Vampir Yang Sangat Lembut

Vampir Yang Sangat Lembut
HARI SPESIAL


__ADS_3

☘️☘️☘️☘️


Keseharian yg mereka jalani setiap waktunya terasa sangat menyenangkan dan terus merasakan ketentraman dalam melakukan setiap kegiatan. mereka saling membantu satu sama lain, tidak ada mengukur tenaga dalam melakukan pekerjaan apapun.


Begitu pula dengan para wanita yg asyik melakukan aktifitas mereka. sesulit apapun mereka tetap saling mengisi kekurangan dan kelebihan sesamanya. tidak beradu kepintaran dan siapa yg luwes. prinsip mereka jika ada kesulitan di situlah pertolongan akan datang. selalu memberi solusi bukan saling menjatuhkan, seperti itulah yg terjadi setiap harinya.


Maria dan Belinda selalu sibuk mengurus tanaman hias yg akan di ekspor ke seluruh dunia. bagian bik Lis hanya memasak, tetapi tidak di sangka masakan bik Lis di sukai oleh banyak orang sehingga pesanan terus berdatangan membuat bik Lis sedikit kerepotan.


Sedangkan untuk Tristan, dirinya di sekolahkan kembali supaya ilmu terus mengalir dan tidak ketinggalan pelajaran lebih banyak lagi, Tristan pulang pergi selalu berbarengan dengan semua teman sekitaran rumahnya.


Erlando dan Haikal juga sibuk mengurus usaha yg masih kecil dari uang simpanan Haikal, mereka selalu berusaha keras untuk menjamin kualitas dan memegang kepercayaan para klien yg sudah mereka dapatkan. Erlando menjadi manager di perusahaan yg mereka bangun, dirinya sama sekali tidak merasa rendah ataupun di rendahkan Haikal. malah Haikal pernah meminta Erlando untuk menjadi atasan, tetapi Erlando menolaknya karna Haikal sudah banyak membantu keluarga kecilnya hingga kini.


Perusahan ekspor minyak yg mereka lakoni bisa dibilang sederhana, belum melonjak ke seluruh dunia. namun, dari hasil yg mereka dapatkan lebih dari cukup untuk kehidupan masing-masing.


Erlando juga mendapatkan sebagian persen dari Haikal, mereka membagi hasil dari kerja keras yg sudah berjalan setelah berbulan lamanya.


...••••...


3 bulan kemudian.


Tibalah saatnya pada malam bulan purnama yg begitu indah di atas langit.


Surprise...


Riuh sambutan serta tepukan tangan membuat Belinda terkejut bukan kepalang sehingga membelalakkan matanya, dan sangat terharu oleh kejutan yg di lakukan oleh seluruh kerabatnya yg sudah dia anggap seperti keluarga sendiri. Belinda tengah menutup mulutnya merasa senang bercampur bahagia saat dirinya sehabis pulang menjemput Tatan di rumah temannya.


"Bel, ayo tiup lilinnya," tampak riang sambutan dari Maria dengan menyodorkan kue tart hasil buatannya bersama bik Lis.


"Ayo Tante, tatan sudah tidak sabar mau makan kue bolu," loncatnya pula sembari bertepuk tangan.


"Ini ada apa?" tanya Belinda merasa bingung sehingga mengamati sekelilingnya.


"Ekhem," dehem Erlando supaya Haikal langsung mengatakan yg sebenarnya tujuan dari kejutan itu.


"Sudah, tiup dulu lilinnya! nanti kau akan tau sendiri," bujuk Maria terus memaksa Belinda.

__ADS_1


Setelah Maria berkata begitu, Belinda pun tidak banyak bertanya lagi. dirinya juga heran, dari kapan mereka semua menyiapkan itu, bukankah seharian Belinda bersama Maria juga bik Lis. pertnyaan yg sulit dia tebak belum bisa dia jawab sendiri. sejenak Belinda menghembus lilin yg ada di atas kue tart bertuliskan.


Will you marry me?


Sebuah tulisan yg terpampang jelas di kelilingi oleh lilin tersebut. ketika Belinda mengeja tulisan itu dengan perlahan dia pun mengartikannya sendiri tanpa bantuan orang lain, kepintaran Belinda sudah tidak bisa di ragukan lagi karna ilmu yg di berikan Haikal sungguh menjadi sebuah pegangan untuk Belinda. Maria tidak perlu repot-repot lagi menyekolahkan Belinda ke luar negri, hanya beberapa minggu saja, Belinda sudah menguasai bahasa asing. itulah kehebatan dari Belinda seorang wanita yg bnyak kekurangan tapi tidak pernah menyerah dengan hidupnya.


Seketika Belinda mengartikan dengan begitu perlahan.


Maukah kau menikah denganku? itu lah arti yg membuat Belinda merasa terkejut dan mengernyitkan dahinya.


Tak


Sesaat Haikal jongkok di depan Belinda dengan menumpukan sebelah kakinya. tampak sebuah cincin berlian di lapis intan permata kecil begitu berkilau saat di pandang mata. Haikal menyodorkan cincin yg di kurung dalam kotak kecil di hadapan wajah Belinda. tetapi, Haikal belum mengucapkan sepatah katapun beberapa detik lamanya. Belinda melotot saat melihat aksi Haikal yg memberikannya cincin di depan semua orang.


