
"menurut lo" Dion tersenyum tipis melihat kelakar satria
disamping dion ada seorang perempuan yang penasaran dengan ara. terus mendekat untuk melihat lebih jelas
" ngapain lo?" mencegah sisil mendekati ara.
ya dia sisil adalah gebetan baru dion,, dion itu seorang playboy. dia berpacaran paling lama tiga bulan. sedangkan alvin tipe setia hanya pada satu orang, namun sekarang jomblo. sedangkan satria cwo tak tersentuh. belum ada cwe yang bisa deketin satria. makanya mereka penasaran siapa cwe yang bisa ngedeketin satria, sampai dibawa ke mall untuk jalan jalan fikir mereka.
" gue cuma penasaran, siapa sih cwe yang bisa ngedeketin lo, cwo tak tersentuh di sekolah kita" sambil terseyum mengejek.
"tak tersentuh?...maksudnya dia gak pernah pacaran atau deket sama cwe. kalo gue nilai sih kayanya nih cwo most the wanted di sekolah deh. wah kalau bener gue harus bener bener nutupin identitas gue,, kalau tidak gue bakalan jadi sasaran fans garis keras satria...hehehe" batin ara bermonolog dan ara semakin menyembuyikan wajahnya dibelakang satria
" bukan urusan lo" lalu satria memandang dion dan memberikan kode untuk membawa gebetannya pergi menjauh.
" urusan gue lah,,, karena lo udah bikin sahabat gue sakit hati dan stres karena lo tolak berkali kali" jawabnya sombong.
" what!!! stres" batin ara, lalu menggeleng gelengkan kepalanya. dan kelakuan ara dirasakan satria karena kepala ara menempel di punggung satria.
satria menatap sisil tajam lalu beralih pada dion
" ayo kita lanjutin aja jalan jalannya jangan kepo!" menarik sisil pergi dari situ.
ting...
bunyi chat di HP satria, dan membukanya
Dion Samudra
"lo hutang penjelasan sama gue"
satria menghela nafas membaca chat dari sahabatnya. satria dan ara berjalan ke luar mall dan pulang
...----------------...
keesokan harinya....
__ADS_1
tepat setelah satria sampai dan turun dari motor gedenya. ia dihadang kedua sahabatnya. alvin sudah tau tentang kejadian di mall kemarin, dari dion tentunya.
satria menghela nafas panjang melihat kedua sahabat yang menatapnya meminta penjelasan.
" gue jelasin tapi tidak disini. ini rahasia gue dan tidak ada yang boleh tau!" satria berjalan meninggalkan sahabatnya yang masih bengong setelah mendengar perkataan satria.
" woi sat, tunggu!" dion dan alvin berteriak dan mereka menyusul satria. mereka berjalan bertiga menuju ruang osis.
sesampainya di ruang osis dion menutup pintu rapat supaya tidak ada yang menguping, dia tau saat ini satria tengah serius.
satria berdiri di dekat jendela dan menatap keluar dengan tatapan kosong. sedangkan dion dan alvin berada dibelakangnya duduk di bangku yang memang ada disitu.
" so..." dion sudah tidak sabaran, karena satria masih diam.
satria berbalik menatap kedua sahabatnya, menyander ke jendela sambil mamangku tangan.
" gue dijodohin dan dia calon istri gue" satria berkata dengan ekpresi datar dan tanpa basa basi
mendengar itu alvin dan dion kaget, sampai bola mata mereka mau keluar saking terkejutnya.
" kalian mau semua orang siswa dan mendengarkan pembicaraan kita" satria menatap tajam kedua sahabatnya
dion langsung menutup mulutnya.
" bentar bentar...gue gak salah dengerkan?... sumpah gue kaget banget" dion mengusap ngusap dadanya.
" sejak kapan?" kini alvin yang bertanya.
" sekitar 2 mingguan yang lalu" jawabnya
"jadi udah 2 minggu dan lo gak ngasih tau kita" dion menggelengkan kepalanya " tega lo, maen rahasia rahasian segala. kalau kemarin lo gak ke gep ma gue, kayanya gak bakalan cerita!"...
lagi lagi satria hanya mengela nafas panjang
" bukan maksud gue buat ngerahasiain ini dari kalian, hanya gue belum siap" jawab satria lalu kembali menatak keluar jendela.
__ADS_1
" kapan kalian tunangan...rencana nikahnya kapan?" alvin sangat penasaran
" minggu kemarin,, nikahnya minggu depan"
"APA!!!"...teriak kedua sahabatnya dan seketika itu satria langsung berbalik menatap tajam sahabatnya. alvin dan dion langsung menutup mulut mereka.
"sumpah ya, ini benar benar kabar yang sangat mengejutkan..." dion bermonolong masih dengan ekspresi keterkejutannya.
"jadi maksud lo gak bisa liburan karena ortu lo udah ada rencana tuh ini!"....tanya alvin dan diangguki satria
" kalo siswi di sekolah ini tahu bahwa satria , most the wanted , cwo tak tersntuh disekolah ini mau nikah....wah wah pata hati masal mereka..." sarkas dion lalu mereka tertawa kecuali satria yang hanya tersenyum tipis.
...----------------...
di sisi lain di rumah keluarga wiguna...ara sedang nonton drama korea kesukaannya di ruang keluarga sambil ngemil.
" ara"...merasa di panggil ara menoleh kebelakang dan melihat mamanya turun dari tangga sedang menghampirinya.
" iya mah, kenapa?"...
" lusa kalian fitting baju kebaya"
" kenapa gak sekalian aja kemarin sambil beli cincin..."
" belum jadi kemarin kebayanya"
" iya" ara menjawab tanpa perlawanan " mah..."
devina melihat ke arah anaknya... yang tampak murung.
" kenapa, kamu tidak bahagia nak" ara hanya diam. lalu nyonya devina memeluk ara
" ini yang terbaik,,mama yakin kamu akan bahagia nanti" melepaskan pelukannya dan terseyum pada ara.
" ara tau"
__ADS_1