Adikku Bukan Adikku

Adikku Bukan Adikku
Eposode 24


__ADS_3

Sore Hari..


tok...tok...


Rey mengetuk pintu ruangan Rendy, Rendy melihat jam ditangan nya dan menebak bahwa Rey yang mengetuk pintu.


"masuk lah.. "ucap Rendy


Rey yang mendengar suara kakaknya langsung membuka pintu dan masuk.


"Kak sudah sore, ayo kita pulang." ajak Rey


sejenak Rendy berfikir,


"Mungkin lebih baik aku pulang lebih awal dan mengajak Nisa makan malam diluar." batin Rendy


"Kak... kok bengong??"


"Emh tidak ada, ya sudah hubungi Tiara kita akan menjemput nya." kata Rendy bersemangat.


Rey sempat bingung melihat tingkah kakaknya, tapi segera melupakan itu dan menghubungi Tiara.


Tiara yang sedang asik bersenda gurau, tiba-tiba ponsel nya berdering


"Halo kak,


"Tiara masih dikampus??


"Iya ka, baru selesai makan. ada apa?


"Sebentar lagi kakak jemput ya, jangan kemana-mana.


"Looh sudah pulang kantor?


"Sudah lah. jangan banyak tanya.

__ADS_1


"Iya iyah, Aku tunggu


Tiara mematikan sambungan telpon nya.


"Ada apa Tiara?" tanya Dimas


"Eh ini ka, barusan kakakku menelpon mau menjemputku."


"Ooh begitu, ya sudah kita balik ke kampus sekarang." ajak Dimas


Mereka pun keluar dari caffe dan langsung ke kampus. sampai dikampus Tiara mencari Anisa untuk pulang bersama.


"Tiara, aku duluan ya. sudah dijemput tuh." pamit Icha


"Iyaah. hati-hati ya."jawab Tiara sambil melambaikan tangan ke Icha


Tiara mengambil ponsel nya untuk menghubungi Anisa, tapi belum sempat Tiara menelpon...


"Tiaraa..!!! Anisa memanggil.


"Aku baru aja mau mau telpon kaka."


"Oiaahh. tadi Mas Rendy sudah telpon. kata nya mereka dalam perjalanan."


tak begitu lama mereka menunggu, mobil Rendy pun tiba dikampus. Rendy berhenti tepat didepan Anisa dan Tiara.


Rey langsung turun dari mobil dan menyapa Nisa dan Tiara


"Kalian sudah lama menunggu?" tanya Rey


"Gak kok ka, kami juga baru saja keluar." jawab Tiara


"Sayang. ayoo." Rendy memanggil


"Ayoo kita pulang." ajak Nisa

__ADS_1


Mereka pun masuk kemobil, Nisa duduk didepan sementara Rey dan Anisa duduk dikursi belakang. mobil Rendy pun melaju ke Kediaman Pratama


"Gimana tes nya Tiara?" tanya Rendy


"Aku bisa menyelesaikan nya kak. semoga hasilnya baik." jawab Tiara sedikit khawatir


"Tenang lah. kamu kan pintar pasti lolos hehee."ucap Rey menenangkan Tiara


Semua pun tertawa dengar perkataan Rey.


Kini mobil Rendy memasukin halaman rumah. Rey dan Tiara pun turun dari mobil. saat Nisa mau turun tiba-tiba tangannya ditarik Rendy


"Ada apa mas?" tnya Nisa bingung


"Ini aku beliin sesuatu, aku mau ajak kamu makan malam diluar."ucap Rendy sambil memberikan paperbag ke Nisa


"Apa ini mas??" lagi-lagi Nosa bertanya dengan kebingungan


"Buka donk."


Nisa pun membuka bingkisan itu dan tersanjung dengan isi nya. sebuah Dress berwarna biru dengan model yang simple tapi menunjukkan bahwa baju itu sangat mahal


"Ya ampun mas, ini bangus sekali." kata Nisa dengan senyum sedikit malu.


"kamu suka??"


"suka banget mas, terima kasih ya. tapi kok tumben sih??


"Sudah lama kita tidak menghabiskan waktu berdua."


"Haah mas benar, beberapa hari ini hatiku gelisah terus memikirkan Tiara."


"Sudah ya, jangan sedih lagi. nanti malam kita keluar."


"sekali lagi terima kasih ya mas." Nisa sambil merangkul lengan Rendy. Rendy pun mengecup kening istri nya.

__ADS_1


__ADS_2