
Ara duduk bersama Satria, Alvin dan Dion di atas karpet sambil memakan cemilan.
" Jadi apa yang kalian rencanakan untuk melindungi ku dari tatapan jahat fans kalian?" Ketiga pemuda di depannya serempak menoleh. Lalu larut dalam pikirannya masing-masing.
"Bagaimana kalau kalian umumin aja pacaran" Seketika Dion langsung mendapat tonyoran dari kedua sahabatnya.
" Bodoh! " Kata Satria dan Alvin serentak
"Huft" Ara menghela nafas " Aku tidak suka menjadi pusat perhatian. Tidak ada yang tahu identitas asli ku. Karena aku selalu menutupi identitas ku sebagai putri dari keluarga Wiguna, mungkin yang tahu identitas ku hanya kalian "
" Lo tuh aneh tau gak" Dion menggelengkan kepalanya
" Baru kali ini ada cewek tajir yang tidak ingin orang mengetahui bahwa dia tajir. Kebanyakan yang gue liat mereka memamerkan kekayaan ortu nya. Bahkan ada yang pura-pura kaya supaya dapat perhatian dan rasa hormat. Gue bangga sama lo " Alvin mengacungkan jempolnya
" Kenapa?" Satria bertanya sambil mengusap bumbu keripik yang menempel disudut bibir Ara. Walau masih dengan ekspresi datar.
Mendapat perlakuan manis Satria, Ara terkejut. Ia mengerjapkan matanya tidak percaya.
" Ehmmmz, itu karena aku tidak ingin mempunyai teman yang memandang latar belakang ku. Aku ingin mereka berteman dengan ku karena aku adalah Tiara. Aku menginginkan pertemanan yang tulus. Bukan karena ada apanya tapi apa adanya"
" Ya itu lah yang dikatakan Mama Devina" Batin Ara
Mereka tercengang mendengar penuturan Ara. Bahkan Dion sampai mengacungkan jempolnya. Mengapresiasi tindakan Ara yang menurutnya langka dan terpuji.
" Lo pasti bangga dapet istri model ginian" Satria mengagguk dan tersenyum "Hahahaha" Dion tertawa melihat tingkah Satria.
"Gue punya ide" Semua mata tertuju pada Alvin. Senyum kemenangan pun terbit dari bibir Alvin.
" Jangan-jangan ide konyol kaya dia" Ara menunjuk Dion
" Nyesel gue kasih lo jempol tadi" Dion cemberut
" Apa?" Satria bertanya
" Bagaimana kalau kita mengalihkan gosip tentang Ara yang didekati gue dan Dion" mereka saling pandang lalu menatap Alvin penuh tanya.
" Gue gak ngerti sumpah!" Beo Dion
" Caranya?"
__ADS_1
" Buat gosip baru!" Satria mengerutkan keningnya dan yang lain hanya menyimak. Mereka penasaran dengan kata-kata selanjutnya dari Alvin
" Sebenarnya bukan gosip baru sih" Alvin menggaruk tengkuknya yang tak gatal.
" Jangan berbelit-belit langsung pada intinya" Satria merasa kesal karena Alvin tidak langsung mengatakannya.
" Iya bikin penasaran orang aja" Kata Ara dan dianggukin Dion
" Tumben lo sealiran sama Ara" Kata Alvin mengejek.
Dion mengambil bantal disofa dan melemparkan nya pada Alvin sambil mengumpat " Sialan lo"
Satria menatap tajam Alvin. Yang ditatap cuma cengir kuda. Alvin tahu bahwa Satria sudah tidak sabar
" Ok Ok. Dengerin gue" Alvin menjeda perkataannya " Jadi gini, kan lo Sat udah ada gosip tentang pacar rahasia lo" Satria mengagguk " Kita bikin gosip itu lebih besar. Jadi murid- murid sekolah kita bakalan fokus ke lo bukan ke Ara"
" Bukannya membahayakan Ara!" Kata-kata Satria dianggukin Ara dan Dion.
" Tenang kita gak akan ngelibatkan Ara walau sebenarnya iya" Satria semakin mengerutkan keningnya bingung.
" Gue makin gak ngerti" Kata Dion
" Bingung dengernya juga" Setelah mengatakan itu Ara bersandar dibahu Satria tanpa sadar.
" Apa" Ara menatap Dion dan Alvin
" Cie, mesranya pengantin baru"
Ara masih menyandarkan kepalanya dibahu Satria langsung menoleh pada Satria. Pandangan mereka pun bertemu. Ara menjadi salah tingkah, ia merutuki tindakannya. Ara langsung duduk tegap, Ara merapikah anak rambutnya kebelakang telinga.
