Apa Kabar Sayang

Apa Kabar Sayang
33. Kunjungan Orang Tua Qiara


__ADS_3

Andi Pratama dan istrinya akhirnya memutuskan untuk berkunjung ke Meksiko demi untuk menemani anaknya saat melahirkan nanti. Mereka tidak tega kalau melihat Qiara hanya berjuang sendiri tanpa seorang suami.


"Pah, apa Papah yakin, gak perlu mengabari Kevin? Ko mamah rasanya gak tega ya. Bagaimanapun juga, Kevin berhak tahu tentang anaknya." ucap Melinda cemas.


"Tidak usah, Mah! Dengar cerita Qiara waktu itu, hati Papah sakit rasanya! Tega Kevin mempermainkan Anak serta keponakan Papah! Dia hanya menikah satu hari dengan Susan, lalu menceraikan Susan. Sungguh tidak ada rasa sungkan sama sekali dengan keluarga kita! Papah pokoknya gak akan pernah memaafkan kelakukan Kevin! Udahlah, Mah! Gak usah tersentuh dengan drama air mata Kevin itu, semuanya palsu!" ucap And lalu meninggalkan istrinya yang masih melihat layar besar yang tengah memperlihatkan suasana pemakaman Qiara palsu yang telah disiapkan oleh suaminya dan anak buahnya.


Itu adalah dalam rangka mempersiapkan kepulangan Qiara ke Indonesia nanti kalau sudah melahirkan. Suaminya akan membuat identitas baru untuk Qiara, sebagai pewaris Pratama Group.


Andi dan Melinda ke Meksiko menggunakan jet pribadi milik Pratama Group. Hingga saat ini, keberadaan Qiara menjadi the high secret di dalam Pratama Group. Hanya keluarga inti yang tahu tentang Qiara. Oleh sebab itu, Susan tidak tahu menahu perihal Qiara dan anaknya.


Saat ini Susan berada di Amerika. Susan sudah menikah dengan seorang pengusaha yang di jodohkan oleh Om nya, Andi Pratama.


Susan bercerai dengan Kevin setelah Qiara pergi dari Panthouse miliknya Kevin. Sekarang Susan sudah hidup bahagia bersama Edward Snowden. Pria baik yang mau menerima masa lalu Susan yang penuh noda hitam. Kehidupan asmara yang berliku-liku sungguh berat bagi Susan.


Status janda yang di sandang oleh Susan, yang membuat Edward tidak banyak bertanya saat mendapatkan Susan sudah tak perawan pada malam pernikahan mereka.


Jadi, sebenarnya Kevin berjasa juga dalam hidup Susan, walaupun hanya menikah satu hari saja. suami baru Susan bisa memaklumi ketidak perawan an Susan, dengan status jandanya.


Memang kehidupan Edward di Amerika tergolong bebas, tapi Edward selalu menjaga hidupnya dalam zona aman dan bebas dari kehidupan free ***. Edward hidup dari keluarga taat agama, tapi kabar buruknya, Susan berpindah keyakinan mengikuti sang suami. Itu yang di sesalkan oleh Andi. Dahulu tidak mempertimbangkan masalah itu. Tapi akhirnya menyerah juga, jalan jodoh, memang hanya Tuhan yang kuasa. Sebagai manusia kita hanya bisa berusaha dan berjuang. Keputusan akhir tetap Tuhan yang tentukan.


Ayah Edwards yang keturunan Amerika sementara ibunya keturunan China. Membuat wajah Edward Snowden sangat eksotis dan tampan. Mata biru dan rambut pirang. Kulit aga kecoklatan menambah pesona seorang Edward di mata Susan. Susan sadar siapa dirinya, makanya dia tidak banyak menuntut dari Edward.


Ibarat kata, ada yang mau merima dirinya menjadi seorang istri saja sudah sangat bersyukur. Susan di pasrahi oleh Andi Pratama sebagai Direktur Eksekutif di salah satu hotel Pratama Group yang ada di Amerika. Suami Susan yang seorang broker forex memiliki banyak perusahaan di Amerika.

__ADS_1


Kehidupan Susan saat ini bisa di bilang cukup sempurna. Susan sudah mengubur kisah masa lalunya bersama David. Hubungan yang nyaris tidak ada masa depan. Kalau bersama hanya akan menyakiti banyak pihak.


David tidak mau memaksakan kehendak kepada Grandfa agar mau merestui dirinya bersama Susan. Kebencian Grandfa kepada keluarga Susan bukalah tanpa alasan.


