Apa Kabar Sayang

Apa Kabar Sayang
10. Hukuman Penjara untuk Radit


__ADS_3

Setelah menjalani proses sidang, akhirnya pengadilan memutuskan hukuman 10 tahun penjara dan pengadilan memerintahkan Radit untuk mengembalikan semua uang yayasan yang dia curi agar kembali kepada anak-anak yatim piatu. Uang tersebut digunakan untuk membangun sekolah dari SD, SMP, SMA sampai tingkat Universitas yang diperuntukkan bagi anak-anak yatim dan anak jalanan sehingga mereka bisa ngemnyam pendidikan secara gratis.


Yayasan itu adalah Yayasan yang bernaung di bawah Pratama Group uang yang masuk ke sana berasal dari para donatur yang memikirkan nasib anak-anak yatim piatu dan anak-anak jalanan.


Qiara dan Kevin ikut menghadiri persidangan hari itu, untuk kedua kali nya Qiara bertemu lagi dengan ke dua orang tuanya. Kalau mengikuti nafsu, ingin rasanya Qiara menghamburkan dirinya kepelukannya ibunya. Yang sudah sangat lama dia rindukan.


Penyelidikan yang dia lakukan masih belum menemui titik terang, jadi Qiara tidak boleh bersikap gegabah, atau nanti musuh menjadi waspada dengan kehadiran dirinya.


"Qiara, apa kabar sayang?" Melinda memeluk Qiara sama seperti saat pertama bertemu dulu, pelukannya sekarang lebih stabil dan tenang.


Melinda sadar bahwa dia harus menahan diri. Jangan sampai musuh nanti curiga dan membahayakan nyawa putrinya. Sudah hampir 20 tahun, Melinda menahan diri untuk tidak menemui anaknya.


Kerinduan itu tidak bisa terbendung lagi. insiden itu dilihat oleh David. Membuat David jadi curiga, lalu dia menghubungi Sunar agar menyelidiki tentang Qiara.


Kevin selalu berdiri di samping Qiara dan menggenggam tangannya. Kevin tahu bagaimana perasaan Qiara, bertahun-tahun hidup tanpa orang tua, tak pernah merasakan cinta seorang mamah, makanya dia saat bertemu Bu Melinda jadi berasa bertemu dengan mamahnya sendiri.


"Sayang, sudah sore, ayo kita pulang, kasihan juga Nyonya Pratama, pasti lelah!" Kevin menarik tangan Qiara agar melepaskan pelukannya.


"Maafkan saya Nyonya saya terbawa suasana!" Qiara salah tingkah dan merasa sangat malu.


"Tidak apa-apa, saya sangat senang bertemu dengan kamu," Melinda mengelus pipi Qiara dengan penuh cinta.


"Pah, bagaimana kalau nanti lain waktu kita undang mereka untuk makan malam di rumah kita?" Melinda merangkul lengan suaminya dengan mesra, orang lain yang melihat pasti bisa langsung tahu bahwa mereka adalah pasangan yang penuh dengan cinta dan keromantisan.


"Iya boleh Mah. Apapun yang bikin mamah bahagia, Papah tidak keberatan!" Ruangan sidang sudah sepi. David dan Susan juga sudah keluar dari ruangan, kini hanya tersisa mereka berlima. Satu lagi adalah asisten Pak Andi, Pak Gemilang.

__ADS_1


"Tuan ayo kita segera pulang, Nyonya tidak boleh terlalu lama berada di luar, sangat berbahaya!" Pak Gemilang mengingatkan tuannya.


"Ayo, Mah, nanti Papah akan mengatur jadwal untuk mengundang mereka berdua ke rumah kita, untuk makan malam, Mamah jangan khawatir!" Melinda mengangguk dan menyetujui pengaturan yang di buat oleh suaminya.


Mereka berpamitan dan berpisah di sana. Qiara menangis tersedu-sedu. Membuat Kevin merasa heran sekali. Ada yang aneh dengan Qiara. Sejak bertemu dengan pasangan itu, Qiara jadi aneh. Sering melamun, sering menangis tanpa alasan.


Bahkan Kevin merasa kehilangan Qiara yang dulu, Qiara yang periang dan selalu ceria. Qiara sekarang selalu murung dan bersedih. Aura kebahagiaan di matanya semakin redup. Kevin memeluk Qiara dengan lembut . Qiara menangis dalam pelukan Kevin.


"Ada apa? kenapa bersedih? Katakan padaku, aku pasti akan membuat kamu bahagia lagi!" Kevin mengelus lembut kepala Qiara.


"Gak apa-apa, ayo kita pulang!" ajak Qiara lesu.


Mereka berpelukan sambil masuk ke mobil Kevin, sementara di kejauhan, di belakang pohon ditempat tersembunyi, Susan memperhatikan mereka berdua.


