
Setelah semua tamu pulang Kevin dan Qiara kemudian langsung masuk ke kamar pengantin mereka berdua yang sudah dipersiapkan oleh kedua orang tua Qiara.
"Akhirnya kita berdua betul-betul resmi menjadi suami istri!" ucap Kevin dengan mata berbinar.
"Apakah kau begitu bahagia bisa menikah lagi denganku?" tanya Qiara sambil menatap ke arah Kevin yang saat ini sedang menatapnya.
Kevin mendekat kepada Qiara dan kemudian dia mencium jemari Qiara yang berada di atas pahanya saat ini.
"Apa kau tahu? Aku menghayalkan malam seperti ini, hampir di setiap malamku. Karena aku selalu merindukanmu!" ucap Kevin kemudian mereka menghabiskan malam yang luar biasa. Sebagai suami istri.
Perpisahan mereka selama beberapa tahun. Karena salah paham setelah mengumpulkan ribuan rindu dan dendam dalam hati mereka. Kini mereka melampiaskan semua itu dalam cinta kasih mereka.
Qiara kini tidur lelap di pelukan Kevin. Setelah mereka kelelahan berolah raga pada malam pernikahan mereka. Olah raga paling nikmat di dunia 😂
Kesokan paginya, mereka berdua bangun dengan perasaan penuh cinta dan kebahagiaan. Karena akhirnya mereka disatukan kembali dalam ikatan suci pernikahan.
"Bangunlah, sayang! Ayo kita sholat shubuh berjamaah?" Kevin berusaha membangunkan Qiara yang masih terlelap dalam tidurnya.
"Apakah sudah pagi? Kenapa cepat sekali?" Tanya Qiara malah mengeratkan pelukannya kepada Kevin.
"Dibangunkan kok malah meluk-meluk lagi?" ucap Kevin sambil mencubit hidung Qiara.
__ADS_1
visualisasi kebahagiaan Kevin dan Qiara dalam pernikahan mereka yang kedua
Memang cinta akan selalu menemukan waktu untuk bertemu kembali walaupun telah dipisahkan selama bertahun-tahun tetapi akhirnya mereka kembali bersatu dalam ikatan cinta yang semakin kuat.
Qiara kemudian bangun dan mandi lalu salat bersama dengan suaminya.
"Alhamdulillah akhirnya kita berdua disatukan lagi dalam pernikahan dan semoga pernikahan kita kali ini akan langgeng dan membuat kita jauh lebih bahagia dari sebelumnya!" ucap Kevin sambil memeluk Qiara.
"Bagaimana dengan keadaan Arjun? Kemarin aku tidak melihat dia hadir di pernikahan kita!" ucap Qiara.
" Arjun saat ini masih di rumah sakit kondisinya belum stabil jadi dokter tidak mengizinkan dia untuk keluar dari rumah sakit!" ucap Kevin.
"Aku kasihan dengan Arjun. Yang memiliki kisah hidup yang sungguh tragis. Tetapi dia bisa tumbuh seperti ini, dia sungguh sangat hebat sekali!" ucap Qiara.
"Ayo kita keluar dan pergi sarapan orang tuamu pasti sudah menunggu kita berdua!" Qiara hanya mengangguk saja dan kemudian mengikuti suaminya untuk pergi ke ruang makan.
Di sana sudah menunggu kedua orang tuanya dan juga Putra mereka yang sudah tampan dan wangi.
Kevin langsung memeluk Kenzo dan menciumnya dengan penuh kasih sayang. Segala kerinduannya selama ini dia tumpahkan saat itu terhadap putranya.
__ADS_1
"Putra papa sudah besar!" Kevin terus mencium nih wajah Kenzo yang begitu tampan.
Kedua orang tua Kiara yang memperhatikan itu meneteskan air matanya karena akhirnya cucunya telah berkumpul kembali dengan ayah kandungnya. Setelah berpisah selama bertahun-tahun lamanya.
"Ayo kita sarapan nanti lagi mainnya!" ucap Pak Andi Pratama mengingatkan mereka semua untuk mulai sarapan.
Kevin langsung membawa Kenzo ke meja makan dan menyuapi putranya dengan penuh kasih sayang.
"Akhirnya hari ini datang juga! Ketika aku bisa duduk bersama dengan kalian dan kita menjadi satu keluarga lagi!" ucap Kevin dengan rasa haru yang bergejolak di dalam hatinya.
Perpisahan mereka selama bertahun-tahun bersama istri dan anaknya, yang selama ini selalu membuat Kevin sulit tidur dan sulit makan. Kini akhirnya mereka dikumpulkan kembali dalam suatu pernikahan yang suci.
"Mah nanti siang kami akan mengunjungi Arjun di rumah sakit tolong nanti titip Kenzo ya?" ucap Qiara pada ibunya.
"Yah tidak apa-apa. Kalian hati-hati ya di jalan dan titip salam dari kami untuk Arjun. Semoga dia cepat disembuhkan dari penyakitnya dan bisa berkumpul lagi bersama kita!" ucap ibunya Qiara sambil tersenyum kepada putrinya.
Kemudian mereka semua pun fokus untuk makan agar tidak keselek. Karena Kevin dan Qiara harus segera berangkat ke rumah sakit. Kalau terlalu siang, biasanya akan macet di jalan dan mereka menghindari itu.
"Ingat kalian harus hati-hati di jalan jangan ngebut berbahaya!" ucap ibunya Qiara.
" Iya mah tenang saja kami pasti akan berhati-hati!" ucap Kevin.
__ADS_1
Mereka berdua kemudian langsung berangkat ke rumah sakit untuk menemui Arjun.