Adikku Bukan Adikku

Adikku Bukan Adikku
Episode 21


__ADS_3

Seminggu sudah setelah kejadian Rey dan Tiara. Rendy seperti biasa menjalani hari-hari nya dikantor, Rey juga yang sudah terbiasa dengan pekerjaan nya, Anisa pun disibukkan dengan kampus yang siap menerima mahasiswa baru. Dan Kedua orang tua mereka pun lebih menyibukkan diri dirumah.


Tiara yang juga lebih baik, menerima kenyataan bahwa dia bukan anak keluarga Pratama. Tiara sudah siap memasuki babak baru sebagai mahasiswa, dia benar-benar sudah siap melangkah jauh.


Tiara berdiri depan cermin, memastikan riasan dan pakaiannya telah rapi.


"Baiklah Tiara, kamu pasti bisa." ucap Tiara pada diri nya sendiri dicermin


Tiara meraih tas nya dan segera turun untuk bergabung dengan keluarga nya dimeja makan.


"Pagi pah, mah." sapa Tiara


"Pagi nak. bagaimana persiapanmu?" balas Papah


"Sudah kok pah, Aman pokoknya." timpal Tiara dengan senyum.


Tuan Erwin sempat merasa khawatir dengan keadaan Tiara setelah dia tahu kenyataan hidupnya. Dia benar-benar takut kalau Tiara akan marah dan pergi, sementara semua orang sudah sangat mencintainya. Tapi senyum Tiara barusan membuat hati tuan Erwin tenang.


"Mas, ayo kita berangkat." ajak Anisa


"TUNGGU." teriak Rey membuat semua oramg menoleh.


"Bisa kn ga usah teriak-teriak." tegur Rendy sedikit kesal


"Maaf Kak, kalian tadi mau ninggalin aku." jawab Rey

__ADS_1


"Ya sudah jangan berdebat lagi. Ayo pergi." timpal Nisa


Mereka semua pun berpamitan ke orang tua nya,


"Hati-hati ya nak." Nasehat Papah untuk anak-anaknya


"Iya Pah." jawab Rendy dan Nisa bersamaan


"Rey, jangan main terus, fokus ya." lagi-lagi papah menasehati Rey


"Siap bos." jawab Rey pada papahnya.


"Tiara, Semangat ya nak." ucap papah sambil elus kelapa Tiara.


"Tiara selalu semangat kok pah, karena Tiara ga akan menyusahkan keluarga ini lagi."batin Tiara dalam lamunan nya


"A.. Ehh iya pah." jawab Tiara Terbata-bata


Mereka pun berangkat. Mobil Rendy sudah meninggalkan halaman kediaman Prataman. Rendy akan mengantar istri dan adik nya ke kamous terlebih dahulu.


Sepanjang perjalanan Tiara hanya diam sambil menatap keluar jendela. Entah kenapa semua masalah terbang keliling dalam kepala nya


"Tiara, kamu baik-baik aja kan?" tanya Rey yang sejak tadi memperhatikan Tiara


"Aku baik-baik aja kok kak."jawab Tiara berusaha natural

__ADS_1


Rendy dan Nisa yang duduk didepan hanya bisa saling pandang, mereka paham betul apa yang sedang terjadi dengan Tiara. Anisa pun menghela napas panjang memikirkan segala nya.


Mobil Rendy sudah sampai dikampus tempat istri nya mengajar dan sebentar lagi adik nya pun akan belajar dikampus itu.


"Mas aku turun yah." pamit Nisa sambil salim tangan suami nya


"Iya sayang, nanti sore biar aku jemput."jawab Rendy


"Tiara semangat ya tes nya, kakak yakin kamu pasti bisa." ucap Rey


"Semangat ya cantik."timpal Rendy


Tiara terharu mendengan ucapan kedua kakaknya, dia tidak bisa bayangkan bagaimana dirinya saat jauh dari kedua kakak nya itu.


"Terima kasih ka."balas Tiara dengan senyum ringan


Tiara dan Anisa pun turun dari mobil, mereka punelihat kepergian mobil Rendy.


"Ayo kita masuk."ajak Anisa.


"TIARA!!!" teriakan seseorang yang tak lain adalah Icha.


Anisa dan Tiara pun menoleh kearah suara tersebut, dari kejauhan Tiara melihat sabahatnya berlari kearahnya. Nisa yang melihat hanya geleng-geleng kepala.


"Ya sudah kakak masuk yah, Tiara nanti masuk sendiri tidak apa kan."ucap Nisa

__ADS_1


"Gak kok kak, nanti Tiara masuk sendiri."jawab Tiara


"Ya sudah kakak tinggal ya." pamit Anisa


__ADS_2