Adikku Bukan Adikku

Adikku Bukan Adikku
Episode 32


__ADS_3

Tiara pergi ke kampus diantar oleh Rey karena Rendy dan Anisa sedang berlibur. Rey dan Tiara pamit ke orang tua nya dan pergi meninggalkan kediaman Pratama.


Sepanjang perjalanan Tiara berusaha terlihat baik-baik saja, dia tidak ingin Rey curiga dan bertanya yang aneh-aneh. hingga mobil Rey sampai didepan kampus, Tiara pun berpamitan dan turun.


"Tiara, nanti pulang aku jemput ya. ingat jangan kemana-mana sampai aku datang."ucap Rey


"Iya kak. Nanti Aku hubungi kalau sudah selesai kelas."jawab Tiara


Rey pun puas mendengar jawaban Tiara dan berlalu menuju kantor. Tiara masuk ke kampus dengab langkah pasti tapi tidak ke kelas melainkan keruang pengurus kampus.


Namun saat tiba didepan pintu Tiara menjadi ragu. dia sempat terdiam sejenak lalu meyakinkan diri bahwa dia sudah bertekad.


Tok..tok..


"permisi ibu, Saya Tiara dari kedokteran."ucap Toara sambil membuka pintu


"Halo.. silahkan masuk Tiara."jawab ibu dengan ramah. Tiara pun masuk dan duduk dikursi tepat didepan ibu itu.


"Ada yang bisa ibu bantu nak?" tanya ibu


"Begini bu, saya mau menanyakan soal asrama putri." ucap Tiara


"Tiara mau tinggal diasrama?"


"Iya bu, itu sebab nya saya kesini mau menanyakan apakah masih ada kamar untuk saya."

__ADS_1


"Masih ada beberapa kamar yang kosong kok. kalau Tiara mau bisa lihat kesana dan pilih mana kamar yang Tiara mau."


"benar kah?? kapan Tiara bisa kesana bu."


"Tergantung Tiara saja, ibu siap menemani."


"Hari ini saya hanya ada kelas jam 9. setelah itu kita bisa pergi bu."


"Baiklah. kalau kelas Tiara selesai datang saja keruangan ibu yah. nanti kita sama-sama ke asrama.


"Baik bu. terima kasih ya. sekarang saya ke kelas dulu." pamit Tiara


Setelah Tiara keluar, ibu sempat mengingat Tiara dan berfikir


"Bukannya itu putri pak Erwin. kenapa dia ingin tinggal diasrama?" batin ibu


"Tiara dari mana, tumben datang nya siang." tanya Icha


"Tadi aku dari ruang ibu asrama sebentar."


"ngpaen kesana??"


"menurut mu???"


"Tiara.. jangan bilang kamu...!!!"

__ADS_1


Tiara hanya melirik sahabatnya itu dan tersenyum.


"Tiara kami serius? tapi kenapa???" tanya Icha penasaran


"Nanti aku ceritakan diwaktu yang tepat ya." jawab Tiara dengan tenang


Icha menatap lekat penuh curiga pada Tiara. Ia ingin bertanya lagi namun dosen mereka datang membuat Icha mengurungkan niat nya. dan mereka pun mengikuti kelas. dan disela belajar mereka Icha tiba-tiba saja berkata


titj


"Kamu mau kabur ya Tiara." bisik Icha


"Ya ampun Ichaaa." jawab Tiara dengan nada berbisik tapi penuh penekanan.


Berbeda dengan Rey, saat Ia tiba dikantor banyak sekali karyawan wanita yang sengaja berjalan lambat agar bisa dilihat oleh Rey. tapi seperti yang kalian tahu, itu tidak mempengaruhi Rey. Rey sudah bertekad akan serius untuk masalah perusahan dan Tiara.


Sampai didepan ruangannya, Rey mendatangi meja sekertarisnya


"Sarah.. tolong keruangan saya, saya ingin tahu jadwal saya hari ini." ucap Rey dengan santai


"Baik pak." jawab Sarah. Ia pun langsung bergegas mengambil catatan nya dan pergi ke ruangan Wakil Direktur.


Banyak sekali karyawan wanita yang iri dengan Sarah. karena bisa dibilang Sarah termasuk karyawan baru dan dia bisa menduduki posisi yang didambakam semua karyawan. tapi Sarah berusaha fokus meskipun kadang itu membuat nya terganggu dan tidak percaya diri.


-------------------------------

__ADS_1


Hay semua nya. saya minta maaf ya karena ga up beberapa hari karena sedang sakit. tapi saya janji kedepannya bakal up tiap hari. semoga kalian tetap stay dinovel saya yaa. dan terima kasih buat tan-teman yang selaku menyemangati. Love You All


BTW eps selanjutnya kita akan ke Rendy dan Anisa yang sedang berlibur loh. stay disini ya gaes


__ADS_2