Adikku Bukan Adikku

Adikku Bukan Adikku
Episode 29


__ADS_3

"Dimana Rey?" tnya mamah


"Dia masih tidur mah, mungkin dia kelelahan. biarkan saja mah." jawab Rendy


"Dia ga ke kantor Ren?" tanya papah


"Emh.. nanti kalau dia bangun, biar dia menyusul aja pah." jelas Rendy


"Tiara.. bagaimana pendaftaranmu?" kali ini Papah bertanya pada Tiara, karena sejak tadi Ia melihat Tiara tampak tidak bersemangat.


"Semua berjalan lancar pah. dan Tiara tinggal menunggu hasil tes kemarin." jawab Tiara


Papah pun tersenyum mengetahui swmua berjalan dengan baik. Sekilas Tiara melirik kearah Anisa dan melihat kakak ipar nya tersenyum pada nya seolah menjelaskan semua akan baik-baik saja. Dan mereka pun menikmati sarapannya.


Sementara itu,


"Hoaam... sudah pagi. jam berapa sekarang?" Rey akhirnya bangun dari tidur nyenyak nya. Rey melihat jam dinding dan betapa terkejutnya melihat jam menunjukkan pukul 10 pagi.


"Astaga.. apa aku tidak salah lihat." Rey pun sontak bangun dari tidur nya dan lagi-lagi dia heran karena ternyata semalaman dia tidur di sofa.


"Ya ampun, kenapa aku bisa begini sih." Rey pun bergegas keluar kamar dan mencari semua orang. Rey pun bertemu Tiara diruang tv.


"Tiara, kemana semua orang?" tanya Rey dengan napas tal beraturan

__ADS_1


"Mamah sm papah pergi acara, Kak Rendy dan Kak Anisa pergi kerja." jawab Tiara santai sambil memakan snack dan mata nya tidak berpaling dari tv.


"Kenapa ga bangunin aku sih?" kata Rey yang langsung duduk disebelah Tiara dan merampas snack Tiara


"Ikkhh jorok banget sih belum sikat gigi juga."


"Aku lapar Tiara."


"Siapa suruh bangun siang. Ya sudah kakak mandi sana aku siapkan sarapan. eh salah makan siang deh." ledek Tiara


"Jangan ketawa bisa ga." kata Rey sedikit kesal


"Siapa yang ketawa sih. pagi-pagi jangan berburuk sangka, ga baik tahu..!!" timpal Tiara


"Mandi nya pakai air ya kak." goda Tiara sedikit teriak


"Gak mau. Aku mau ta'yamum." balas Rey dengan Teriak keras.


Rey masuk kembali ke kamarnya. Dia sebenarnya tidak benar-benar marah pada Tiara. justru dia merasa lega karena melihat adik kesayangannya sudah ceria kembali.


"Akhirnya kamu tersenyum kembali Tiara." batin Rey


lalu Rey pergi mandi dan memutuskan untuk tidak ke kantor. beberapa saat kemudian Rey sudah selesai mandi, dia pun berniat menghubungi Rendy untuk mengabarkan dia tidak ke kantor hari ini.

__ADS_1


"Halo kak."


"Ini yang bicara Rey atau arwah nya?"


"jangan bercanda, aku sedang kesal."


"Kesal dengan siapa?"


"jangan banyak tanya, hari ini aku ga ke kantor ya."


"siapa yang menyuruhmu ke kantor."


"KAKAAAKK!!!!!" Rey berteriak lalu mematikan telpon nya.


sementara itu Rendy hanya tertawa mengetahui adik nya kesal dengan nya.


Hingga sore hari, Rey hanya uring-uringan saja dikamar bermain game, cek sosmed, chatingan dengan teman-teman nya.


Rendy dan Anisa tiba dirumah, dan langsung menuju kamar untuk membersihkan diri. Kemudian Anisa pun langsung ke dapur dan masak untuk makan malam, seperti biasa Anisa selalu dibantu Tiara.


"Tiara, semua baik-baik saja?" tanya Nisa memastikan Tiara tidak terpengaruh dengan kenyataan dia bukan anak tuan Erwin.


"Kakak, aku baik kok. Sudahlah jangan berlebihan." jawab Tiara ditambah senyum manis membuat Nisa merasa lega.

__ADS_1


__ADS_2