Apa Kabar Sayang

Apa Kabar Sayang
89. Hamil?


__ADS_3

Arjun sangat bahagia sekali, menerima kabar bahagia tersebut. Bahwa istrinya sekarang sedang hamil anak pertama mereka.


Dengan perasaan penuh bahagia, Arjun membawa Santi untuk kembali ke kediamannya. "Terimakasih!" Arjun terus mengucapkan kata itu kepada Santi saking bahagianya dia mendapatkan sebuah hadiah yang selama ini dia tunggu-tunggu yaitu seorang anak.


Sejak dulu Arjun selalu hidup sendiri. Oleh karena itu, dia sangat merindukan untuk mempunyai seorang anak dalam kehidupan berumah tangganya bersama dengan Santi.


"Iya, sayang sama-sama! Sudahlah kau dari tadi terus mengucapkan terima kasih padaku. Seakan-akan, anak yang ada di dalam kandunganmu hanya anakmu saja!" ucap Santi sambil cemberut.


Arjun tertawa melihat ekspresi istrinya yang begitu lucu.


"Ayo hubungi kedua orang tuamu. Kita harus beritahukan mereka tentang kabar bahagia ini!" ucap Arjun dengan wajah berbinar.


Santi kemudian mengambil ponselnya dan dia langsung menghubungi kedua orang tuanya mengenai kehamilannya saat ini.


" Assalamualaikum Mah Santi mau memberikan sebuah kabar Bahagia untuk kalian berdua!" ucap Santi begitu bahagia, sambil menggenggam tangan Arjun.


" Waalaikumsalam Sayang kabar bahagia apa?" tanya ibunya Santi merasa penasaran.


Santi sengaja mengulur kabar gembira itu, dengan menarik nafasnya dalam-dalam. Sehingga membuat ibunya merasa tidak sabar lagi dengan kelakuan putrinya itu.


" Sayang hentikanlah jangan kau mengerjai orang tuamu!" tegur Arjun kepada Santi.


" Aku kan, hanya sekedar ingin memberi kejutan kepada kedua orang tuaku!" ucap Santi kemudian dia pun tersenyum kepada suaminya.


"Kejutan apa? Cepat katakan kau jangan membuat mama jadi penasaran!" ucap ibunya Santi dengan perasaan yang sangat tidak sabar. Tidak biasanya putrinya bersikap seperti itu.


" Alhamdulillah mah Santi sedang hamil!" ucap Santi dengan Rona penuh kebahagiaan di wajahnya.


" Alhamdulillah ya Allah akhirnya mama dan papa akan menjadi nenek dan kakek!" ucapan syukur dan kebahagiaan diucapkan oleh ibunya Santi saat ini.


" Apakah benar kalau papa akan menjadi seorang kakek?" tanya ayahnya Santi seakan tidak percaya dengan kabar yang diberikan oleh putrinya tersebut.


"Iya, Papah! Kenapa juga Santi bercanda dengan hal seperti ini?" ucap Santi sangat bahagia sekali.


Ayahnya Santi sangat bahagia ketika mendengarkan kabar Itu. Dia kemudian langsung memberitahukan kepada Santi dan Arjun untuk datang ke rumahnya.


Karena dia akan mengadakan sebuah selamatan untuk menyambut anggota baru keluarganya.

__ADS_1


Memang kabar tentang sebuah kelahiran adalah sesuatu yang sangat ditunggu-tunggu oleh banyak orang.


Begitu pula dengan kedua orang tua Santi, yang sangat bahagia mendapatkan kabar bahwa mereka akan menjadi kakek dan nenek dari Putri mereka satu-satunya.


Arjun dan Santi langsung mendatangi kediaman kedua orang tua Santi.


Mereka berdua disambut begitu meriah oleh keluarga besar dari Santi.


sudah dipersiapkan selamatan yang dihadiri oleh keluarga besar dan juga para tetangga yang sengaja diundang untuk selamatan agar anak yang sedang dikandung oleh Santi bisa lahir dengan selamat.


Rona kebahagiaan begitu kentara di keluarga mereka. Tiba-tiba saja terdengar bunyi telepon milik Arjun.


Arjun seketika mengurutkan keningnya. Karena itu adalah nomor telepon Amerika yang dia tidak tahu siapa.


Dengan malas Arjun mengangkat panggilan tersebut.


"Siapa ini?" tanya Arjun dengan suara yang tidak bersahabat.


"Saya adalah Mark, kepala pelayan di kediaman Prawira. Tuan Arjun Anda harus segera datang ke sini. Karena Tuan besar dalam keadaan sekarat dan dia menunggu Anda untuk pulang!" pria yang bernama Mart tersebut meminta Arjun untuk segera pulang ke Amerika Karena ayahnya saat ini sedang sekarat melawan maut karena penyakit yang dia derita selama ini.


