai mana apanya dimulai juga belum" Ucap Dion jujur yang membuat kedua sahabatnya menggelengkan kepalanya.


"Sebenarnya gue gak ngambil langkah apapun. Mommy memang mendorong gue buat ngajak dia jalan atau sekedar mampir kerumahnya. Mommy udah pernah kerumahnya, juga kenal sama ortu dia. Bahkan ngenalin gue sebagai anaknya. Gue gak mau ach deketin dia sebelum gue yakin sama perasaan gue. Gue gak mau nyakitin cewek sebaik dia" Tutur Dion panjang lebar


Satria menepuk pundak sahabatnya itu pelan. "Bagus"


"Cieh tumben lo bener. Hahaha" Ucap Alvin


...----------------...


Disisi lain, Alia pamit kepada kedua orang tuanya untuk pergi ke kafe Satria membuat makanan yang diinginkan Ara. Sebelum ke kafe Alia pergi ke supermarket untuk membeli bahan yang akan ia gunakan membuat tahu gejrot. Sebenarnya selama perjalanan menuju supermarket, didalam taksi Alia menonton video tutorial membuat makanan khas kota kelahiran Ibunya itu. Ia merasa bahwa membuatnya tidak akan terlalu sulit.


Sesampainya ia dikafe Satria, Alia langsung menghubungi Dion. Dan mereka bertiga pun keluar dari ruangan Satria.


"Sorry udah buat lo datang kemari untuk memenuhi keinginan Ara" Ucap Satria tulus


"Tidak masalah dia adalah sahabat ku"


Satria mengantarkan Alia kedapur untuk memulai membuat tahu gejrot. Alia mengeluarkan semua bahan yang tadi ia beli dan membuat tahu gejrot khusus untuk Ara.


Bahan utama


10 buah tahu Sumedang


1 sdm Kecap Manis


1 sdm kecap asin

__ADS_1


2 sdm air asam jawa


3 sdm gula merah, iris tipis


200 ml air


3 sdm minyak panas


Bumbu halus


4 butir bawang merah


2 siung bawang putih


6 buah cabai rawit


1 sdt garam


Cara Membuat Tahu Gejrot




Potong-potong tahu menjadi ukuran lebih kecil, lalu sisihkan.




Membuat kuah tahu gejrot


Panaskan air di panci. Tuangkan kecap manis, lalu tambahkan kecap asin, gula merah, dan air asam jawa. Masak hingga air mendidih.




3 Letakkan bawang merah, bawang putih, cabai rawit, dan garam di cobek. Ulek kasar dan siram dengan minyak panas.




Letakkan tahu di atas cobek dan aduk rata beserta bahan-bahan lainnya.




Penyajiannya, Pindahkan tahu yang sudah berbumbu ke dalam piring. Siram dengan kuah yang sudah dibuat.




__ADS_1


Alia menyajikan hasil karyanya yang membuat ketiga laki-laki itu menelan ludah.


__ADS_2