Adikku Bukan Adikku

Adikku Bukan Adikku
Episode 98


__ADS_3

"ini tidak mungkin dokter?" kata dokter Rizal


"Saya juga tidak bisa memahami ini semua dokter. setiap hari saya melihat laporan medis nyonya Dewi, kalaupun ada yang salah harusnya sejak awal saya sudah menyadari." jawab dokter Irfan


"Saya juga bibgung, terakhir kondisi Tiara sangat baik. tapi ini.... "dokter Rizal sedikit frustasi.


"Dokter Rizal, apa ini yang dinamakan keajaiban." ucap dokter Irfan dengan tatapan penuh arti.


"Maksud dokter?"


"Dokter Rizal pasti sudah mengetahui hubungan nyonya Dewi dengan Tiara."


"Lalu?" dokter Rizal semakin bingung. namun Dokter irfan justru tersenyum tenang.


Dokter Irfan merupakan dokter senior dirumah sakit tersebut, Ia juga tau sejarah Tiara berada dikeluarga Pratama.


Dokter Rizal masih memikirkan perkataan seniornya tersebut, hingga dokter Rizal mengerti maksud kata keajaiban.


"tunggu dulu, jadi maksud dokter Irfan....!!! dokter Rizal tidak menyelesaikan kalimatnya dan dikter Irfan langsung tersenyum.


"itu artinya, ada baiknya jika saat ini Tiara tidak sadarkan diri, begitu dok?" kata dokter Rizal

__ADS_1


"APAAA...!!! Rehan dan Rey bersamaan.


Dokter Irfan dan dokter Rizal terkejut dan menoleh kearah pintu. namun mereka tetap santai.


"Apa maksud dokter, adikku tidak sadarkan diri?" ucao Rey yang belum mengetahui kondiri Tiara


"Apa maksud kalian dengan kondisi Tiara saat ini adalah hal baik?" timpal Rehan


"Tuan Rehan, tenang lah dulu. kami bisa menjelaskan." ucap dokter Irfan dengan santai


"Bagaimana kami bisa tenang sementara adikku tidak sadarkan diri."


Rehan mencoba mengatur perasaannya dan memberi isyarat pada Rey untuk tenang. dokter Irfan yang melihat Rehan sudah bisa mengendalikan dirinya mengambil bekas catatan medis nyonya Dewi dan membawa berkas tersebut ke Rehan.


"Coba tuan baca hasil pemeriksaan nyonya pagi ini." kata dokter Irfan dengan tenang sambil memberikan berkas tersebut kepada Rehan


Sedikit ragu namun Rehan mengambil berkas tersebut dan membukanya. Rehan membaca dengan pelan dan melihat keterangan setiap kolom pemeriksaan. disana tertera bahwa nyonya Dewi dinyatakan sembuh dari infeksi ginjal yang Ia derita selama ini.


"Laporan ini.. dok, bagaimana mungkin?" Rehan kebingungan


"Anda pasti bingung, kami seperti itu. tapi itulah hasil yang kami terima." ungkap dokter Rizal.

__ADS_1


"Ada apa ini, tolong jelaskan padaku." kata Rey yang sangat bingung melihat tingkah Kakak dan para dokter diruangan itu.


"Dokter, apa ini yang dinamakan keajaiban." ucap Rehan dengan mata berkaca-kaca.


"Tuan, maaf kalau saya lancang. tapi kita tidak pernah tau rencana tuhan akan seindah apa." balas dokter Rizal


"Ada yang bisa jelaskan padaku, ini ada apa?" Rey kebingungan.


"Begini tuan Rey, menurut hasil pemeriksaan nyonya pagi ini, ginjal nyonya Dewi dinyatakan sehat tanpa masalah sedikit pun." jelas dokter Irfan


"Aa apaa..!!" Rey semakin bingung.


"Benar tuan. saya pun sudah memeriksa hasil pemeriksaan tersebut. Nyonya dewi dinyatakan sehat sepenuhnya." timpal dokter Rizal


"itu artinya, Tiara tidak perlu mendonorkan ginjalnya lagi pada mamah? begitu kan kak?" ungkap Rry dengan mata berbinar-binar.


"Iya tuan, nanti siang kami akan melakukan pemeriksaan kembali pada nyonya untuk memastikan hasil iti tidak salah." tegas dokter Irfan.


"Kak, Tiara gak perlu mengorbankan ginjalnya untuk mamah."ucapnya sambil memeluk Rehan.


"Apa...!! aku aku tidak salah dengar? Tiara adalah pendonor ginjal mamah?" ucap papah yang tiba-tiba muncul membuka pintu.

__ADS_1


__ADS_2