"Kau tidak usah mengabariku tentang laki-laki itu. Aku tidak butuh dia, katakan hal itu kepadanya!" ucap Arjun dengan penuh kemarahan. Kemudian dia menutup panggilan telepon tersebut.


Sepanjang acara tersebut, perasaan Arjun yang tadi bahagia kini menjadi sendu.


Walaupun secara nyata, Arjun menunjukkan kebenciannya terhadap ayahnya. Tetapi jauh dilubuk hatinya, saat Ini Arjun sedang mengkhawatirkan ayahnya.


'Apa yang sedang terjadi kepada pria tua itu?Kenapa dia memberikan kabar buruk seperti ini padaku? Dia benar-benar telah merusak kebahagiaanku saat ini!' bathin Arjun.


Matanya terus menatap ke arah pintu keluar. Sebenarnya dia ingin sekali berlari dan segera pergi ke Amerika. Tetapi harga diri dan egonya menghalangi semua itu.


Santi yang menatap keanehan terhadap suaminya. Dia pun kemudian mendekati Arjun. Yang tampaknya sedang melamun , sehingga tidak menyadari kedatangan istrinya di sampingnya.


"Sayang ada apa denganmu? Kenapa dari tadi kau diam terus? Apakah ada masalah?" tanya Santi berbisik di telinga suaminya.


Arjun menatap lekat wajah istrinya kemudian melihat kandungan istrinya yang saat ini sedang mengandung anaknya.


Tiba-tiba seakan ada perasaan hangat yang masuk ke dalam tubuhnya. Dan Arjun langsung bangkit dari duduknya.

__ADS_1


"Kamu mau ke mana Sayang?" tanya Santi merasa kebingungan melihat suaminya tiba-tiba saja akan pergi dari rumah ayahnya.


"Aku akan pergi ke Amerika, untuk menemui Ayahku. Saat ini Ayahku sedang sekarat dan dia memintaku untuk kembali ke sana!" ucap Arjun sambil menatap Santi dengan lekat.


"Aku akan ikut denganmu! Aku pasti akan selalu mendampingimu!" ucap Santi sambil memegang tangan Arjun.


Arjun menggeleng dengan tegas kemudian dia berkata. "Tidak! Saat ini kau jangan ikut denganku. Kau sedang hamil, itu sangat berbahaya. Aku tidak tahu apa yang akan kuhadapi di sana!" ucap Arjun kemudian dia menggenggam tangan Santi kemudian menciumnya dengan penuh cinta.


"Aku pergi dulu! Tunggulah aku, sayang! Aku pasti akan pulang! Aku pasti akan pulang untuk anak kita dan juga untukmu!" janji Arjun sebelum meninggalkan Santi seorang diri di Indonesia.


Arjun kemudian langsung pergi, setelah mengucapkan janjinya terhadap istrinya. Bahwa dia pasti akan kembali ke Indonesia.


Yuk baca novel author yang baru, masih anget, baru publish hari ini dengan judul:


" Ketika Cinta Mulai Di Pertanyakan"



Deskripsi singkat tentang novel terbaru.


jangan lupa like, komentar, favorit serta gift semampu kalian ya? Terimakasih reader sayang. Banyak 😍❤ untuk kalian semua.


Hilya menggantikan kakaknya untuk menikah dengan seorang Zaki, putra dari Kiai tempat dia mondok saat ini.


Menjadi pengantin pengganti sang kakak di usianya yang masih 20 tahun. Hilya harus menerima status barunya sebagai istri seorang Zaki. Dosen muda yang mengajar di kampus tempatnya kuliah.


Ketika sebuah cinta mulai di pertanyaan, apakah Hilya akan sanggup melalui pernikahan dengan kondisi semacam itu?


Dimana satu sama lain sudah tidak saling menghargai dan tidak saling membutuhkan keberadaan satu sama lain.


Mampukah Zaki dan Hilya membina pernikahan mereka yang mulai di pertanyaankan rasa cinta terhadap pasangan nya masing-masing?


Bagaimana keduanya akan sanggup bertahan dalam rumah tangga yang dari awal memang tanpa cinta terhadap satu sama lain?


Yuk saksikan kisah mereka sampai akhir dan jadilah saksi, bagaimana Hilya akan bertahan dalam pernikahan tanpa cinta bersama Zaki.


Sanggupkah Hilya membuat suaminya jatuh cinta kepada dirinya??

__ADS_1


__ADS_2