" Ma maaf" Katanya pada Satria dan Satria hanya diam.
" Kenapa minta maaf, lebih pun tak apa. Kan udah SAH" Kini Alvin yang menggoda sahabatnya itu.
" Sudah cukup. Vin lanjutkan rencananya" Kata Satria
" Ehmz Ok. Kita bakalan bikin gosip yang akan menjadi tranding topic di forum sekolah. Gue bakalan suruh seseorang buat nyebarin itu di forum sekolah. Gosip ini judulnya Pangeran Tak Tersentuh berkencan dengan Putri pengusaha ternama Bambang Wiguna. Bagaimama? Ehm ehm" Alvin menaik turunkan alisnya
" Judulnya gak enak banget, gimana kalau Pewaris Aditama Grup berkencan dengan Putri dari BW Grup. Lebih cocok menurut gue, gimana Sat?" Tanya Dion
__ADS_1
" Boleh juga"
" Kalian itu benar benar. Hadeuh!" Semua melirik ke arah Ara " Kalian itu mau bikin gosip di forum sekolah apa dimuat dikoran"
" Itu masuk akal, sepertinya terlalu formal" Satria membenarkan perkataan Ara " Apa kamu punya pemikiran lain?"
" gak juga sih. Hehehe" Dion dan Alvin cengo mendengarkan jawaban Ara. Sedangkan Satria hanya menggelengkan kepalanya.
" Ya sudah begini saja. Satria berkencan dengan Putri BW Grup. Bagaimana?" Semuanya setuju dengan Satria.
" Lalu apa yang akan kita lakukan Vin selanjutnya?" Tanya Satria
" Pertama kita akan melakukan sesi foto. Jadi Ara dan Satria akan gue foto dari jarak jauh. Ya kaya paparazi yang lagi ngikutin sebritis gitu. Hasilnya pun kaya diambil secara diam-diam. Supaya lebih meyakinkan kalau ini benar benar bukan rekayasa. Dan tenang aja gue bakalan foto kalian tanpa memperlihatkan wajah Ara. Jadi lebih misterius gitu" Semuanya menyimak dengan serius " Lo Sat pakai topi aja. Kalau Ara pakai topi dan masker kaya kemarin di perpus, tapi jangan pakai hodie. Terus kalian bawa baju ganti empat"
" Banyak amat" Sanggah Dion
" Kita bakalan lakuin pemotretan di lima tempat yang berbeda. Oh ya satu hal lagi, lo Ra pakai pakaian brended dari atas sampai bawah. untuk mencerminkan lo anak konglomerat!" Ara mengagguk
" Kapan kita mulai" Satria bertanya
"Hari ini juga" Jawab Alvin
"Tapi kita pemotretan dimana aja, kan harus nyiapin baju yang cocok"
" Betul tuh" beo Dion dan dianggukin Satria
" Pertama ke mall, trus cafe, trus taman hiburan, ehmm ke pantai dan terakhir diner di restauran mewah. Gimana?"
" Ok gue setuju"
"Dan lo, bawa kamera terbaik lo dirumah." tunjuknya pada Dion dan dianggukin Dion " kita nanti kumpul di mall jam tiga. Berarti masih ada waktu satu jam buat siap-siap"
Setelah itu Dion Dan Alvin pulang untuk berganti pakaian dan bersiap siap. Ara dan Satria pun menyiapkan satu koper untuk menyimpan pakaian dan pernak pernik yang akan mereka gunakan nanti.
Semuanya sudah berkumpul di mall terbesar kota J. Ara menggunakan celana jins dan kaos *over*size warna navy tak lupa topi warna senada juga masker. Satria pun memilih outfit yang sama hanya berbeda warna.
Pose pertama Satria dan Ara berjalan bergandengan tangan dengan senyum yang mengiringinya. Kedua mereka memakan es krim dan satria sedang membelai wajah ara sambil tersenyum. Ara tidak memakai masker tapi tangan Satria menutupi wajah Ara, foto mereka diambil dari samping. Ketiga Satria dan Ara saling berhadapan, dan mereka tertawa. Foto diambil dengan posisi Ara membelakangi kamera sehinnga terlihat jelas Satria sedang tertawa.
Tempat kedua yaitu di kafe milik Satria
__ADS_1
tbc.....
sampai jumpa.besok