
Arin yang kini berada di halaman belakang rumah, bersama dengan Nenek, seraya menemani wanita tua itu untuk bersantai dengan menikmati secangkir teh.
"Arin? nanti kau bawa Sofia bersamamu untuk menemui customer yang akan mengurus semua baju pernikahannya." ucap Nenek kepada Arin.
"mmh.. iya Nenek!" jawab Arin seraya tersenyum.
Mereka berdua kembali larut dalam obrolan mereka, Nenek tak lupa menceritakan masa lalu Ardan yang merupakan sosok pria muda yang selalu dingin kepada siapapun.
Arin yang mendengar cerita dari sang Nenek, tampak di wajah gadis itu tengah larut dalam pemikirannya mengingat sosok Ardan yang seperti itu.
selang beberapa lama, Arin dan Nenek kini mereka berdua beranjak masuk kedalam rumah, Arin yang sudah berada di ruang tengah dirinya bergegas menemui Sofia yang dimana gadis itu masih berada di kamarnya.
trak... trak..
suara langkah kaki yang menaiki anak tangga.
di lantai atas Arin bergegas menuju dimana kamar Sofia berada.
tok..tok..
cklek...
"Arin?" panggil Sofia yang berdiri tepat di depan pintu kamarnya.
"Sofia, apa kau sibuk hari ini?" tanya Arin kepada Sofia.
"Mmh.. tidak!" Jawab Sofia.
"eng.. aku ingin mengajak mu mumenemui customer untuk mempersiapkan gaun untuk pernikahan mu, apa kau bisa?" ucap Arin seraya bertanya.
"aku bisa, kapan kita akan pergi?" tanya Sofia.
"Kita perginya sekarang saja, jika nanti siang, hari akan terasa sangat panas nanti." Ujar Arin kepada Sofia.
"mmh baiklah aku akan bersiap siap dulu, bisakah kau menunggu ku sebentar Arin?" ucap Sofia seraya bertanya.
Arin menganggukan kepalanya pertanda jawab dari gadis itu.
Sofia bergegas mengambil tasnya begitu juga ponsel miliknya dan berlalu kembali menuju luar menemui Arin yang kini menunggu dirinya.
Cklek..
"ayo!" ujar Sofia yang kini sudah berada di luar kamar.
Arin dan Sofia mereka berdua bergegas berjalan menuju lantai bawah, saat dirinya sebelum benar benar pergi, Arin berpesan kepada Yeni untuk menjaga Arka selama dirinya keluar.
Saat dirinya sudah selesai memberitahu Yeni, kini dirinya bergegas menemui Sofia yang masih menunggunya di luar rumah.
Diluar rumah Arin yang kini sudah berada disana bersama Sofia, mereka berdua bergegas menuju mobil mereka, dan di temani oleh Agus sebagai sopir mereka.
"Gus.. anterin kita ke DIYcustomer ya." pinta Arin kepada Agus.
"iya Nya!" jawab Agus.
Seraya melajukan mobil yang mereka gunakan meninggalkan perkarangan rumah itu.
__ADS_1
***
Selang beberapa jam di perjalanan mereka bertiga kini telah tiba di sebuah DIYcustomer, Arin dan Sofia beranjak keluar dari dalam mobil dan bergegas memasuki DIYcustomer.
cklek....
"Selamat siang Nona?" Ucap pramuniaga itu kepada mereka berdua.
Arin menganggukan kepalanya seraya tersenyum ramah kepada pramuniaga itu, kini mereka berdua bergegas memasuki dalam DIYcustomer itu.
Seraya menatap kesana kemari mencari seorang costumer weding untuk membicarakan sesuatu.
Namun secara bersamaan terlihat seorang wanita dengan berpenampilan modis kini berjalan menghampiri mereka berdua.
"Hallo?" ucap wanita itu yang bernama Fanya.
Sontak Arin dan Sofia kini menatap kearah Fanya, terlihat gadis itu tersenyum lembut kearah mereka berdua.
"hallo Nona?" ucap Arin.
"eng.. apa kalian perlu sesuatu?" tanya Fanya kepada mereka berdua.
"mmh.. begini, kedatangan kami kemari, ingin membicarakan soal gaun untuk acara pernikahan besok!" ucap Arin kepada Fanya.
"oh.. baiklah, untuk siapa?" tanya Fanya.
