Baby Twins CEO

Baby Twins CEO
Our Children's Marriage


__ADS_3

°°°~Happy Reading~°°°


Seorang laki-laki berbalut jas mewah kini tiba-tiba menjadi pusat perhatian, parasnya yang rupawan, tubuhnya yang atletis dan pesonanya yang memukau, kini mampu membuat semua orang ternganga. Apalagi dengan sosok bayi mungil yang ada di dekapannya, membuat auranya semakin memancar tak terelakkan.


Dia lah Marvell, laki-laki itu terlihat keluar dari dalam mobilnya, tangannya dengan setia mendekap sang baby boy yang tampak aktif menggerakkan tangan mungilnya.


Tak lama berselang, keluarlah Anelis dengan menggandeng tangan sang putra pertama, mereka terlihat bercengkrama, sesekali Marvell memberikan perhatian kecil pada sang istri yang terlihat semakin cantik dengan balutan gamis dari brand ternama, membuat puluhan pasang mata itu sontak memekik atas keharmonisan rumah tangga Marvell yang tak sengaja tercipta.


Mereka pun mulai memasuki area loby sekolah, baru saja Marvell mendapat laporan jika putrinya masih berada di area itu bersama dengan teman terdekatnya.


Dan benar saja, terlihat si kecil Arshi tengah asik bercengkrama dengan Maura, sesekali gadis kecil itu terlihat menunjukkan isi dari tak kecil yang selalu di bawanya kemana-mana.


" Selamat pagi tuan David... " Sapa Marvell ramah pada teman sekaligus rekan bisnisnya, kedua keluarga itu memang sudah akrab sejak pertemanan kedua putri mereka.


" Hallo Tuan Marvell, lama tidak berjumpa... " David membalas uluran tangan Marvell, keduanya terlihat akrab tanpa sedikitpun kecanggungan.


" Is he your baby boy? " Sambung David.


" Yeah... He is so cute right? " Timpal Marvell menyombongkan putra kecil nya.


" Yah... Dia tampan seperti mu... " Puji David tanpa ragu.

__ADS_1


" You have to get your wife pregnant soon. You know, they are sexier when they are pregnant, hahaha... " Tawa Marvell di tengah perbincangan nya.


(Kau harus segera membuat istrimu hamil lagi. Kamu tahu, mereka lebih **** saat mereka mengandung, hahaha... )


" Yeah... Sepertinya aku harus belajar dari mu tuan Marvell... "


" Hmmm... Mampirlah ke mansion ku, aku akan mengajarimu, tapi kau harus memberikan imbalan yang pantas untukku. Bisnis tetap bisnis, benarkan... " Tawar Marvell.


" Yeah, tidak ada yang bisa mengalahkan tuan Marvell jika menyangkut tentang negosiasi. Tapi, penawaran apa yang ingin anda berikan tuan Marvell... "


" Enough with our children's marriage... " (Cukup dengan pernikahan anak-anak kita)


" It seems you can't wait to marry my daughter to your son? " (sepertinya kau tak sabar untuk mempersunting putri ku untuk putramu?)


" Akan ku pertimbangkan... "


Hahaha...


Keduanya pun tergelak bersama-sama, negosiasi macam apa yang baru saja mereka sepakati itu.


Dan percakapan itu hanya bisa di tonton kedua wanita itu dengan dahi berkerut, kedua wanita polos itu sama-sama tak tahu perihal obrolan apa yang tengah suami mereka itu perbincangkan.

__ADS_1


" Sepertinya mas Marvell dan tuan David sangat seru mengobrol nya? " Tanya Anelis yang mendapati gelagat tak beres pada suaminya itu, suaminya itu memang selalu mencurigakan di matanya.


" Hanya obrolan antar lelaki sayang... " Sahut Marvell berusaha meyakinkan sang istri.


" Sangat mencurigakan... " Cebik Anelis, membuat tawa Marvell pun semakin lantang saja.


" Sebaiknya kita segera masuk, sepertinya acaranya akan segera di mulai... " Ingat Hanna.


" Ayo sayang, kita masuk ke dalam... " Ajak Anelis pada si kecil Arshi dan si kecil Maura yang masih asik dengan mainannya.


" Beuntall myh... Ini tikkel na mashih satu... " Arshi masih sibuk dengan mainan stiker nya, gadis kecil itu terlihat menghiasi botol minum Maura dengan puluhan stiker miliknya.


" Yeay... Dah jadi, ini ada pombob, ini petik, ini skiwed, tellush ini tuan kleb. Ashi suka Ashi shuka. Gimana Molla, Molla shuka kan? " Tanya Arshi meminta pendapat.


" Bagus Ashi... Molla suka... "


🍁🍁🍁


Annyeong Chingu


Sekilas info, untuk cerita Maura, update setelah novel ini tamat ya chingu

__ADS_1


Happy Reading


Saranghaja 💕💕💕


__ADS_2