
°°°~Happy Reading~°°°
Setelah berhasil membuat gempar seisi kota dengan kabar pernikahan sang pewaris De Enzo, kini tibalah acara pesta itu di gelar.
Sebuah hotel mewah milik keluarga De Enzo telah di sewa, setiap sudut hotel telah dihias sedemikian rupa, begitu juga dengan ballroom yang akan menjadi tempat berlangsungnya acara, bunga-bunga sudah memenuhi berbagai sudut ruangan, lampu-lampu kristal sudah menggantung di langit-langit ruangan, membuat ruangan megah itu bertambah mewah dengan kilau cahaya yang berpendar.
Tamu-tamu sudah mulai berdatangan, satu per satu kaki mereka menapaki karpet merah yang telah di sediakan, jepretan kamera juga tak luput menghiasi setiap langkah tamu-tamu terhormat yang sudah malang melintang di dunia bisnis juga dunia hiburan.
Anelis telah selesai dengan penampilan barunya, make up flawless itu kian mempercantik paras ayu nya, gaun pengantin mewah dengan taburan swarovski juga telah membalut sempurna tubuhnya, dan jangan lupakan dengan mahkota mewah yang kini bertengger di atas kepalanya yang berbalut hijab.
Anelis memainkan jemarinya yang gemetaran, ia merasa gugup juga takut, bagaimana jika nanti ia sampai melakukan kesalahan?
" Mommy... "
Anelis sontak menoleh menatap pada kedua buah hatinya yang sudah menawan dengan penampilannya masing-masing.
" Mommy tantik sheukalli... " Puji si kecil Arshi saat sudah berada di pangkuan sang mommy, entah ada apa dengan gadis kecil itu, akhir-akhir ini ia begitu manja dan ingin selalu di perhatikan oleh mommy nya itu.
" Arshi juga cantik, putri mommy ini seperti princess Elsa, kalau putra mommy yang satu ini, ganteng seperti pangeran... " Sahut Anelis sembari mengusap pipi kedua buah hatinya bergantian.
" Plinses Elsa yang millip sama Ashi myh, hihihi... " gadis kecil itu terkikik.
" Sok cantik... " Sinis Arsha.
" Ashi kan emang tantik, eundak sheupeulti Asha, Asha jeullek, eundak tantik... hweeee... " Arshi mengejek kembarannya itu dengan menjulurkan lidah.
" Mana ada laki-laki cantik... " Sinis Arsha.
" Sudah dong sayang, kok anak-anak mommy malah pada berantem, hmmm... " Keluh Anelis, kedua anaknya itu makin sering berantem akhir-akhir ini.
Sampai akhirnya pintu itu kembali terbuka, menampilkan sosok mempelai pria yang sudah menawan bak pangeran negri dongeng.
" Daddy... "
__ADS_1
Seketika itu Arshi terlonjak dari pangkuan mommy nya dan langsung berhambur ke pelukan sang daddy.
Marvell akhirnya menggendong si kecil Arshi, lalu pandangannya terpaku pada sosok wanita di depannya.
" Girl... Apa kamu tahu itu siapa? " Marvell melempar pandang ke arah istrinya.
Arshi menatap daddy nya bingung, itu kan mommy nya.
" Itu mommy... "
" Seriously? "
Arshi mengangguk bingung " Shullius... "
Marvell mendekati Anelis, wajah mereka begitu dekat bahkan hampir bersentuhan, di tatapnya wajah istrinya itu dalam-dalam.
" Apa aku baru sadar kalau aku punya istri secantik ini... " Dengan senyum merekah, membuat Anelis jadi malu sendiri di buatnya.
" Mas... " Dengan wajah yang tersipu malu.
" Kamu cantik sekali sayang... " Puji Marvell, lalu mencium kening sang istri.
" Ya Allah, ini udah mau mulai masih aja mesra-mesraan, itu dua anak kalian jadiiin nyamuk, hahhh... " Geram mama Clara saat mendapati Marvell tengah mencium kening sang istri di depan anak-anak.
🍁🍁🍁
Sepasang pengantin cilik berangsur memasuki ruang acara, Arsha dengan pembawaan nya yang tenang dan penuh wibawa kini tengah berjalan dengan menggandeng pergelangan tangan si kecil Arshi.
Semua tamu menatap kagum pada keduanya, kilatan bliz kamera tak henti-henti menyorot keduanya, apalagi pada sosok Arsha yang kini berhasil mencuri semua perhatian karena parasnya yang memukau dengan aura kepemimpinan yang sudah menguar hebat meski masih belia.
Tak lama berselang, kini tibalah acara inti. Terlihat sepasang pengantin kini berangsur memasuki ruang acara, semua tampak bersorak heboh, para wartawan kian membabi buta mengambil gambar langka itu, semua orang terpaku, tak percaya pada sosok Marvell yang kini terlihat begitu hangat memperlakukan sang istri.
Sedang Anelis, jangan di tanya bagaimana perasaannya saat ini, hatinya berdebar hebat, pesta sederhana yang di janjikan mama mertuanya ternyata hanya omong kosong belaka, ribuan pasang mata yang kini menghunus ke arahnya membuatnya kian tercekat, tubuhnya gemetar.
Seolah mengerti akan ketakutan sang istri, akhirnya Marvell menggenggam jemari tangan Anelis yang sudah dingin bagai mayat hidup itu, tak lupa ia melempar senyum untuk sang istri, seolah mengisyaratkan bahwa semuanya akan baik-baik saja.
Acara pun terus bergulir, satu per satu tamu undangan datang ke tempat mempelai untuk memberikan ucapan selamat hingga dukungan untuk menambah momongan.
__ADS_1
Sontak saja, laki-laki bernama Marvell itu tak menyia-nyiakan momen itu begitu saja, sepanjang acara berlangsung ia gunakan untuk menggoda sang istri yang sudah sangat malu karena ucapan suaminya yang selalu menjurus ke arah ranjang.
Banyak nya tamu undangan membuat acara itu kian berlarut-larut, Anelis mulai lelah, kakinya kebas karena berdiri terlalu lama, sedang tamu undangan masih banyak yang sibuk berbincang, membuatnya hanya bisa menghela nafas tanpa protes pada sang suami.
" Apa kamu lelah? " Seolah mengerti dengan keadaan sang istri.
" Hanya sedikit pegal saja mas... "
" Kalau begitu kamu ke kamar saja dulu, biar mas di sini menyapa beberapa tamu lagi... "
" Tapi Ane ngga enak sama tamu-tamunya mas... "
" Tidak apa-apa, nanti mas bilang kalau kamu lagi siap-siap... "
" Siap-siap? Siap-siap buat apa mas? "
" Itu... " Sembari mengerlingkan matanya.
" Mas... "
" Iya-iya... Kamu ke kamar dulu sama bi Mei.
" Terus anak-anak gimana mas? " Anelis menunjuk pada kedua buah hatinya yang masih bersama granny nya itu, ternyata mama Clara tengah pamer cucu pada teman-teman sosialita nya.
" Jangan mikirin anak-anak dulu, mikirin aja diri kamu sendiri... "
" Mas... "
🍁🍁🍁
Annyeong Chingu
Itu tuh, udah othor undang ke pernikahan daddy Marvell sama mommy Ane
Jangan lupa angpao nya yah😅
Happy Reading
__ADS_1
Saranghaja 💕💕💕