Grandfa memang pimpinan Mafia di Meksiko. Tapi Grandfa tidak pernah membunuh saudaranya sendiri. Bagi seorang mafia, hidupnya bagai seutas tali. Salah langkah, maka bisa tergelincir.


Tidak sembarangan menerima anggota. Kalau sampai polisi yang mau memata-matai perusahaan atau keluarga dirinya, Grandfa punya selusin prajurit bayangan. Demi melindungi cucunya satu-satunya. David adalah pewaris keluarga, jadi wanita yang kelak menjadi istrinya harus di seleksi dengan ketat.


Grandfa sudah tahu semua hal buruk tentang keluarga Susan, bagaimana bisa menerima Susan sebagai menantu?


Nama Grandfa David adalah Abraham kingford. Di Meksiko, nama tersebut sangat menakutkan. Lama sekali David kingford merahasiakan identitas aslinya. Demi keamanan orang-orang di sekitarnya. Grandfa banyak musuhnya, sebagai pimpinan mafia internasional.


Siang itu, David kembali menemani Qiara ke klinik, tapi David dilarang oleh Qiara untuk masuk ke dalam. Gak suka dengan ibu-ibu julid yang selalu menatap heran kepada mereka. Bahkan menistakan dirinya yang Kata mereka tidak sepadan berdampingan dengan David.


"Kenapa?" Tanya David heran dengan wajah Qiara yang sama sekali tidak bersahabat.


"Mereka sama sekali tidak memperhatikan aku, padahal kalau aku datang denganmu, mereka sok sok cari perhatian kepadaku!" ucap Qiara sebal.


"Hehehe, kamu ini sangat lucu! Di cuekin marah, di perhatikan juga marah! Maunya apa, huh?" ucap David sambil mengelus lembut kepala Qiara.


Qiara manyun, entah kenapa akhir-akhir ini perasaan nya sangat sensitif. Hal kecil apapun selalu sukses membuat hatinya kacau balau.


"Sudahlah, gak usah dipikirkan! Anakku akan lahir sekitar seminggu lagi. Papah dan Mamah dalam perjalanan kemari. Ayo kita belanja bahan makanan untuk menyambut kedatangan mereka!" ucap Qiara pada akhirnya.

__ADS_1


"Wah, bagaimana kalau kita adakan pesta buat menyambut kedatangan calon mertuaku?" tanya David antusias. Qiara auto melotot mendengar ucapan David.


"Calon mertua? Siapa yang kamu maksud?" tanya Qiara bingung.


"Orang tua kamu, sayang! Mereka bukankah calon mertuaku?" tanya David tanpa dosa.


"Hehehe, kamu lucu benget!" Qiara auto tertawa terbahak-bahak. Merasa lucu dengan ucapan David yang mengada-ngada menurutnya.


"Apanya yang lucu, sayang?" tanya David dengan ekspresi tanpa dosanya.


"Itu hanya dalam imajinasi Anda, brother!" ucap Qiara sambil memegang perut buncit nya.


Karena banyak tertawa, Qiara jadi merasa kram di perut nya. "Aw.. sakit!" Qiara meringis sambil memegang perutnya.


"Kamu gak apa-apa, sayang?" tanya David khawatir.


"Stop panggil aku sayang! Aku geli banget dengernya!" protes Qiara sambil meringis menahan sakit gara-gara kram perut.


"Ayolah! Aku memang sayang sama kamu dan juga anak kamu. Orang-orang juga bilang bahwa bayimu adalah milikku. Setelah kamu melahirkan, aku akan menjadikan kamu sebagai milikku!" ucap David sangat yakin.


"Kamu kenapa sih? Di agensi kamu, banyak model yang siap mengantri jadi istri kamu! Kenapa ributin wanita tanpa status seperti aku, sih? Kamu bikin Grandfa jadi kecewa! Keluarga Kingford bukan keluarga biasa, David!" ucap Qiara merasa insecure dengan status dan kedudukan David.


"Aku gak perduli dengan keluarga kingford, aku hanya perduli dengan kamu dan anak kita!" David lalu mencium perut Qiara dengan lembut.

__ADS_1


Qiara tiba-tiba menitikan air matanya. Merasa terharu dengan cinta dan perhatian David yang tulus untuknya dan anaknya. Kalau selama ini, David tidak ada sisinya, entah apa yang akan Qiara lakukan. David selalu menyemangati hidupnya.


__ADS_2