Susan geram sekali melihat kemesraan Kevin dan Qiara. Hatinya di liputi iri dan cemburu.


Sejak Qiara menjadi kekasih Kevin, Qiara tidak diijinkan kerja lagi. Tugas Qiara hanya menemani Kevin makan dan juga mengisi hari-hari Kevin dengan cinta. Setiap bulan Kevin mentransfer 50juta untuk qiara gunakan untuk kebutuhan dirinya sendiri. Kevin menghujani Qiara dengan cinta dan materi yang melimpah.


Uang itu tidak pernah digunakan oleh Qiara, mau dipakai untuk apa memangnya? Semua kebutuhan Qiara sudah diatur dan di urus oleh Kevin.


Ada kabar berita bahwa Qiara dan Kevin sebenarnya sudah menikah secara diam-diam, tapi masih belum ada bukti secara jelas.


Memang benar. Qiara dan Kevin sudah menikah secara diam-diam, sudah sebulan yang lalu. Mereka hanya mendaftarkan pernikahan mereka di catatan sipil dan pengadilan agama setempat. Pernikahan siri. Rencananya kalau sudah mendapatkan restu dari orang tuanya Kevin akan mendaftarkan pernikahannya secara sah dan mengadakan resepsi mewah.


"Mas aku boleh jujur gak? Tapi kamu harus janji yah, kalau kamu gak pernah ninggalin aku. Aku cinta sama kamu mas!" Qiara membenamkan wajahnya dalam pelukan Kevin.

__ADS_1


"Katakanlah, Mas janji!" Qiara terdiam, agak lama. Ragu-ragu mau memberi tahukan Kevin atau tidak mengenai satu fakta bahwa dirinya adalah anak Andi Pratama.


Tapi di sisi lain, Qiara masih bingung dan ragu, dia belum tahu apa alasannya orang tuanya dulu membuang dia di panti asuhan. Sejak lahir loh, bukan sejak usia 5 atau 10 tahun, sejak lahir Qiara sudah ada di panti asuhan.


Dahulu Qiara tidak pernah berpikir atau berhayal bahwa dia ternyata memiliki orang tua. Memikirkan itu saja tidak pernah. Bagi Qiara kecil , kata orang tua adalah suatu kemewahan yang tidak mampu dia raih.


"Sayang, katanya mau cerita, kok malah diam?" Kevin mengelus kepala Qiara dengan kasih sayang, Kevin tahu bahwa saat ini Qiara sedang lemah dan membutuhkan dirinya untuk menguatkan.


"Mas, aku lagi hamil" tiba-tiba malah berita itu yang keluar dari mulut Qiara. Sontak saja Kevin sangat bahagia dan memeluk Qiara dengan perasaan haru dan bahagia.


"Kamu bahagia Mas?" tanya Qiara seakan tidak percaya.


"Tentu saja sayang, aku sangat bahagia, Terima kasih ya sayang, aku jadi tambah cinta sama kamu!" Kevin mencium Qiara dengan lembut.


Sopirnya hanya bisa mengalihkan pandangannya ke luar jendela, pura-pura tidak tahu dengan aktifitas sang majikan.


"Sudah Mas, malu ah!" Qiara mendorong Kevin menjauh dari dirinya. Kevin mengelus perut rata Qiara. dia bahagia sekali karena sebentar lagi dia akan menjadi Daddy


"Selamat tuan Kevin, semoga anaknya serta mamahnya sehat selalu!" ucap pak sopir dengan tulus akan berita bahagia tersebut.


"Terima kasih, Pak!" ucap mereka serentak.


"Aku sebentar lagi jadi Daddy, Pak!" ucapnya tak percaya. dipeluk lagi sang istri dengan penuh bahagia.


Qiara tidak tahu kalau Kevin bisa sebahagia itu tentang kehamilan dirinya. Tadinya mau dia kasih tahu nanti saat Kevin ulang tahun, sebagai surprise tapi Qiara masih belum sanggup memberi tahukan Kevin masalah orang tuanya.

__ADS_1


Masih banyak hal yang belum qiara pahami, jadi dia masih perlu menyelidiki semuanya sampai jelas dan gamblang. Baru nanti Qiara akan memberi tahukan suaminya mengenai fakta kelahirannya.


Qiara bukan orang miskin, tetapi Qiara adalah sang pewaris, Pratama Group. Yang memiliki ratusan hotel dan restoran di seluruh Indonesia. Qiara lahir dengan sendok emas di mulutnya, tetapi harus menjalani hidup sebagai yatim piatu untuk suatu alasan yang dia tidak pahami dan tidak dia ketahui, harus dia tanyakan pada papah mamahnya nanti kalau bertemu dengan mereka.


__ADS_2