
Detik detik menegangkan bagi selurih siswa.
"Ehem. dan dengan ini saya menyampaikan seluruh siswa dinyatakan LULUS" ucap kepala sekolah antusias
Seluruh siswa siswi bersorak gembira dan lega setelah merasakan ketegangan dari pagi. mereka saling berpelukan dan memberi selamat pada masing-masing. begitupun Tiara dan Icha.
"Selamat ya..
"Akhirnya...
begitu lag kata-kata yang terdengar di Aula tersebut. tapi....
"Tenang anak-anak. Bapak masih ada pengumuman lain, tolong didengarkan" ucap kepala sekolah yang memecah kebisingan aula.
"Baiklah. kali ini Bapak akan menyampaikan bahwa diantar kalian ada yang mendapat nilai paling terbaik" timpal sekala sekolah
"wahh siapa??
"pasti si A, pasti si B
para siswa sibuk menebak siapa kah siswa tersebut.
"Dan yang mendapat predikan siswa dengan nilai terbaik adalah... TIARA PRATAMA.!!!
__ADS_1
"Aa..apaa.. barusan tadi namaku cha??" tanya Tiara bengong
"IYYAAA TIARA itu kamu. Selamat yaa sayangku" timpal Icha sambil memeluk Tiara.
Dengan masih tidak percaya Tiara melangkah menuju panggung dan menuju ke kepala sekolah. Semua guru dan kepala sekolah begitu menyayangi Tiara karena karakter dan kecerdasan nya disamping dia merupakan putri dari donatur tetap disekolah tersebut.
Tiara menyalami semua guru dan kepala sekolah.
"Terima kasih pak, bu sudah msmbimbing Tiara" ucap Tiara dengan mata berkaca-kaca.
Di Bandara.
Rey yang sudah turun dari persawat, dengan santai berjalan menggunakan kacamata hitam sambil menyeret kopernya, dan pasti banyak mata wanita melirik kearahnya. Tapi Rey yang begitu mengagumi adiknya tidak memperdulikan wankta disekita nya. dia merasa adiknya lah bidadari dihati nya. Ditengah lamunan nya memikirkan adiknya, tiba-tiba...
"Kakak.." ucap Rey sambil melambai.
Rey langsung menghampiri kakaknya dan memeluknya.
"Aku merindukanmu ka.
"Kakak juga Rey. Ayo kita langsung pulang, mereka sudah menunggu" timpal Rehan
"Aku pikir mereka semua akan menjemputku" tanya Rey agak kecewa karena dia tidak dijemput adik kesayangannya
__ADS_1
"Mamah ingin sekali menjemputmu, tapi biarlah jadi kejutan" lirik Rehan sambil merangkul adiknya. dan keduanya tertawa bersama.
Di Rumah.
"Pah, kenapa Rehan belum menjemput kita?? bagaimana kalau Rey sudah tiba di Indonesia." ucap Nyonya dewi dengan nada gelisah.
"Mah, Rehan tidak teledor apalagi masalah seperti ini, tenang lah."balas Tuan Erwin dengan nada menenangkan
"Pah.. mah... Tiara pulang." suara tiara memecahkan ketegangan.
"Tiara, lebih pelan lah sedikit. jangan lari-lari" ucap nyonya Dewi
"Upps maaf ya mah, Tiara sudah ga sabaran untuk ini." balas Tiara sambil menyodorkan amplop kelulusan dan tropi yang ia dapat sebagai siswa terbaik.
"Waah anak papah memank hebat. benarkan kata papah, Tiara pasti lulus." ucap papah sambil memeluk dan mencium kening Tiara
"Selamat ya Tiara, mamah ikut senang" timpal mamah.
"Terima kasih ya mah."balas Tiara sambil tersenyum. meskipun dia sangat ingin dipeluk oleh mamahnya, tapi dia tidak mempertanyakan nya, sebab itu audah jadi hal biasa bagi nya selama ini.
"Waah waahh berarti ada 2 perayaan dong hari ini. kedatangan Rey dan kelulusan Tiara" Anisa dari dapur menimpali
"Ya sudah Tiara, pergi lah kekamarmu dan bersiap." ucap papah dengan lembut.
__ADS_1
Tiara pun langsung patuh dan beranjak kekamarnya. sampai nya dikamar, dia menjatihkan dirinya ditempat tidur, dia merasa lelah hari ini tapi dia harua bersiap kareka Ka Rey akan datang.