Apa Kabar Sayang

Apa Kabar Sayang
86. Apa Kabar Sayang


__ADS_3

Setelah mendapatkan makanan untuk Kevin, Sonia Langsung kembali ke rumah sakit.


"Nih, makan!" Sonia sambil menyerahkan makanan yang dia bawa kepada Kevin.


Dengan lahap Kevin langsung memakan makanan itu karena dia memang sudah kelaparan sekali.


"Makasih ya, karena kamu sudah mau membawakan makanan ini sekarang aku punya energi untuk menjaga Arjun di sini!" ucap Kevin sambil tersenyum.


"Nggak apa-apa, kamu sebaiknya pulang saja! Bukankah pernikahanmu tinggal 2 hari lagi? Kamu harus mempersiapkan energi dan fisikmu agar di hari pernikahanmu kamu menjadi Gemilang dan luar biasa!" ucap Sonia meminta kepada Kevin untuk pulang.


"Betul kau tidak apa-apa di sini sendirian?" tanya Kevin seakan tidak percaya dengan apa yang dia dengarkan.


"Benar, tidak apa-apa! Sudah kau pulang saja. Kebetulan aku juga sedang tidak ada banyak pekerjaan jadi aku bisa menjaga Arjun di sini!" ucap Sonia sambil tersenyum kepada Kevin.


Kevin yang melihat ketulusan di wajah sahabatnya itu akhirnya pulang ke rumah dan dia beristirahat untuk mempersiapkan dirinya esok hari karena masih banyak hal yang harus dipersiapkan untuk pernikahannya bersama Qiara.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Sementara itu, di kediaman Pratama, Qiara sedang sibuk untuk mempersiapkan pernikahannya saat ini bersama Kevin.


"Qiara kamu sebaiknya di kamar saja tidak usah ikut-ikutan ribut!" ibunya Qiara mengingatkan kembali putrinya.


Qiara yang mendapatkan teguran dari ibunya. Akhirnya mengalah dan dia pun kemudian pergi ke kamar untuk beristirahat.


Tiba-tiba saja, pengasuhnya Kenzo datang ke kamar Qiara dan membawa putranya untuk menemui Qiara.


"Putra Mama, setiap hari semakin tampan saja!" ucap Qiara sambil memeluk Kenzo.


Kenzo yang merasa senang bertemu dengan ibunya Kini dia memeluk ibunya dengan perasaan Rindu.


Memang, selama beberapa hari ini Qiara sangat sibuk sekali. Untuk mempersiapkan rencana pernikahan bersama Kevin. Sehingga jarang bermain dengan Kenzo yang lebih sering bermain dengan pengasuhnya.

__ADS_1


"Mba, masuk saja ke kamarmu. Biarkan Kenzo malam ini, Tidur bersama saya!" ucap Tiara untuk mengizinkan pengasuhnya Kenzo untuk bisa beristirahat di kamarnya dan menyerahkan Kenzo dalam pengasuhannya.


Memang sejak kembali ke Indonesia, sangat jarang Qiara bermain dengan Kenzo. Karena kesibukan yang luar biasa, sehingga membuat Qiara kadang memiliki kesulitan untuk bisa bertemu dengan putranya.


Sejak kembali ke Indonesia, Qiara sudah mulai masuk bekerja di perusahaan Pratama. Qiara berusaha untuk belajar meneruskan perusahaan milik keluarganya.


Bagaimanapun, di keluarga Pratama hanyalah Qiara seorang sebagai ahli waris keluarga. Sehingga Dia harus belajar, bagaimana untuk mengelola perusahaan keluarganya.


Qiara tidak ingin kalau sampai perusahaan keluarganya hancur di tangannya saat ini. Oleh karena itu, dia berusaha sangat keras untuk mempelajari manajemen perusahaan.


Karena merasa sangat lelah, akhirnya Qiara tidur bersama Kenzo sampai pagi.


Keesokan harinya, ibunya Qiara pagi-pagi sudab membangunkan Qiara. Untuk segera bersiap untuk pernikahannya bersama Kevin hari ini.


Make up artis yang diundang oleh ibunya Qiara sudah datang. Sementara Qiara masih tertidur di kamarnya.


"Qiara, cepat bangun! Itu make up artismu sudah datang! Acara ijab qabulnya kan, jam 09.00. Jadi kamu harus segera bersiap-siap, ya!" ucap ibunya Qiara berusaha membangunkan Qiara, sambil terus menggoncangkan tubuh putrinya yang masih lelap tidur.


