
~ PRATAMA GROUP ~
Para karyawan mulai berdatangan. dan karyawan laki-laki langsung ke posisi masing-masing. berbeda dengan karyawan wanita, mereka sibuk merias diri mereka semenarik mungkin. Ada yang sengaja pergi ke toilet untuk menata rambut dan riasan nya, ada juga yang tetap dimeja nya dan merapikan pakaian mereka alakadar nya.
"Aku harus terlihat menarik, Karena adik pak Rendy akan bergabung disini kan" rumpian para karyawan wanita di toilet
"Iya.. pasti adik pak Rendy ganteng. secara kakak nya aja tampan nya luar binasa"
"Sayang pak Rendy sudah menikah hihihi"
"Sudah-sudah, cepatlah sedikit sebelum Pak bos tiba"
Para karyawan wanita itu pun bergegas dan menuju meja masing-masing.
Mobil Rendy susah memasuki halaman Pratama Group. Para security telah berjajar rapi untuk menyambut kedatangan direktur mereka.
Rendy keluar dari mobil nya dan disusul lelaki muda nan tampan lengkap dengan kacamata hitam diwajahnya. Siapa lagi kalau bukan Reyhan Pratama.
Rendy dan Rey berjalan beriringan masuk ke gedung 5 lantai resebut. Rey tersenyum pada security dan para staf yang menunggu nya dipintu masuk. Sampao didalam Rey langsung bertemu dengan meja resepsionis dan ada 2 karyawan wanita disana yang sudah memperlihatkan senyum terbaik mereka, tapi Rey hanya membalas sekilas.
__ADS_1
"Astagaa.. adiknya Pak Rendy itu ga kalah ganteng dari kakak nya" ucap salah satu resepsionis
"Ya tuhan.. aku meleleh." jawab karyawan satunya
"Perhatian seluruh karyawan, Harap berkumpul di Aula sekarang juga." Ucap Kepala security.
Dengan cepat seluruh karyawan berkumpul, bahkan karyawan dari lantai 4 pun sudah berada dilantai 1.
Rey sangat kamun dengan situasi itu. "Waaww keren ka" ucap Rey berbisik ditelinga Rendy
"Aku mohon Rey jangan bertingah konyol dikantor." sahut Rendy memperingatkan
"Ya ampun, jangan terlalu serius ka." balas Rey.
"Seperti ini kah kakak ku saat dikantor, Tegas sekali. pantas saja perusahaan papah makin sukses, begini bentuk direkturnya." Rey membatin
Kini seluruh karyawan sudah berkumpul di Aula. banyak kebisingan dari karyawan wanita yang membicarakan Rey, tapi lagi-lagi Rey tidak mempedulikan nya.
"Ehem..Baiklah saya tidak akan basa basi, Perkenalkan ini adikku Reyhan. Dia baru pulang dari study nya diluar negeri, dan mulai hari ini dia akan bergabung diperusahaan kita." ucap Rendy sambil merangkul Rey
__ADS_1
"Saya Reyhan, dan mulai hari ini kita rekan kerja. mohon kerja samanya." Timpal Rey dengan ramah.
"Selamat bergabung pak." jawab seluruh karyawan.
"Kalian bisa kembali bekerja. Dan Sarah, bisa ikut saya sebentar." ucap Rendy sambil menunjuk salah satu karyawan wanita.
"Baik pak." jawab Sarah
Rendy dan Rey memasuki lift untuk menuju lantai 5, Dimana dilantai tersebut hanya ada Ruangan Rendy sebagai direktur berhadapan dengan ruang wakil direktur yang akan ditempati oleh Rey. dan didepan masing-masing Ruangan ada beberapa meja sekertaris dan karyawan tertentu.
Mereka sampai dilantai 5 dan Rendy langsung mengantar Rey keruangan nya. Saat mereka masuk, Rey sangat takjub melihat ruangan tersebut. Dengan nuansa putih dan abu-abu membuat ruangan itu terlihat elegan.
"Rey. ini kan menjadi ruangan mu dan kakak harap kamu bisa bekerja dengan baik." ucap Rey dengan tatapan yang penuh arti.
"Eem.. Terima kasih ka, aku akan bekerja keras." jawab Rey
"Dan Sarah.. aku menunjuk mu sebagai sekertaris Rey." kata Rendy
"Aa.. Apa pak. saya??? " tanya Sarah kebingungan.
__ADS_1
"Yah sebelumnya maaf Sarah,mungkin terdengar mendadak. tapi saya sudah melihat kinerja mu selama beberapa bulan ini. bagaimana?" tanya Rendy dengan nada seorang pemimpinnya
"Baik pak, saya akan berusaha yang terbaik." jawab Sarah dengan sedikit gugup