Bik Lis meneteskan air mata saat menyaksikan dua insan sedang memadu kasih, begitu pula dengan Maria memegang lengan Erlando yg tampak terharu karna Haikal sejak lama menantikan saat seperti ini. Tristan tidak berkata apapun, dia di rangkul oleh ibunya supaya tidak mengganggu rencana yg sudah kian di buat oleh Maria beserta sang suami untuk membantu Haikal.


"I- ini, apa tu-tuan?" tanya Belinda gugup kebingungan.


"Bel, mungkin aku bukanlah lelaki kaya di luar sana yg bisa membawa pasangannya menikmati liburan ke seluruh pelosok dunia, tetapi aku bisa memberi mu kehidupan yg layak, dan membahagiakan mu juga anak kita nantinya," ucap Haikal dengan tertunduk kaku yg siap menerima jawaban apapun dari Belinda.


"Bukankah kau sudah mengerti arti dari kata-kata yg kau ucapkan barusan setelah meniup lilin?" balik tanya dipenuhi keringat karna dirinya masih belum terbiasa memberi lamaran langsung.


"Oh, saya mengerti. tuan ingin menikah dengan saya? apa benar begitu?" tanya Belinda lagi sesaat tersenyum melihat semua orang yg turut menyaksikan.


Maria manggut saat Belinda menatap dirinya. dengan begitu penuh harapan Maria berulang kali anggukan kepala supaya Belinda menerima lamaran dari Haikal.


"Iya bel, apa kau mau menikah denganku? kau bisa memberi jawabannya sekarang, karna aku siap mendengar apapun yg menjadi pilihan mu," lontar Haikal sudah merasa gelisah saat Belinda terdiam tidak berkata apapun.


Seperkian menit Belinda menatap keseriusan dari Haikal.


Sebelum lamaran itu berlangsung, setiap harinya Belinda menata hati untuk Haikal. dirinya terus memperhatikan Haikal saat sedang menyelesaikan kerjaan, senang membuatkan teh untuk Haikal, dan juga mencoba masakan yg sudah dia buat khusus untuk Haikal.


Belinda terus mengamati keseharian Haikal tanpa sepengetahuan orang lain, Belinda hanya ingin memastikan dirinya untuk menerima Haikal tanpa ada paksaan akhirnya berujung penyesalan. dirinya selama beberapa hari silam pernah terpergok oleh Maria saat Belinda sedang mengintip Haikal yg sedang di ruang kerja tertidur pulas. semenjak itu Belinda mengetahui bahwa Haikal sudah berhasil membuatnya jatuh hati dan selalu ingin memberikan yg terbaik untuk lelaki dihadapannya saat ini .


"Ya, saya mau menikah denganmu Ren," ucapan Belinda membuat semua orang terkejut begitu juga dengan Haikal yg langsung mendongak saat perkataan itu selesai diucapkan oleh Belinda.

__ADS_1


"Benarkah? apa kau benar mau menerima lamaranku?" riuh Haikal seketika berdiri dan memegang kedua tangan Belinda.


Belinda manggut dengan lontaran senyum yg begitu manis sehingga membuat Haikal spontan memeluk dirinya dengan begitu erat.


Terimakasih tuhan, kau berikan jalan untuk mereka. batin Maria mengucap puji syukur merasa ikut bahagia.


Haikal membopong Belinda dengan begitu sigapnya membuat Belinda ikut tertawa merasakan kebahagiaan yg di lontarkan Haikal. tepukan tangan terus berlanjut serta ucapan selamat semua kerabat yg sudah ikut andil dalam rencana tersebut.


"Ren, turunkan saya sekarang. kan malu di lihat semua orang," gerutu Belinda tampak memukul pundak Haikal perlahan.


Begitu entengnya Haikal menurunkan Belinda dan seketika mencium pipi Belinda seketika membuat semua orang terpelongo. hingga Tristan matanya di tutup oleh sang ibu supaya tidak menyaksikan aksi heroik tersebut.


"Ya tuhan... kalian begitu romantis, selamat ya untuk kalian berdua," kata Maria seketika memeluk Belinda krna ikut bahagia di hari istimewanya.


"Terimakasih nyonya," sambut Belinda sehingga sempat meneteskan air mata.


..................


...INFO...


Pengumuman untuk para pembaca setiaku.


Maaf untuk sementara di stop dulu ceritanya🙏🙏


Karna 1 Minggu ke depan bakalan sibuk, jadi gak bisa up dulu.


Alasan kenapa di covernya ada label, "END", othor sengaja novel ini di atur tamat untuk menghindari penurunan level novel.


Kalau selama 1 Minggu nggak up dan novel masih status on going, udah pasti bakal di turunin.


Jadi diubah tamat dulu, tapi nanti dilanjut lagi kok ceritanya.


Maaf kalau buat kalian pada kecewa, othor minta kalian memakluminya.


Salam sayang dari othor untuk kalian semua yg setia menanti kelanjutan ceritanya🥰😍

__ADS_1


Ditunggu ya🙏🤗


__ADS_2