"eng.. untuk gadis di sampingku!" jawab Arin.
Fanya seketika menatap kearah Sofia dan seraya tersenyum kepada gadis itu.
"apa aku harus menyiapkan sebuah gaun untuk ibu hamil?" tanya Fanya.
"dengan senang hati, aku punya salah satu desain untuk wanita hamil, mungkin ini cocok untuk mu, mari akan kutunjukan!" ucap Fanya seraya meminta mereka berdua mengikuti dirinya.
trak.. trak.. suara langkah kaki.
Di sebuah ruang yang di penuhi dengan gaun serbah mewah, kini mereka bertiga segera masuk kedalam ruangan itu.
"tunggu sebentar, aku akan mengambil nya!" ucap Fanya seraya berlalu menuju sebuah gaun yang terletak di dalam lemari kaca.
Srek..
"mungkin ini cocok untuk mu, kau boleh mencobanya terlebih dahulu!" Ujar Fanya seraya memberikan gaun itu kepada Sofia.
Sofia mgambil gaun itu dan kini beralih menatap kearah Arin.
Arin yang menyadari Sofia menatap dirinya seketika gadis itu mengaggukan kepalanya seraya tersenyum.
Sofia berlalu menuju sebuah ruang ganti.
***
Selang beberapa lama tampak di sebuah ruang ganti, terlihat Sofia yang kini telah selesai mengganti bajunya dengan sebuah gaun pengantin.
Arin yang menyadari kehadiran Sofia di sana, seketika gadis itu tersenyum seraya mengacungkan kedua jempolnya.
__ADS_1
"itu cocok untuk mu." ucap Fanya kepada Sofia.
"Benar bukan?" tanya Fanya kepada Arin.
"Mmh kau benar!" sahut Arin.
"eng.. terimakasih!" sahut Sofia.
"baiklah.. soal make up mungkin aku akan mendandani mu besok, apa kalian ingin membawa gaunnya sekarang?" ucap Fanya seraya bertanya kepada Arin.
"baiklah.. aku bawa sekarang." sahut Arin seraya mengeluarkan sebuah kartu untuk melakukan transaksi pembayaran.
"baiklah.. !" sahut Fanya seraya melakukan transaksi pembayaran.
tring...
"ini kartunya!" ujar Fanya seraya mengembalikan kartu kerpada Arin.
"baiklah.. kami akan pergi sekarang." ujar Arin kepada Fanya.
"eng.. tunggu, aku akan membukan gaunnya dulu Arin, mana mungkin aku menggunakan ini!" ucap Sofia seraya menatap dirinya.
"ohh iya aku lupa hehe!" Sahut Arin seraya tersenyum.
Sofia bergegas kembali masuk kedalam ruang ganti dan segera mengganti bajunya dengan baju pertama kali di pakainya.
saat dirinya sudah selesai Sofia bergegas keluar dari dalam sana dan segera menemui Arin yang masih menunggunya.
"baiklah.. Fanya, kami permisi dulu!" ucap Arin kepada Fanya.
"okeh.. See you Arin!" ucap Fanya kepada Arin.
trak...
trak.. suara langkah kaki yang meninggalkan ruangan itu.
Di depan DIYcustomer.
Arin dan Sofia bergegas menuju mobil mereka dan kini menuju sebuah hotel yang dimana disana merupakan tempat untuk melakukan acara pernikahan Sofia dan Fian.
GAURENCY FEARFILED.
sesaat mereka telah tiba di sana, Sofia menatap kagum sebuah bangun hotel megah yang belum pernah dirinya lihat.
"eng.. apa ini merupakan salah satu dari G.A Group?" gumam Sofia yang masih menatap kagum hotel internasional itu.
"ayo Sofia kita masuk, aku ingin mengajak mu melihat dekorasi yang mereka kerjakan, apa kau menyukainya atau tidak!" ucap Arin membuyarkan lamunan Sofia.
"aa.. iya ayo!" jawab Sofia yang kini beranjak keluar dari dalam mobil.
Bamm..
Arin dan Sofia begitu juga Agus kini mereka bertiga beranjak memasuki hotel itu.
Saat mereka bertiga telah tiba di loby hotel, tampak seorang pria berumuran kini menghampiri keberadaan mereka bertiga.
__ADS_1
"selamat siang Nyonya?" ucap pria itu yang merupakan seorang manager di hotel itu.