Tampak mata Tiara yang kini terlihat sedang memicing, berusaha unyuk menyesuaikan matanya yang silau dengan cahaya matahari yang masuk ke dalam kamarnya.


"Cepatlah bangun, salat shubuh dulu! Setelah itu bersiap-siap untuk di make up. Itu make up artismu yang sudah datang!" ucap ibunya Qiara kembali mengingatkan putrinya.


Dengan perasaan malas, Qiara pun akhirnya masuk ke kamar mandi dan melaksanakan apa yang dikatakan oleh ibunya tadi.


Setelah melaksanakan salat subuh, Qiara langsung mendatangi make up artis yang sekarang sedang ada di ruang tengah bersama ibunya.


Tampak suasana rumah begitu ramai, yang didatangi oleh handai taulan dan keluarga jauh yang diundang untuk menyaksikan pernikahan Qiara dan Kevin.


"Apakah Anda sudah siap? Wahai mempelai perempuan untuk di make up sekarang juga?" ucap make up artis yang diundang oleh ibunya Qiara. Dia mencoba untuk menggoda calon pengantin yang begitu cantik itu.


__ADS_1


Visualisasi kebahagian Qiara dan Kevin, saat mereka melakukan photo shoot pre wedding mereka.


"Ayo, kita bisa ke kamarku!" ucap Qiara, kemudian dia pun langsung membawa make up artist tersebut untuk masuk ke kamarnya.


Setelah selama 2 jam di make up, akhirnya Qiara pun sudah siap untuk menjadi seorang istri dari Kevin Atmajaya, pria yang dulu pernah menikah dengannya secara siri.


Kemudian mereka bercerai karena David yang mengancam Kevin. Sekarang mereka menikah kembali secara sah berdasarkan agama dan negara dengan direstui oleh keluarga besar mereka berdua.


Suasana pernikahan kedua mereka saat ini benar-benar berbeda dengan pernikahan mereka yang pertama. Yang hanya dihadiri oleh mereka berdua saja dan hanya menikah di kantor agama.


"Saya terima nikah dan kawinnya, Qiara Pratama binti Andi Pratama, dengan Mas kawin seperangkat alat salat dan uang sebesar Rp. 500 juta beserta emas seberat 50 gram, di bayar, Tunai!" ucap Kevin saat dia membacakan ijab kabul mereka berdua pagi ini dengan lancar dan dengan satu tarikan nafas.


Qiara sampai berderai air mata, melihat kejadian yang sudah sangat lama di impikan selama ini, yaitu menikah dengan Kevin secara resmi dan diakui oleh keluarga besar mereka.


"Apa kabar sayang? Lama kita tidak bertemu!" ucap Kevin seketika dirinya dipertemukan dengan Qiara di dalam kamar pengantin, setelah ijab kabul tersebut selesai.


Mereka berdua dipertemukan di kamar pengantin mereka, sebelum mereka menuju ke pelaminan. Dan akan bersanding di sana selama seharian. Menjadi raja dan ratu selama sehari.


"Kabarku, baik! Lalu, Apa kabar sayang?" Qiara kembali bertanya kepada Kevin.


"Aku juga baik-baik saja! Aku senang, akhirnya kita kembali dipertemukan dalam pernikahan yang suci. Dan sekarang adalah resmi secara negara dan agama. Bukan pernikahan siri lagi. Aku bisa bangga mengatakan kepada semua orang bahwa kau adalah istriku!" ucap Kevin sambil mencium kening Qiara.


Wanita yang sudah sangat lama dia rindukan. Perpisahannya bersama Qiara selama beberapa tahun. Sudah menyadarkan dirinya, bahwa dia memang sangat mencintai Qiara.


"Ayo kita keluar, para tamu di luar sana,pasti sudah menunggu kita!" Kevin kemudian menggenggam tangan Kiara untuk menuju pelaminan mereka.


Pelaminan yang akan menjadi saksi peristiwa bersejarah hidip mereka berdua. Dalam hal menapaki kehidupan rumah tangga yang sakinah, mawadah, dan warohmah. Yang selama ini mereka cita-citakan!


Semua orang yang hadir dalam pernikahan itu merasa bahagia. Kevin dan Qiara pun sangat bahagia dengan pernikahan mereka.


Arjun tidak menghadiri pernikahan mereka berdua. Karena dia masih berada di rumah sakit dan belum diperbolehkan pulang oleh dokter yang merawatnya.

__ADS_1


__ADS_2